JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti <div style="border: 3px #086338 Dashed; padding: 10px; background-color: #ffffff; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title </strong>: Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia</li> <li><strong>Initials </strong>: jkti</li> <li><strong>Frequency </strong>: January, April, June, and September</li> <li><strong>Online ISSN </strong>: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230121380956732" target="_blank" rel="noopener">2986-6332</a></li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6026263/?view=iprs">Dr. Agus Supinganto, S.Kep.,Ns.,M.Kes</a></li> <li><strong style="font-size: 0.875rem;">DOI </strong><span style="font-size: 0.875rem;">: 10.63265</span></li> <li><strong>Publisher </strong>: PT. LARPA JAYA PUBLISHER</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia </strong>is a national online journal that publishes research results and community service outcomesrelated to the health sector including : Medicine, Midwifery, Nursing, Public Health, Biostatistics and epidemiology, Health administration and policy, Environmental health, Occupational health and safety, Health promotion, Maternal and child health - Reproductive health, Nutrition, Mental health nursing, Pharmacy dan Labor Health, Labor Health &amp; Pharmacy, Health Law, Medical Laboratory Technology. This journal is published 1 year 4 times (<strong>January, April, June, and September</strong>).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia </strong> has been accredited by Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi starting in 2023 with an <a href="https://drive.google.com/file/d/1pD5WJrv9l2ffcrrEqx2sMMFtM_Zc1ARK/view" target="_blank" rel="noopener" data-sider-select-id="e0d8b80f-0f6a-4bbf-82b5-e428a639fc2f">Accreditation Letter Number: 286/DST/C3/HM.01.00/2026</a> and indexed by Sinta 5</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Indexed By :</strong></p> <table> <tbody> <tr> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/sinta-logo.png" alt="" width="200" height="72" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154025.png" alt="" width="200" height="78" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154039.png" alt="" width="200" height="79" /></p> </td> </tr> <tr> <td width="200"><a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/30958"><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154049.png" alt="" width="200" height="78" /></a></td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154056.png" alt="" width="212" height="80" /></p> </td> <td width="200"> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table> <p style="text-align: justify;"> </p> <p style="text-align: justify;"> </p> <p style="text-align: justify;"><strong>Journal Sponsors and Partners :</strong></p> <table> <tbody> <tr> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/apji-logo-1655715626.png" alt="" width="300" height="132" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/logo-017.jpg" alt="" width="300" height="113" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/doi-by-apji.jpg" alt="" width="300" height="112" /></p> </td> </tr> <tr> <td width="200"><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/logo-2.png" alt="" width="300" height="184" /></td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot---11-27-2020---3-35-14-pm-removebg-preview.png" alt="" width="147" height="159" /></p> </td> <td width="200"> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table> en-US institutelarpa@gmail.com (Dyto Arisjulyanto) institutelarpa@gmail.com (Nanik Ika Puspita) Thu, 04 Jun 2026 00:32:00 +0800 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Analisis Komparatif Nilai Rasio Neutrofil-limfosit (NLR) Berdasarkan Tingkat Keparahan Lesi Radiologis pada Pasien Tuberkulosis Paru https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/216 <p>Penyakit Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit yang menyerang pada organ pernapasan dan dapat menular melalui droplet, disebabkan oleh <em>Mycobacterium tuberculosis </em>(<em>M. tuberculosis</em>). Kadar serum NLR jauh lebih rendah pada pasien yang menderita tuberculosis paru dibandingkan dengan pasien pneumonia komunitas yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Berdasarkan Uraian di atas, maka akan dilakukan peneltian mengenai gambaran nilai <em>Neutrophil-Limposit-Ratio</em> (NLR) terhadap tingkat keparahan pasien tuberculosis paru. Rumusan masalah: Bagaimana gambaran nilai <em>Neutrophil-Limposit-Ratio</em> (NLR) terhadap tingkat keparahan pasien tuberculosis paru? Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran nilai <em>Neutrophil-Limposit-Ratio</em> (NLR) terhadap tingkat keparahan pasien tuberculosis paru<em>.</em> Hasil peneltian ini diharapkan dapat menjadi referensi dasar ilmiah pengembangan pengetahuan tentang pemeriksaan TBC paru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan <em>cross sectional </em>yang melibatkan responden TBC paru di R.S Paru Jember. