JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti <div style="border: 3px #086338 Dashed; padding: 10px; background-color: #ffffff; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title </strong>: Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia</li> <li><strong>Initials </strong>: jkti</li> <li><strong>Frequency </strong>: January, April, June, and September</li> <li><strong>Online ISSN </strong>: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230121380956732" target="_blank" rel="noopener">2986-6332</a></li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6026263/?view=iprs">Dr. Agus Supinganto, S.Kep.,Ns.,M.Kes</a></li> <li><strong style="font-size: 0.875rem;">DOI </strong><span style="font-size: 0.875rem;">: 10.63265</span></li> <li><strong>Publisher </strong>: PT. LARPA JAYA PUBLISHER</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia </strong>is a national online journal that publishes research results related to the health sector including : Medicine, Midwifery, Nursing, Public Health, Biostatistics and epidemiology, Health administration and policy, Environmental health, Occupational health and safety, Health promotion, Maternal and child health - Reproductive health, Nutrition, Mental health nursing, Pharmacy dan Labor Health, Labor Health &amp; Pharmacy, Health Law, Medical Laboratory Technology. This journal is published 1 year 4 times (<strong>January, April, June, and September</strong>).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia </strong> has been accredited by Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi starting in 2023 with an <a href="https://drive.google.com/file/d/1pD5WJrv9l2ffcrrEqx2sMMFtM_Zc1ARK/view" target="_blank" rel="noopener" data-sider-select-id="e0d8b80f-0f6a-4bbf-82b5-e428a639fc2f">Accreditation Letter Number: 286/DST/C3/HM.01.00/2026</a> and indexed by Sinta 5</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Indexed By :</strong></p> <table> <tbody> <tr> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/sinta-logo.png" alt="" width="200" height="72" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154025.png" alt="" width="200" height="78" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154039.png" alt="" width="200" height="79" /></p> </td> </tr> <tr> <td width="200"><a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/30958"><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154049.png" alt="" width="200" height="78" /></a></td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154056.png" alt="" width="212" height="80" /></p> </td> <td width="200"> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table> <p style="text-align: justify;"> </p> <p style="text-align: justify;"> </p> <p style="text-align: justify;"><strong>Journal Sponsors and Partners :</strong></p> <table> <tbody> <tr> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/apji-logo-1655715626.png" alt="" width="300" height="132" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/logo-017.jpg" alt="" width="300" height="113" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/doi-by-apji.jpg" alt="" width="300" height="112" /></p> </td> </tr> <tr> <td width="200"><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/logo-2.png" alt="" width="300" height="184" /></td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot---11-27-2020---3-35-14-pm-removebg-preview.png" alt="" width="147" height="159" /></p> </td> <td width="200"> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table> en-US institutelarpa@gmail.com (Dyto Arisjulyanto) institutelarpa@gmail.com (Dedy Arisjulyanto) Mon, 13 Apr 2026 14:22:53 +0800 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Hubungan Lama Hari Rawat Dengan Kualitas Hidup Pasien Sindroma Koroner Akut Di Ruang ICVCU RS Jantung Dan Pembuluh Darah Harapan Kita https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/201 <p>Sindroma Koroner Akut (SKA) merupakan kondisi kardiovaskular yang memerlukan penanganan intensif dan sering kali membutuhkan lama rawat inap yang bervariasi, yang berpotensi memengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama hari rawat dengan kualitas hidup pasien Sindroma Koroner Akut di ruang Intensive Cardio Vascular Care Unit (ICVCU). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Populasi penelitian berjumlah 142 pasien SKA dalam tiga bulan terakhir, dan berdasarkan perhitungan rumus Slovin diperoleh sampel sebanyak 114 responden. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner karakteristik responden, lembar observasi lama hari rawat, serta kuesioner kualitas hidup menggunakan Seattle Angina Questionnaire-7 (SAQ-7) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p &lt; 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menjalani lama rawat inap selama 3–5 hari dan memiliki kualitas hidup dalam kategori tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p &lt; 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama hari rawat dengan kualitas hidup pasien SKA. Semakin lama pasien dirawat di ruang ICVCU, maka kualitas hidup pasien cenderung menurun. Oleh karena itu, pengelolaan lama rawat inap yang optimal diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien SKA.</p> Setiyarto, M. Martono Diel, Ida Faridah Copyright (c) 2026 Setiyarto, M. Martono Diel, Ida Faridah https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/201 Sun, 26 Apr 2026 00:00:00 +0800 Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Personal Hygiene Selama Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 10 Kendari Sulawesi Tenggara https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/211 <p>Personal Hygiene Selama Menstruasi Merupakan Aspek Penting Dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi Remaja Putri. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menganalisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Personal Hygiene Selama Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 10 Kendari, Sulawesi Tenggara Tahun 2025. Penelitian Ini Menggunakan Metode Kuantitatif Analitik Dengan Desain Cross Sectional. Sampel Dalam Penelitian Ini Sebanyak 128 Responden Yang Dipilih Menggunakan Teknik Stratified Random Sampling. Pengumpulan Data Dilakukan Menggunakan Kuesioner, Kemudian Dianalisis Secara Univariat Dan Bivariat Menggunakan Uji Chi-Square Dengan Tingkat Signifikansi 0,05. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Tidak Terdapat Hubungan Yang Signifikan Antara Pengetahuan Dengan Perilaku Personal Hygiene (P&gt;0,05) Dan Sumber Informasi Dengan Perilaku Personal Hygiene (P&gt;0,05). Sebaliknya, Terdapat Hubungan Yang Signifikan Antara Sikap (P&lt;0,05) Dan Fasilitas Sanitasi Sekolah (P&lt;0,05) Dengan Perilaku Personal Hygiene Selama Menstruasi. Kesimpulan Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Sikap Dan Ketersediaan Fasilitas Sanitasi Sekolah Merupakan Faktor Penting Yang Memengaruhi Perilaku Personal Hygiene Selama Menstruasi Pada Remaja Putri, Sedangkan Pengetahuan Dan Sumber Informasi Tidak Berhubungan Secara Signifikan. Diperlukan Peningkatan Edukasi Kesehatan Reproduksi Dan Perbaikan Fasilitas Sanitasi Sekolah Untuk Mendukung Perilaku Kebersihan Menstruasi Yang Lebih Baik.</p> Suryaningsi, Ramadhan Tosepu, Fifi Nirmala Copyright (c) 2026 Suryaningsi, Ramadhan Tosepu, Fifi Nirmala https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/211 Sat, 02 May 2026 00:00:00 +0800 Hubungan Aktivitas Fisik (Olahraga) Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Di Kelompok Prolanis Desa Pakis Kembar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/210 <p>Tekanan darah merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia akibat proses penuaan dan perubahan sistem kardiovaskular. Penurunan aktivitas fisik pada lansia sering terjadi seiring bertambahnya usia, padahal aktivitas fisik intensitas sedang yang dilakukan secara teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui peningkatan elastisitas pembuluh darah. Menganalisis hubungan antara aktivitas fisik (olahraga) dengan tekanan darah pada lansia di kelompok PROLANIS Desa Pakis Kembar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk deskriptif korelatif dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas fisik olahraga dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensi meter digital. Analisis data menggunakan uji <em>Chi-Square</em> (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total responden, sebagian besar berada pada kategori aktivitas fisik olahraga tinggi sebanyak 15 responden (41,7%). Sebagian besar lansia memiliki tekanan darah dalam kategori hipertensi grade I sebanyak 11 responden. Hasil uji statistik menggunakan <em>Chi-Square</em> menunjukkan nilai p = 0,039 (p &lt; 0,05), yang artinya ada hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik olahraga dengan tekanan darah pada lansia. Ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik olahraga dengan tingkat tekanan darah pada lansia di kelompok PROLANIS Desa Pakis Kembar Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Lansia dengan aktivitas fisik rendah cenderung memiliki kategori tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan lansia yang melakukan aktivitas fisik normal hingga tinggi.</p> Arista Ayu Novi Ambarwati, Mizam Ari Kurniyanti, Miftakhul Ulfa Copyright (c) 2026 Arista Ayu Novi Ambarwati, Mizam Ari Kurniyanti, Miftakhul Ulfa https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/210 Sat, 02 May 2026 00:00:00 +0800 Hubungan Dukungan Teman Sebaya dengan Academic Burnout https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/209 <p><em>Burnout merupakan masalah kesehatan mental yang semakin meningkat dan dapat berdampak pada kualitas hidup serta produktivitas individu. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam kejadian burnout adalah dukungan sosial. Namun, hasil penelitian terkait hubungan keduanya masih menunjukkan ketidakkonsistenan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dengan kejadian burnout.</em> <em>Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 324 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square serta perhitungan Odds Ratio (OR).</em> <em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan sosial kurang baik (75,3%) dan mengalami burnout (60,5%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan burnout (p = 0,87), dengan nilai OR sebesar 1,03 yang menunjukkan hubungan sangat lemah.</em> <em>Disimpulkan bahwa dukungan sosial tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian burnout. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap burnout.</em></p> <p>&nbsp;</p> Suharmanto Suharmanto Copyright (c) 2026 Suharmanto Suharmanto https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/209 Sat, 02 May 2026 00:00:00 +0800 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pada Pasien Hemodialisa Di RSUD Dr. R. Soedjono Selong https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/206 <p>Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat dan berdampak besar terhadap kualitas hidup pasien. Hemodialisa sebagai terapi pengganti ginjal utama pada PGK stadium akhir tidak hanya membantu mempertahankan fungsi tubuh, tetapi juga menimbulkan berbagai tantangan fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan kualitas hidup pasien hemodialisa meliputi beban ekonomi, tingkat kelelahan (<em>fatigue</em>), dan penyakit penyerta (<em>comorbid</em>). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien hemodialisa di RSUD dr. R. Soedjono Selong. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Sampel berjumlah 112 pasien hemodialisa yang dipilih menggunakan <em>purposive sampling</em>. Beban ekonomi diukur menggunakan instrumen COST-FACIT, <em>fatigue</em> menggunakan FACIT-Fatigue Scale, kualitas hidup menggunakan WHOQOL-BREF, dan <em>comorbid</em> diperoleh melalui wawancara menggunakan lembar checklist. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearman rank. Sebagian besar responden memiliki kualitas hidup buruk (58,0%), beban ekonomi ringan (48,2%), <em>fatigue</em> sedang (32,1%), dan memiliki <em>comorbid</em> (67,9%). Terdapat hubungan signifikan antara <em>fatigue</em> dan kualitas hidup (p = 0,007; r = 0,255), sedangkan beban ekonomi dan <em>comorbid</em> tidak menunjukkan hubungan signifikan. <em>Fatigue</em> berhubungan signifikan dengan kualitas hidup pasien hemodialisa, sehingga pengelolaan <em>fatigue</em> diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.</p> Sri Yuliana, Anatun Aupia, Maruli Taufandas, Dina Alfiana Ikhwani, Nandang DD Khairari Copyright (c) 2026 Sri Yuliana, Anatun Aupia, Maruli Taufandas, Dina Alfina, Nandang DD Khairari https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/206 Tue, 28 Apr 2026 00:00:00 +0800 Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletas Dirsordes (MSDs) Pada Pengrajin Tenun Desa Masalili Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/205 <p><em>Musculoskeletas disorders</em> (MSDs)&nbsp;adalah kumpulan gejala atau kondisi yang berkaitan dengan jaringan otot, tulang rawan, tendon, sistem saraf, ligamen, struktur tulang, dan pembuluh darah. Pengrajin tenun sering terpaksa berada dalam posisi tubuh sama dalam waktu lama atau melakukan gerakan berulang, sehingga meningkatkan risiko MSDs. Faktor risiko keluhan MSDs meliputi faktor pekerjaan, individu, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan <em>musculoskeletas disorders</em> (MSDs) pada pengrajin tenun Desa Masalili Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan <em>cross sectional study</em>. Jumlah sampel sebanyak 73 pengrajin tenun yang diperoleh menggunakan <em>accidental sampling</em><em>. </em>Penelitian ini menggunakan teknik pengolahan data melalui analisis univariat dan bivariat dengan uji <em>chi-square</em>, pengumpulan data dilakukan dengan mengombinasikan data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan postur kerja (<em>Pvalue</em> = 0,000) &lt; (? = 0,05),&nbsp; beban kerja (<em>Pvalue</em> = 0,000) &lt; (? = 0,05), lama kerja (<em>Pvalue</em> = 0,000) &lt; (? = 0,05), status gizi (<em>Pvalue </em>= 0,000) &lt; (? = 0,05) dengan keluhan MSDs. