JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti
<div style="border: 3px #086338 Dashed; padding: 10px; background-color: #ffffff; text-align: left;"> <ol> <li><strong>Journal Title </strong>: Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia</li> <li><strong>Initials </strong>: jkti</li> <li><strong>Frequency </strong>: January, April, June, and September</li> <li><strong>Online ISSN </strong>: <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20230121380956732" target="_blank" rel="noopener">2986-6332</a></li> <li><strong>Editor in Chief </strong>: <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/authors/profile/6026263/?view=iprs">Dr. Agus Supinganto, S.Kep.,Ns.,M.Kes</a></li> <li><strong style="font-size: 0.875rem;">DOI </strong><span style="font-size: 0.875rem;">: 10.63265</span></li> <li><strong>Publisher </strong>: PT. LARPA JAYA PUBLISHER</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia </strong>is a national online journal that publishes research results and community service outcomesrelated to the health sector including : Medicine, Midwifery, Nursing, Public Health, Biostatistics and epidemiology, Health administration and policy, Environmental health, Occupational health and safety, Health promotion, Maternal and child health - Reproductive health, Nutrition, Mental health nursing, Pharmacy dan Labor Health, Labor Health & Pharmacy, Health Law, Medical Laboratory Technology. This journal is published 1 year 4 times (<strong>January, April, June, and September</strong>).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia </strong> has been accredited by Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi starting in 2023 with an <a href="https://drive.google.com/file/d/1pD5WJrv9l2ffcrrEqx2sMMFtM_Zc1ARK/view" target="_blank" rel="noopener" data-sider-select-id="e0d8b80f-0f6a-4bbf-82b5-e428a639fc2f">Accreditation Letter Number: 286/DST/C3/HM.01.00/2026</a> and indexed by Sinta 5</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Indexed By :</strong></p> <table> <tbody> <tr> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/sinta-logo.png" alt="" width="200" height="72" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154025.png" alt="" width="200" height="78" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154039.png" alt="" width="200" height="79" /></p> </td> </tr> <tr> <td width="200"><a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/30958"><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154049.png" alt="" width="200" height="78" /></a></td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot-2026-04-08-154056.png" alt="" width="212" height="80" /></p> </td> <td width="200"> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table> <p style="text-align: justify;"> </p> <p style="text-align: justify;"> </p> <p style="text-align: justify;"><strong>Journal Sponsors and Partners :</strong></p> <table> <tbody> <tr> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/apji-logo-1655715626.png" alt="" width="300" height="132" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/logo-017.jpg" alt="" width="300" height="113" /></p> </td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/doi-by-apji.jpg" alt="" width="300" height="112" /></p> </td> </tr> <tr> <td width="200"><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/logo-2.png" alt="" width="300" height="184" /></td> <td width="200"> <p><img src="https://journal.larpainstitute.com/public/site/images/larpainstitute/screenshot---11-27-2020---3-35-14-pm-removebg-preview.png" alt="" width="147" height="159" /></p> </td> <td width="200"> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>PT. LARPA JAYA PUBLISHERen-USJURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA2986-6332Hubungan Kualitas Pelayanan Dan Fasilitas Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan Di Klinik Islam Gotong Royong Babat
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/365
<p>Loyalitas pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan yang dipengaruhi oleh kualitas pelayanan dan fasilitas yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap loyalitas pasien rawat jalan di Klinik Islam Gotong Royong Babat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah rata-rata pasien rawat jalan Klinik Islam Gotong Royong Babat sebanyak 1.117 pasien dengan besar sampel 89 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi logistik sederhana dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berada pada kategori baik (50,6%), fasilitas berada pada kategori cukup (56,2%), dan loyalitas pasien berada pada kategori loyal (84,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dengan loyalitas pasien (p=0,001) dan fasilitas dengan loyalitas pasien (p<0,000). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (p=0,001; Exp(B)=2,065; 95% CI=1,330–3,208) dan fasilitas (p=0,006; Exp(B)=1,727; 95% CI=1,172–2,543) berpengaruh terhadap loyalitas pasien, dengan kualitas pelayanan sebagai variabel yang paling dominan. Disimpulkan bahwa kualitas pelayanan dan fasilitas berpengaruh terhadap loyalitas pasien rawat jalan di Klinik Islam Gotong Royong Babat. Oleh karena itu, klinik perlu mempertahankan kualitas pelayanan dan meningkatkan fasilitas secara berkelanjutan guna meningkatkan loyalitas pasien.</p>Sinta Amelia RahmawatiMuhamad Ganda SaputraNuryati