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan secara statistic antara nilai NLR rata-rata pada pasien TB Paru dengan tingkat keparahan (lesi paru pada hasil rontgen) sedang dan berat dimana dari uji Mann-Whitney menunjukkan nilai sig.&gt;0,05.</p> Kartika Wardani, Riska Yolanda Febiaocti, Septiana Bintang Maharani, Fina Lanahdial Husna Copyright (c) 2026 Kartika Wardani, Riska Yolanda Febiaocti, Septiana Bintang Maharani, Fina Lanahdial Husna https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/216 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0800 Perlindungan dan Keamanan Privasi Data Pasien pada Sistem Rekam Medis Elektronik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan : Studi Literatur https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/217 <p>Transformasi digital di sektor kesehatan, khususnya melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) dan telemedicine, telah membawa perubahan signifikan dalam efisiensi dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, muncul persoalan serius terkait perlindungan privasi dan keamanan data pasien, interoperabilitas sistem, serta kepastian hukum yang masih belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan RME dalam layanan kesehatan, mengidentifikasi permasalahan keamanan dan perlindungan data pasien, serta menganalisis kepastian hukum dalam layanan kesehatan berbasis teknologi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan pencarian artikel melalui database Google Scholar, dibatasi pada publikasi tahun 2022–2026. Dari 8.780 artikel yang ditemukan, proses seleksi bertahap menghasilkan 3 artikel final yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interoperabilitas RME di Indonesia masih terhambat oleh ketidaksesuaian standar data, keterbatasan infrastruktur, dan regulasi yang belum memadai. Penerapan teknologi mutakhir seperti blockchain, cloud computing, dan kecerdasan buatan terbukti mampu meningkatkan keamanan dan efisiensi pengelolaan data pasien. Sementara itu, regulasi telemedicine yang ada belum terintegrasi secara komprehensif dan belum mampu memberikan kepastian hukum yang memadai bagi tenaga kesehatan maupun pasien. Kesimpulannya, diperlukan harmonisasi regulasi, standardisasi data nasional, peningkatan infrastruktur, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia agar ekosistem kesehatan digital Indonesia dapat berkembang secara aman, terintegrasi, dan berkeadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.</p> Fadilah Nazuhra, Sinta Novratilova, Diska Fajar Aprilia, Firda Ganis Pramudita, Kirainina Violanti Putri, Maya Mbengi Bangar, Leonora sadengberd Yomaki Copyright (c) 2026 Fadilah Nazuhra, Sinta Novratilova, Diska Fajar Aprilia, Firda Ganis Pramudita, Kirainina Violanti Putri, Maya Mbengi Bangar, Leonora sadengberd Yomaki https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/217 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0800 Pemetaan Sebaran Kasus Demam Berdarah Dengue menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Cirebon Tahun 2025 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/218 <p>Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, yang mengalami fluktuasi jumlah kasus setiap tahun. Tingginya kepadatan penduduk, mobilitas masyarakat, dan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan vektor nyamuk <em>Aedes aegypti</em> berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran kasus DBD di Kota Cirebon tahun 2025 menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain <em>cross-sectional</em> serta memanfaatkan data sekunder kasus DBD tahun 2025 yang diperoleh dari instansi terkait. Data dianalisis dan divisualisasikan menggunakan aplikasi QGIS berdasarkan jumlah kasus, kepadatan penduduk, usia, dan jenis kelamin penderita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi kasus DBD berbeda pada setiap kecamatan, dengan Kecamatan Harjamukti sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, sedangkan Kecamatan Pekalipan memiliki jumlah kasus terendah. Pola persebaran kasus secara spasial cenderung mengelompok pada wilayah yang berdekatan. Kepadatan penduduk tidak menunjukkan hubungan yang konsisten terhadap jumlah kasus DBD. Kelompok usia 5–14 tahun merupakan kelompok paling dominan terdampak, dan jumlah penderita laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan. Oleh karena itu, upaya pengendalian DBD perlu difokuskan pada wilayah berisiko tinggi dengan memperhatikan faktor lingkungan dan kelompok rentan masyarakat.