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara postur kerja, beban kerja, lama kerja dan status gizi dengan keluhan <em>Musculoskeletas Disorders</em> (MSDs).</p> Putri Wahyuni, Arum Dian Pratiwi, Nurhijrianti Akib Copyright (c) 2026 Putri Wahyuni, Arum Dian Pratiwi, Nurhijrianti Akib https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/205 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0800 Pendidikan Kesehatan Melalui E-Modul Digital Terhadap Peningkatan Kemampuan Perawatan Diri Kesehatan Jiwa Santri Di Pondok Pesantren Darussalam Pada Remaja https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/204 <p>Kesehatan jiwa remaja, khususnya santri di pondok pesantren, menghadapi tantangan signifikan akibat tekanan akademik, religius, dan sosial serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mental. Pendidikan kesehatan melalui e-modul digital merupakan salah satu strategi inovatif yang berpotensi meningkatkan kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan melalui e-modul digital terhadap kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri di Pondok Pesantren Darussalam. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group design yang melibatkan 80 santri yang dibagi menjadi kelompok intervensi yang menerima e-modul digital dan kelompok kontrol yang menerima media leaflet. Instrumen penelitian menggunakan Mindful Self-Care Scale untuk mengukur kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri dan dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan pada seluruh indikator perawatan diri dengan nilai p=0,000–0,001, sedangkan kelompok kontrol juga mengalami peningkatan dengan nilai p=0,001–0,002, namun dengan selisih rerata pretest dan posttest yang lebih kecil. Secara klinis, peningkatan pada kelompok intervensi lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul digital efektif meningkatkan kemampuan perawatan diri kesehatan jiwa santri dan direkomendasikan untuk diterapkan luas di lingkungan pesantren serta layanan kesehatan komunitas.</p> Dian Pramudya, Ahmad Guntur Alfianto, Mizam Ari Kurniyanti Copyright (c) 2026 Dian Pramudya, Ahmad Guntur Alfianto, Mizam Ari Kurniyanti https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/204 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0800 Peran Caregiver Dalam Menjaga Keselamatan Pasien Pada Layanan Homecare Di Wilayah Topis: Manajemen Obat Dan Pencegahan Infeksi https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/203 <p>Keselamatan pasien pada layanan perawatan di rumah (<em>homecare</em>) menjadi perhatian penting di wilayah tropis yang memiliki tantangan lingkungan serta ketergantungan tinggi pada caregiver keluarga. Kondisi lingkungan dengan suhu dan kelembaban tinggi berpotensi memengaruhi pengelolaan obat dan praktik pencegahan infeksi di lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko keselamatan pasien pada layanan <em>homecare</em> dari perspektif caregiver, khususnya terkait pengelolaan obat dan pencegahan infeksi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei yang melibatkan 105 caregiver non-profesional berusia 20–70 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup aspek self-efficacy caregiver, pengelolaan obat, dan praktik pencegahan infeksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat <em>self-efficacy</em> caregiver berada pada kategori sedang. Risiko kesalahan pengelolaan obat cenderung rendah, namun masih terdapat potensi risiko yang dipengaruhi oleh keterbatasan pemahaman caregiver serta kondisi penyimpanan obat di lingkungan tropis. Pengetahuan caregiver mengenai pencegahan infeksi tergolong baik, tetapi praktik pencegahan infeksi masih berada pada kategori sedang. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas caregiver melalui edukasi berkelanjutan dan dukungan dari layanan kesehatan primer untuk meningkatkan keselamatan pasien pada layanan <em>homecare</em> di wilayah tropis.