Copyright (c) 2026 Sinta Amelia Rahmawati, Muhamad Ganda Saputra, Nuryati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-142026-08-14441712173010.63265/jkti.v4i4.365Strategi Pengembangan Berbasis Ekonomi Syariah untuk Moringa Oleifera sebagai Bahan Baku Farmasi Halal Unggulan
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/453
<p>. Pertumbuhan eksponensial pasar farmasi halal global dihadapkan pada tantangan krusial, yaitu kelangkaan bahan baku yang terjamin kehalalannya secara komprehensif dari hulu hingga hilir. Penelitian ini menawarkan solusi inovatif dengan mengajukan model strategi pengembangan berbasis ekonomi syariah untuk Moringa oleifera, tanaman berkhasiat tinggi yang dikenal sebagai "pohon ajaib", guna memposisikannya sebagai bahan baku farmasi halal unggulan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk merumuskan sebuah kerangka kerja strategis yang tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah di seluruh rantai nilai mulai dari budidaya, pascapanen, ekstraksi, hingga distribusi tetapi juga mengoptimalkan potensi farmasetik Moringa oleifera yang kaya akan antioksidan, anti-inflamasi, dan nutrisi esensial lainnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis konseptual, penelitian ini mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi syariah seperti keadilan transparansi dan kemaslahatan dalam model bisnis yang berkelanjutan. Hasil yang diharapkan adalah sebuah model pengembangan agribisnis farmasi yang tidak hanya menjamin integritas halal produk akhir, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan melalui pemberdayaan petani lokal dan peningkatan daya saing industri farmasi nasional. Penelitian ini memberikan kontribusi orisinal dengan menjembatani potensi sumber daya alam lokal dengan kebutuhan pasar global melalui lensa ekonomi syariah, serta menawarkan cetak biru bagi Indonesia untuk menjadi pemimpin dalam penyediaan bahan baku farmasi halal dunia.</p>Dewi Natalia Sri HarmoniMunawirMashur
Copyright (c) 2026 munawir munawir, Dewi Natalia Sri Harmoni, munawir, Mashur
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-252026-09-25441916192710.63265/jkti.v4i4.453Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pengelolaan Sampah Pada Masyarakat Pesisir Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari 2025
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/449
<p>Permasalahan sampah masih menjadi isu lingkungan dan kesehatan masyarakat yang serius. Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) tahun 2024, Indonesia menghasilkan lebih dari 34 juta ton sampah per tahun, namun sekitar 40% sampah masih belum terkelola dengan baik.. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pengelolaan sampah pada masyarakat pesisir Kelurahan Petoaha Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dengan rancangan <em>cross-sectional</em>. Populasi seluruh kepala keluarga di wilayah pesisir Kelurahan Petoaha sebanyak 585 KK, sampel 96 responden dengan teknik <em>proportional random sampling</em>. Instrumen menggunakan kuesioner dan uji statistik <em>Chi-Square </em>dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan perilaku pengelolaan sampah kurang 53,1%, pengetahuan kurang 66,7%, sikap negatif 51,0%, ketersediaan fasilitas tidak tersedia 63,5%, dan peran petugas kesehatan kurang 74,0%. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value=0,005), sikap (p-value=0,008), ketersediaan fasilitas (p-value=0,030), dan peran petugas kesehatan (p-value=0,026) dengan perilaku pengelolaan sampah. Berdasarkan hasil uji statistik, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, ketersediaan fasilitas, dan peran petugas kesehatan berhubungan dengan perilaku pengelolaan sampah pada masyarakat pesisir Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari Tahun 2026.</p>Andi Anindyah ArtantyYusuf Sabilu Yasnani
Copyright (c) 2026 Andi Anindyah Artanty, Yusuf Sabilu , Yasnani
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-232026-09-23441876189010.63265/jkti.v4i4.449Edukasi Kesehatan Tentang Anemia Pada Remaja Putri di Dusun Pengeot Desa Kelebuh
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/448