</p> Akhmad Fatkhul Anam, Bhakti Aryani , Totok Subianto, Elfi Copyright (c) 2026 Akhmad Fatkhul Anam, Bhakti Aryani , Totok Subianto, Elfi https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/218 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0800 Edukasi Pencegahan Masalah Gizi Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil di Desa Pemenang Timur Kabupaten Lombok Utara https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/220 <p>Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin. Kurangnya pengetahuan ibu dan keluarga mengenai gizi selama kehamilan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi terjadinya KEK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan komunitas pada keluarga Tn. “S”, khususnya Ny. “B” dengan masalah KEK di Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan kebidanan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, evaluasi, dan catatan perkembangan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Ny. “B” usia kehamilan 28–29 minggu mengalami KEK dengan Lingkar Lengan Atas (LILA) 21 cm, berat badan 49 kg, serta kurangnya pengetahuan tentang gizi ibu hamil. Intervensi yang diberikan berupa edukasi mengenai KEK, gizi seimbang, konsumsi makanan tambahan, tablet tambah darah, dan istirahat yang cukup. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dan keluarga serta perbaikan status gizi ibu yang ditandai dengan peningkatan berat badan menjadi 53 kg dan LILA menjadi 24 cm. Asuhan kebidanan komunitas yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman keluarga dan membantu perbaikan status gizi ibu hamil dengan KEK.</p> Elly Sustiyani, Lia Ilam Asya, Nurul Faizah Copyright (c) 2026 Elly Sustiyani, Lia Ilam Asya, Nurul Faizah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/220 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0800 Edukasi Penanganan dan Pencegahan Anemia Ringan pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pemenang Kabupaten Lombok Utara https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/221 <p>Anemia pada ibu hamil masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Anemia dalam kehamilan dapat meningkatkan risiko perdarahan postpartum, persalinan prematur, berat badan lahir rendah, serta komplikasi lainnya pada ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan kebidanan komunitas pada ibu hamil trimester II dengan anemia ringan di Dusun Bentek, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan meliputi pengkajian, analisis data, penentuan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. “R” usia 32 tahun G1P0A0H0 usia kehamilan 27 minggu dengan kadar hemoglobin 9,0 g/dL. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa ibu mengalami anemia ringan disertai kurangnya pengetahuan mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah dan pemenuhan nutrisi selama kehamilan. Asuhan yang diberikan meliputi edukasi kesehatan, konseling gizi, pemberian tablet tambah darah, pemantauan kehamilan, serta kolaborasi dengan petugas gizi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dan kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang ditandai dengan peningkatan kadar hemoglobin menjadi 10,9 g/dL pada kunjungan ulang. Dengan demikian, asuhan kebidanan komunitas yang diberikan efektif dalam membantu mengatasi anemia ringan pada ibu hamil trimester II serta meningkatkan kesehatan ibu dan janin.</p> Elly Sustiyani, Fahriana, Nurul Faizah Copyright (c) 2026 Elly Sustiyani, Fahriana, Nurul Faizah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/221 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0800 Hubungan Pengawasan Kerja Dan Disiplin Kerja Karyawan Pada Rumah Sakit Daerah Di Kabupaten Lamongan: Studi Korelasional https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/224 <p>Disiplin kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia yang berkaitan dengan kepatuhan karyawan terhadap aturan dan tidak terlepas dari peran pengawasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui hubungan pengawasan kerja dan disiplin kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah <em>simple random sampling</em>, dengan jumlah responden sebanyak 130 orang. Variabel independen adalah pengawasan kerja dan variabel dependen adalah disiplin kerja. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil didapatkan hampir setengahnya karyawan menilai pengawasan kerja cukup sebanyak 57 orang (43,8 %), pengawasan kerja kurang sebanyak 55 orang (42,8%) dan sebagian kecil karyawan menilai pengawasan kerja baik sebanyak 18 orang (13,8%) sebagian besar karyawan menilai disiplin kerja cukup sebanyak 82 orang (63,1 %) hampir setengahnya karyawan menilai disiplin kerja baik sebanyak 48 orang (36,9%) dan tidak ada karyawan yang menilai disiplin kerja kurang (0%) analisis menggunakan program SPSS 21.0 <em>For</em> Windows menggunakan uji Spearman Rank Correlation dengan nilai a=0,05 diperoleh nilai p=0,000 artinya ada hubungan pengawasan kerja dan disiplin kerja karyawan. Kesimpulan penelitian ini adalah Semakin baik pengawasan kerja, maka semakin baik pula tingkat disiplin kerja karyawan.</p> Puan Maharani Hardiyanti, Muhamad Ganda Saputra, Nahardian Vica Rahmawati Copyright (c) 2026 Puan Maharani Hardiyanti, Muhamad Ganda Saputra, Nahardian Vica Rahmawati https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/224 Thu, 04 Jun 2026 00:00:00 +0800