</p> Erwan Ahmad, Dwi Nopriyanto, Iskandar Muda Copyright (c) 2026 Erwan Ahmad, Dwi Nopriyanto, Iskandar Muda https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/203 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0800 Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Seledri (Apium graveolens L) Dengan Metode DPPH (1,1 Difenil-2-Pikrihidrazil) https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/202 <p>Antioksidan adalah senyawa yang mempunyai struktur molekul yang dapat memberikan elektronnya kepada molekul radikal bebas dan dapat memutus reaksi berantai dari radikal bebas. Ketika memberikan elektronnya maka radikal bebas tersebut akan stabil dan berhenti bersifat reaktif pada atom atau molekul lain karena sudah bersifat oktet. Beberapa tumbuhan yang mengandung antioksidan yang tinggi adalah seledri. Seledri (<em>Apium graveolens L) </em>adalah tanaman yang memiliki banyak kandungan bagi kesehatan tetapi dalam pemanfaatanya seledri masih dianggap kurang. Sejauh ini tanaman seledri hanya digunakan sebagai penyedap suatu olahan masakan padahal manfaat dari seledri sangat banyak dan sangat disayangkan jika hanya sebagai pelengkap masakan. Tanpa disadari sesungguhnya tanaman seledri dapat dimanfaatkan secara lebih maksimal misalnya dengan kandungan minyak atsiri yang berada dalam seledri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dengan uji reagen dan aktivitas antioksidan yang terdapat dalam Seledri (<em>A. graveolens L) </em>dengan menggunakan metode DPPH. Dengan mengetahui berapa kandungan antioksidannya maka seledri bisa dengan mudah dimanfaatkan misalnya dengan dibuat sediaan farmasi. Pada penelitian ini didapatkan hasil nilai IC<sub>50</sub> 12,53 ppm yang artinya nilai IC<sub>50 </sub>tergolong sangat kuat. Adapun kandungan metabolit sekunder yang dinyatakan positif adalah, flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan steroid. Senyawa metabolit sekunder tersebut memang sangat bermanfaat untuk kesehatan sehingga sangat disayangkan jika seledri pemanfaatnya masih belum maksimal.</p> Indah Shaliha, Ainun Asriyani, Dwi Retno Sari Copyright (c) 2026 Indah Shaliha, Ainun Asriyani, Dwi Retno Sari https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/202 Mon, 27 Apr 2026 00:00:00 +0800 Edukasi Kesiapsiagaan Bencana Melalui Video Kepada Warga Sekolah MTs Sis Aljufri Tatura Palu https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/124 <p>Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi karena kondisi geografis, geologis, dan klimatologisnya. Kota Palu termasuk wilayah dengan risiko bencana besar, seperti gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi, yang menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan di lingkungan sekolah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana melalui media video kepada warga sekolah MTs SIS Aljufri Tatura Palu. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Agustus 2025 dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan staf sekolah. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan (koordinasi, penyusunan materi, dan pembuatan video), pelaksanaan (pemutaran video, penjelasan tambahan, serta diskusi interaktif), dan evaluasi (observasi serta tanya jawab untuk menilai pemahaman peserta). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti pemutaran video, mampu mengulang kembali langkah-langkah dasar menghadapi bencana, dan aktif dalam diskusi terkait jalur evakuasi maupun peran guru saat darurat. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan keterlibatan peserta yang tinggi, sehingga media video terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai kesiapsiagaan bencana. Namun, evaluasi masih terbatas pada tanya jawab sehingga belum dapat mengukur peningkatan pengetahuan secara kuantitatif. Kesimpulannya, penggunaan media audiovisual dapat menjadi strategi efektif dalam membangun budaya siaga bencana di sekolah serta menjadi langkah awal untuk memperkuat kapasitas kesiapsiagaan yang selanjutnya perlu dilengkapi dengan simulasi praktis dan evaluasi terukur.