<p>Anemia pada remaja putri merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian karena dapat memengaruhi kondisi fisik, konsentrasi belajar, dan produktivitas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai anemia serta upaya pencegahannya melalui edukasi kesehatan di Dusun Pengeot, Desa Kelebuh. Pelaksanaan menggunakan pendekatan studi kasus melalui tahapan asuhan kebidanan komunitas yang meliputi pengkajian, interpretasi data, identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Sasaran utama adalah Nn. N berusia 15 tahun dengan anemia sedang. Pengkajian dilakukan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, pengukuran antropometri, tanda-tanda vital, dan pemeriksaan kadar hemoglobin. Hasil pengkajian menunjukkan keluhan mudah lelah, mengantuk, sulit berkonsentrasi, dan pusing, disertai konjungtiva pucat serta kadar hemoglobin 10,5 g/dL. Intervensi meliputi edukasi mengenai anemia, pemenuhan nutrisi terutama sumber zat besi dan vitamin C, pemberian serta edukasi konsumsi tablet tambah darah (TTD), pola istirahat, dan penguatan dukungan keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa klien memahami materi yang diberikan, bersedia mengonsumsi TTD secara teratur, memperbaiki pola makan, menerapkan pola istirahat yang cukup, dan melakukan kunjungan ulang sesuai anjuran. Edukasi kesehatan berbasis keluarga dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran remaja putri terhadap pencegahan anemia.</p>Dina MarianaOmiati NataliaMeitia Herawati
Copyright (c) 2026 Dina Mariana, Omiati Natalia, Meitia Herawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-232026-09-23441857186510.63265/jkti.v4i4.448Hubungan Dukungan Guru Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja Yang Mengalami Cyberbullying
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/445
<p>Cyberbullying salah satu bentuk perundungan melalui media digital dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis remaja, seperti menurunnya penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Salah satu faktor yang berperan dalam membantu remaja menghadapi dampak tersebut adalah dukungan guru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 43 responden dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Dukungan guru dalam kategori tinggi sebanyak 32 responden (74,4%) dan kesejahteraan psikologis kategori tinggi sebanyak 27 responden (62,8%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,744, menunjukkan adanya hubungan positif yang kuat antara dukungan guru dengan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying. Semakin tinggi dukungan guru yang diterima, semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis remaja. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan guru dengan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami cyberbullying.</p>Kevia Naswa Ainur RohmaAri Damayanti Wahyuningrum Waifti Amalia
Copyright (c) 2026 Kevia Naswa Ainur Rohma, Ari Damayanti Wahyuningrum , Waifti Amalia
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-162026-09-16441811182910.63265/jkti.v4i4.445Dukungan Orang Tua Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja Yang Mengalami Cyberbullying
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/433
<p><em>Cyberbullying</em> dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis remaja. Dukungan orang tua merupakan salah satu faktor yang dapat membantu remaja dalam menghadapi dampak tersebut melalui dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penghargaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan orang tua dengan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami <em>cyberbullying</em>.<strong> Tujuan:</strong> Mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dengan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami <em>cyberbullying</em> di SMA Widyagama Kota Malang. <strong>Metode:</strong> Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Populasi penelitian adalah remaja yang mengalami <em>cyberbullying</em> di SMA Widyagama Malang. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan orang tua dan kuesioner kesejahteraan psikologis. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji <em>Somers' d</em>. <strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan orang tua dalam kategori sedang (51,1%), sedangkan kesejahteraan psikologis sebagian besar berada pada kategori tinggi. Hasil uji <em>Spearman Rank</em> menunjukkan terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara dukungan orang tua dengan kesejahteraan psikologis (r=0,724; p=0,000).<strong> Kesimpulan</strong>: Terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara dukungan orang tua dengan kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami <em>cyberbullying</em>.</p>Difa Kurnia SariAri Damayanti WahyuningrumYuniar Angelia Puspadewi
Copyright (c) 2026 Difa Kurnia Sari, Ari Damayanti Wahyuningrum, Yuniar Angelia Puspadewi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-152026-09-15441794181010.63265/jkti.v4i4.433Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pedagang Dalam Pengelolaan Sampah Di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari Tahun 2026