</p> Lusia Salmawati, Pertiwi Pertiwi, Ummu Kamilah, A. Ferina Bonita, Amilah Ekaputri Copyright (c) 2026 Lusia Salmawati, Pertiwi Pertiwi, Ummu Kamilah, A. Ferina Bonita, Amilah Ekaputri https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/124 Sat, 18 Apr 2026 00:00:00 +0800 Penatalaksanaan Fisioterapi pada Carpal Tunnel Syndrome Unilateral: Studi Kasus https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/200 <p>Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan muskuloskeletal pada ekstremitas atas akibat penekanan nervus medianus di terowongan karpal yang dapat menimbulkan nyeri, parestesia, penurunan kekuatan otot, serta keterbatasan fungsi aktivitas. Kondisi ini sering dijumpai pada individu dengan aktivitas tangan berulang dan berpotensi menurunkan kualitas hidup apabila tidak ditangani secara adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan fisioterapi berbasis International Classification of Functioning, Disability and Health (ICF) pada pasien dengan Carpal Tunnel Syndrome unilateral. Penelitian menggunakan desain studi kasus pada seorang pasien perempuan berusia 55 tahun dengan keluhan nyeri dan kesemutan pada pergelangan tangan kiri selama ±2,5 bulan. Pemeriksaan meliputi asesmen nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), lingkup gerak sendi (ROM), kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT), serta fungsi aktivitas menggunakan Boston Carpal Tunnel Syndrome Questionnaire (BCTSQ). Intervensi fisioterapi diberikan selama tiga minggu dengan frekuensi dua kali per minggu, meliputi ultrasound terapeutik, terapi manual, latihan ROM aktif, latihan penguatan genggaman, stretching, nerve gliding, tendon gliding exercise, serta edukasi ergonomi dan home exercise program. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan nyeri, peningkatan ROM palmar dan dorsal fleksi, peningkatan kekuatan otot fleksor dan ekstensor wrist, serta perbaikan fungsi aktivitas berdasarkan BCTSQ. Studi kasus ini menunjukkan bahwa asuhan fisioterapi berbasis ICF memberikan dampak positif terhadap perbaikan gejala dan fungsi pada pasien dengan Carpal Tunnel Syndrome unilateral.</p> Anggri Romadhona, Totok Budi Santoso, Reza Arshad Yanuar Copyright (c) 2026 Anggri Romadhona, Totok Budi Santoso, Reza Arshad Yanuar https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/200 Sun, 26 Apr 2026 00:00:00 +0800 Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Post Orif Fraktur Shaft Femur Dekstra https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/199 <p>Fraktur femur merupakan salah satu cedera muskuloskeletal yang sering menyebabkan gangguan fungsi ekstremitas bawah, terutama setelah tindakan operasi fiksasi internal seperti pemasangan plate and screw. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri, keterbatasan luas gerak sendi, penurunan kekuatan otot, serta gangguan kemampuan berjalan dan aktivitas fungsional sehari-hari. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program fisioterapi berbasis prinsip FITT (Frequency, Intensity, Time, Type) pada pasien pascaoperasi fraktur shaft femur kiri. Penelitian dilakukan di RSUD Salatiga pada bulan September 2025 terhadap satu pasien laki-laki berusia 20 tahun yang berada pada fase dua bulan pascaoperasi. Program fisioterapi diberikan sebanyak lima kali dalam satu minggu dengan durasi 60 menit setiap sesi. Intervensi yang diberikan meliputi latihan range of motion (ROM) aktif dan pasif, latihan penguatan otot isometrik pada quadriceps dan hamstring, gait training menggunakan alat bantu kruk, latihan fungsional seperti transfer dan latihan berdiri, serta edukasi home exercise untuk mendukung keberlanjutan terapi di rumah. Evaluasi dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur tingkat nyeri, goniometer untuk mengukur luas gerak sendi, Manual Muscle Testing (MMT) untuk menilai kekuatan otot, serta Lower Extremity Functional Scale (LEFS) untuk menilai kemampuan fungsional pasien. Hasil menunjukkan adanya penurunan nyeri, peningkatan ROM fleksi panggul dari 90° menjadi 100° dan ekstensi dari 10° menjadi 15°, peningkatan kekuatan otot dari 3/5 menjadi 4/5, serta peningkatan skor LEFS dari 41 menjadi 47. Disimpulkan bahwa fisioterapi berbasis FITT efektif dalam mempercepat pemulihan fungsional pasien pascaoperasi fraktur femur tanpa menimbulkan komplikasi tambahan.</p> Anindita Antya Candrika, Agus Widodo , Reza Arshad Yanuar Copyright (c) 2026 Anindita Antya Candrika, Agus Widodo , Reza Arshad Yanuar https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/199 Sun, 26 Apr 2026 00:00:00 +0800 Implementasi Fidelity Pelaksanaan Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah Kabupaten Kulon Progo https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/198 <p>Pelaksanaan pembangunan nasional tidak lepas dari kualitas sumber daya manusia. Salah satu faktor penentu kualitas sumber daya manusia adalah status gizi. Pemerintah meluncurkan program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS) untuk memenuhi kebutuhan energi anak sekolah. Program PMT-AS di Kabupaten Kulon Progo merupakan program baru di tahun 2018 dimana memberikan makanan berupa makanan lengkap. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi aspek <em>fidelity</em> program PMT AS di Kabupaten Kulon Progo. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar penerima program PMT-AS Kabupaten Kulon Progo pada bulan Maret-April 2019. Pengambilan informan dilakukan dengan teknik <em>purposive</em> dimana orang yang memiliki peran yang cukup penting dalam pelaksanaan program PMT-AS. Penelitian dilakukan dengan <em>Focus Group Discussion</em> dan <em>In-depth interview</em>.<em>. </em>Hasil penelitian ini ditemukan Aspek <em>fidelity</em> terhambat oleh tidak adanya penyediaan Standar Operasional Prosedur (SOP) fisik dari Dinas Sosial sehingga kepatuhan terhadap prosedur sulit dinilai. Meskipun demikian, sekolah telah menunjukkan perbaikan prosedural (perbaikan menu setelah evaluasi) dan kepatuhan tinggi terhadap durasi (90 hari), frekuensi (1 kali/hari), cakupan (seluruh siswa), serta pelaporan rutin bulanan setelah awalnya mengalami keterlambatan. Saran agar Dinas Sosial menyediakan SOP tertulis kepada pemasak dan tenaga administrasi sekolah sebagai acuan objektif menilai kepatuhan prosedur. Sekolah disarankan mempertahankan perbaikan yang telah dilakukan serta menjadikan rapat evaluasi sebagai mekanisme standar untuk mencegah terulangnya kesalahan prosedural di masa mendatang.</p> Safira Ainun Ulumiyah, Andi Yuniarsy Hartika Copyright (c) 2026 Safira Ainun Ulumiyah, Andi Yuniarsy Hartika https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/198 Tue, 21 Apr 2026 00:00:00 +0800 Pengaruh Terapi Murottal Al Mulk Terhadap Kualitas Tidur Remaja Putri Di Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/197 <p>Tidur yang cukup dan berkualitas merupakan kebutuhan dasar bagi remaja untuk mendukung pertumbuhan, fungsi kognitif, konsentrasi belajar, dan kesejahteraan psikologis. Namun banyak remaja mengalami gangguan tidur akibat kebiasaan malam yang tidak teratur, penggunaan gawai, serta tekanan akademik, sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis seperti terapi murottal Surah Al-Mulk untuk meningkatkan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi murottal Surah Al-Mulk terhadap kualitas tidur remaja putri di Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu tahun 2025. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest control group design pada 38 responden yang dipilih secara random sampling dan dilaksanakan pada Januari hingga Februari 2026. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur sebelum dan sesudah intervensi murottal selama 30 menit. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan SPSS untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur antara kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden pada kelompok intervensi mengalami peningkatan kualitas tidur menjadi kategori baik, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p = 0,000. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi murottal Surah Al-Mulk efektif meningkatkan kualitas tidur remaja putri di lingkungan pesantren secara signifikan dibandingkan kelompok tanpa intervensi</p> Ririn Apriana Rahayu, Mustika Ayu Lestari , Lia Arian Apriani Copyright (c) 2026 Ririn Apriana Rahayu, Mustika Ayu Lestari , Lia Arian Apriani https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/197 Mon, 20 Apr 2026 00:00:00 +0800 Uji Aktivitas Sun Protection Factor (SPF) Ekstrak Etanol 96% Rimpang Kunyit Putih (Curcuma Zedoaria) Dengan Metode Spektrofotometer UV-Vis https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/196 <p>Radiasi ultraviolet (UV) merupakan bagian dari spektrum sinar matahari yang mencapai permukaan bumi dan terdiri atas tiga jenis, yaitu UVA, UVB, dan UVC. Sinar UVC sebagian besar diserap oleh lapisan ozon, sedangkan UVA dan UVB masih dapat menembus atmosfer dan berdampak langsung pada kesehatan manusia. Paparan berlebihan terhadap sinar UV dapat menimbulkan berbagai gangguan kulit, seperti kemerahan (erythema), penuaan dini, kerusakan DNA, hingga kanker kulit. Selain itu, radiasi UV juga dapat memengaruhi kesehatan mata serta menurunkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, perlindungan terhadap paparan sinar UV sangat penting, misalnya dengan menggunakan tabir surya, mengenakan pakaian pelindung, dan menghindari aktivitas di bawah sinar matahari pada jam tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sun protection factor (SPF) dari ekstrak etanol 96% kunyit putih (Curcuma zedoaria) menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Sampel diformulasikan pada konsentrasi 0,5% atau setara dengan 0,05 gram ekstrak dalam 10 mL etanol 96%. Pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 290–320 nm dengan interval 5 nm. Hasil menunjukkan total nilai EE × I × Abs sebesar 3,357 sehingga diperoleh nilai SPF 33,57, yang menunjukkan kategori perlindungan sangat tinggi dan berpotensi sebagai bahan aktif tabir surya alami.