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/429
<p>Pengelolaan sampah merupakan suatu kontrol terhadap timbunan sampah, perwadahan, pengumpulan, pengangkatan, dan proses pembuangan akhir sampah. Dari sudut pandang kesehatan lingkungan, pengelolaan sampah dipandang baik jika sampah tersebut tidak menjadi media berkembang biaknya bibit penyakit serta sampah tersebut tidak menjadi medium perantara menyebarluasnya suatu penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pedagang dalam pengelolaan sampah di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel mencapai 224 pedagang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu jumlah sampel sama dengan populasi. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dan bivariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan menguji adanya hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, sikap, tindakan, pendidikan, dan sarana/prasarana berhubungan dengan pengelolaan sampah di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari Tahun 2026 dengan nilai <em>p-value</em> masing-masing sebesar 0,000, 0,001, 0,000, 0,000, dan 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini berdasarkan uji statistik <em>Chi Square</em> menunjukkan adanya hubungan variabel pengetahuan, sikap, tindakan, pendidikan, dan sarana/prasarana dengan pengelolaan sampah di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari Tahun 2026.</p>Wa Ode MonangYasnaniRastika Dwiyanti Liaran
Copyright (c) 2026 Wa Ode Monang, Yasnani, Rastika Dwiyanti Liaran
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-172026-09-17441830184610.63265/jkti.v4i4.429Hubungan Pengelolaan Sampah, Sanitasi Lingkungan Dan Jenis Dagangan Dengan Angka Kepadatan Lalat Di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari Tahun 2026
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/427
<p>Lalat merupakan vektor mekanis berbagai penyakit yang keberadaannya dipengaruhi oleh kondisi pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, dan karakteristik jenis dagangan di pasar tradisional. Pasar Basah Mandonga Kota Kendari merupakan salah satu pasar dengan aktivitas perdagangan yang tinggi sehingga berpotensi meningkatkan kepadatan lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, dan jenis dagangan dengan angka kepadatan lalat di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 457 pedagang, dengan sampel sebanyak 209 pedagang yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengukuran kepadatan lalat dilakukan menggunakan fly grill, sedangkan data pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, dan jenis dagangan diperoleh melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher Exact pada tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penyimpanan sampah, pengumpulan sampah, kondisi drainase/SPAL, dan jenis dagangan dengan angka kepadatan lalat. Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara pengangkutan sampah dan kebersihan los pedagang dengan angka kepadatan lalat. Disimpulkan bahwa pengangkutan sampah dan kebersihan los merupakan faktor yang berhubungan dengan kepadatan lalat di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari. Oleh karena itu, pengelola pasar perlu meningkatkan ketepatan waktu pengangkutan sampah dan pengawasan kebersihan los untuk menekan populasi lalat dan mencegah risiko penyakit berbasis lingkungan.</p>Nur AinSiti Rabbani KarimunaSiti Nurfadilah
Copyright (c) 2026 Nur Ain, Siti Rabbani Karimuna, Siti Nurfadilah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-132026-09-13441775179310.63265/jkti.v4i4.427Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Gula Darah Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabawo Tahun 2026
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/400
<p>Kadar gula darah merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kondisi metabolisme tubuh dan berperan dalam deteksi dini diabetes melitus. Peningkatan kadar gula darah dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat dimodifikasi, seperti indeks massa tubuh (IMT), asupan makan, aktivitas fisik, dan stres. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kabawo Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Populasi penelitian berjumlah 118 orang dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik <em>simple random sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, pengukuran IMT, penilaian asupan makan, aktivitas fisik, tingkat stres, serta pemeriksaan kadar gula darah menggunakan glukometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (?=0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dengan kadar gula darah (p=0,001), asupan energi (p=0,002), dan asupan protein (p=0,005). Disimpulkan bahwa IMT, asupan energi dan asupan protein merupakan faktor yang berhubungan dengan kadar gula darah pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kabawo. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi gizi, pengendalian berat badan, pengelolaan stres, serta skrining kadar gula darah secara berkala untuk mencegah terjadinya gangguan glikemik.</p>Rini SulastriHarleli AstikaIrma Yunawati
Copyright (c) 2026 Rini Sulastri, Harleli Astika, Irma Yunawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-232026-09-23441866187510.63265/jkti.v4i4.400Gambaran Kandungan Mikroplastik Pada Garam Dapur Di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari Tahun 2026
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/396
<p>Mikroplastik adalah partikel plastik yang sangat kecil, dengan ukuran kurang dari 5 mikrometer. Partikel ini muncul dari penguraian produk plastik yang lebih besar atau dibuat langsung dalam ukuran mikroskopis. Keberadaan mikroplastik menjadi sorotan internasional karena kemampuannya mengangkut senyawa kimia berbahaya, seperti logam berat dan senyawa organik yang sulit terurai, yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia serta ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kandungan mikroplastik pada garam dapur di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari. penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan penelitian observasional yaitu metode dengan mengamati dan mencatat perilaku, karakteristik, atau fenomena sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah garam dapur berjumlah 5 sampel. Analisis datanya menggunakan analisis statistik deskriptif dengan melihat karakteristik mikroplastik. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan mikroplastik pada garam terdapat pada merek garam GM dengan persentase mencapai 51 % (28 partikel/gram), merek garam BB yang berkisaran 18 % (10 partikel/gram), merek garam NB5 dan merek garam N5 yang berkisar 11 % (6 partikel/gram) serta merek garam GMS yang berkisar 9 % (5 partikel/gram). dengan berbentuk fragmen dan line berwarna hitam, coklat, biru, hijau, dan ungu. Sedangkan jenis polimer yang terkandung dalam tipe garam yang beredar adalah jenis polimer polyethylene terephthalate (PET) dengan hasil FTIR.</p>RusmawanAsnia ZainuddinLa Ode Ahmad Saktiansyah
Copyright (c) 2026 Rusmawan, Asnia Zainuddin, La Ode Ahmad Saktiansyah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-072026-09-07441758177410.63265/jkti.v4i4.396Analisis Perbedaan Pendaftaran Online Dan Onsite Digital Berdasarkan Durasi Pelayanan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/393
<p>Pendaftaran digital merupakan salah satu inovasi pelayanan rumah sakit yang bertujuan mempermudah proses administrasi pasien serta meningkatkan efektivitas pelayanan. Namun, perbedaan alur pelayanan antara pendaftaran online dan onsite digital masih berpotensi menimbulkan perbedaan durasi pelayanan yang diterima pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan durasi pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan antara pendaftaran online dan onsite digital di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional cross-sectional. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data utama diperoleh melalui observasi durasi pelayanan pendaftaran, sedangkan data pendukung diperoleh menggunakan kuesioner berdasarkan indikator input teori Gibson yang meliputi kemudahan penggunaan, kejelasan informasi, keandalan sistem, dan kemudahan verifikasi pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata durasi pelayanan pendaftaran online sebesar 20,33 menit, sedangkan pendaftaran onsite digital sebesar 86,82 menit. Hasil kuesioner memperoleh skor 786 dari skor maksimal 800 (98,25%) yang menunjukkan bahwa kondisi input pendaftaran digital berada pada kategori sangat efektif. Meskipun demikian, durasi pelayanan pada pendaftaran onsite digital masih lebih lama dibandingkan pendaftaran online. Oleh karena itu, rumah sakit perlu meningkatkan pemanfaatan pendaftaran online serta mengoptimalkan pengelolaan antrean pada pendaftaran onsite digital untuk meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi rawat jalan.</p>Aprilifania Silvina WahyudiM. Ganda SaputraEnny Mar'atus
Copyright (c) 2026 Aprilifania Silvina Wahyudi, M. Ganda Saputra, Enny Mar'atus
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-232026-09-23441891190410.63265/jkti.v4i4.393Hubungan Patient Experience Terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan Di Klinik Islam Gotong Royong Babat
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/366