</p> Diva Oktaviani Paramita Sari, Linda Ayu Wulandari, Era Fazira, Reski Putri Sapitri, Endrina Ivanda Trianita, Riko Tri Ardianto, Diyan Sakti Purwanto Copyright (c) 2026 Diva Oktaviani Paramita Sari, Linda Ayu Wulandari, Era Fazira, Reski Putri Sapitri, Endrina Ivanda Trianita, Riko Tri Ardianto, Diyan Sakti Purwanto https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/196 Thu, 16 Apr 2026 00:00:00 +0800 Pengaruh Edukasi Kesehatan Berbasis Media Digital terhadap Pengetahuan Ibu tentang Stunting https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/184 <p>Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu faktor yang berperan penting dalam pencegahan stunting adalah tingkat pengetahuan ibu. Pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi kesehatan dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan pengetahuan ibu secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis media digital terhadap pengetahuan ibu tentang stunting. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan rancangan&nbsp;<em>one group pretest–posttest</em>. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Bantimurung pada bulan Januari 2026 dengan jumlah sampel 30 ibu yang memiliki balita, dipilih menggunakan teknik&nbsp;<em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang stunting yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi kesehatan berbasis media digital, dengan median nilai pengetahuan meningkat dari 55 pada pretest menjadi 80 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value = 0,000 (p &lt; 0,05), yang menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi kesehatan berbasis media digital terhadap pengetahuan ibu tentang stunting. Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis media digital efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu dan dapat digunakan sebagai salah satu strategi promosi kesehatan dalam upaya pencegahan stunting.</p> Marina, Sukmawati Copyright (c) 2026 Marina, Sukmawati https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/184 Mon, 13 Apr 2026 00:00:00 +0800 Pengaruh Health Education dengan Media Digital E-Book terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Senam Hamil https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/183 <p>Senam hamil merupakan aktivitas fisik yang memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan ibu dan janin, seperti meningkatkan kebugaran, mengurangi nyeri punggung, serta membantu persiapan persalinan. Namun, partisipasi ibu hamil dalam senam hamil masih rendah, yang salah satunya disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan tentang manfaat dan pelaksanaannya. Pendidikan kesehatan berbasis media digital, seperti e-book, menjadi alternatif edukasi yang efektif, mudah diakses, dan fleksibel untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh health education menggunakan media digital e-book terhadap pengetahuan ibu hamil mengenai senam hamil. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest dengan sampel 40 ibu hamil trimester II dan III yang mengikuti Program Manajemen Bersalin (PMB) Ferawati Palembang. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan sebelum dan setelah intervensi edukasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian edukasi dengan e-book, ditunjukkan oleh nilai p = 0,000 (p &lt; 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan kesehatan berbasis e-book berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil. Oleh karena itu, penggunaan media digital dapat menjadi strategi efektif dalam upaya peningkatan kesehatan ibu hamil melalui edukasi yang mudah diakses dan berkelanjutan.</p> Fyzria Qudratullah, Ria Gustiani, Dona Tri Sundari Copyright (c) 2026 Fyzria Qudratullah, Ria Gustiani, Dona Tri Sundari https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/183 Mon, 13 Apr 2026 00:00:00 +0800