<p>Loyalitas pasien merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan yang dapat dipengaruhi oleh <em>patient experience</em> (pengalaman pasien) selama menerima pelayanan. Pengalaman pasien yang positif dapat meningkatkan kepuasan, kepercayaan, serta mendorong pasien untuk kembali menggunakan layanan kesehatan dan merekomendasikannya kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan <em>patient experience</em> dengan loyalitas pasien di Klinik Islam Gotong Royong Babat. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Sampel penelitian berjumlah 89 responden yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner <em>patient experience</em> dan loyalitas pasien, kemudian dianalisis menggunakan uji <em>Fisher's Exact Test</em> dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki <em>patient experience</em> baik sebanyak 78 responden (87,6%), dan sebagian besar responden termasuk kategori loyal sebanyak 87 responden (97,8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai <em>p-value</em> sebesar 0,014 (p<0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara <em>patient experience</em> dengan loyalitas pasien di Klinik Islam Gotong Royong Babat. Oleh karena itu, klinik perlu mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan yang berorientasi pada pengalaman pasien guna meningkatkan loyalitas pasien.</p> <p> </p>Lathifatun NadhirohEnny Mar’atusMuhamad Ganda Saputra
Copyright (c) 2026 Lathifatun Nadhiroh, Enny Mar’atus, Muhamad Ganda Saputra
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-142026-08-14441731174110.63265/jkti.v4i4.366Hubungan Ketidaksesuaian Job Description Dengan Kualitas Kerja Tenaga Kesehatan Di BLUD UPTD Puskesmas Mekar Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/277
<p>Ketidaksesuaian job description berpotensi menurunkan efisiensi kerja, meningkatkan risiko kesalahan pelayanan, serta memengaruhi capaian program kesehatan. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ketidaksesuaian deskripsi kerja dapat berdampak pada efektivitas pelayanan, produktivitas, dan kualitas kinerja tenaga kesehatan.Penelitian ini <em>bertujuan</em> Untuk mengetahui Hubungan Ketidaksesuaian <em>Job Description</em> dengan Kualitas Kerja Tenaga Kesehatan di BLUD UPTD Puskesmas Mekar Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross sectional,. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di BLUD UPTD Puskesmas Mekar sebanyak 84 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi masing-masing variabel dan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan ? = 0,05. Hasil: Dari 84 responden, sebanyak 70,2% memiliki kualitas kerja tinggi. Uji Fisher’s Exact menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara beban kerja berlebih atau kurang, kesenjangan keterampilan dan kompetensi, serta tumpang tindih tugas dan tanggung jawab kerja dengan kualitas kerja tenaga kesehatan di Puskesmas Mekar Kota Kendari (?=0,000; p<0,05). kesesuaian pembagian tugas, kompetensi yang memadai, dan pengelolaan beban kerja yang proporsional merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas kerja tenaga kesehatan</p>Bunga Julvana LumeleSiti Rabbani KarimunaRahman
Copyright (c) 2026 Bunga Julvana Lumele, Siti Rabbani Karimuna, Rahman
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-252026-09-25441929193910.63265/jkti.v4i3.277Uji Efektivitas Ekstrak Batang Sereh Wangi (Cymbopogon Nardus) Pada Jentik Nyamuk Aedes Aegypti Sebagai Pengendalian Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Tahun 2025
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/364
<p>Demam Berdarah <em>Dengue</em> (DBD) terjadi karena virus <em>Dengue</em> yang dibawa oleh vektor nyamuk <em>Aedes aegypti.</em> Tanaman sereh wangi digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak atsiri. Minyak atsiri dapat digunakan sebagai Kandungan efektif membunuh jentik nyamuk <em>Aedes aegypti</em> yang mengandung senyawa aktif seperti sitronelal dan geraniol. Data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Kota Kendari pada tahun 2023 menunjukan bahwa terdapat sedikitnya 219 kasus DBD di wilayah tersebut dengan 4 orang diantaranya mengalami kematian.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Efektifitas Ekstrak Batang Sereh Wangi <em>(Cymbopogon nardus)</em> pada Jentik Nyamuk <em>Aedes aegypti</em> sebagai Pengendalian Vektor Penyakit Deman Berdarah <em>Dengue</em> (DBD) Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan jumlah sampel sebanyak 300 ekor jentik nyamuk yang diambil mengunakan teknik random sapling. Analisis yang dilakukan meliputi analisis univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi variabel dan analisis bivariat menggunakan metode probit, untuk menentukan nilai LC50 serta uji <em>One Way</em> ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak batang sereh wangi memiliki kemampuan membunuh jentik <em>Aedes aegypt </em>dengan Rata-rata mortalitas jentik setelah 24 jam pada konsentrasi 10%, 15%, dan 25% masing-masing sebesar 45%, 65%, dan 90%, sedangkan kontrol positif mencapai 98% dan kontrol negatif tidak menunjukkan kematian jentik.Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ekstrak batang sereh wangi (<em>Cymbopogon nardus</em>) efektif sebagai jentiksida alami terhadap jentik nyamuk <em>Aedes aegypti</em>, dengan konsentrasi 25% .</p>Clariza Garda SaktiYasnaniNurmaladewi
Copyright (c) 2026 Clariza Garda Sakti, Yasnani, Nurmaladewi
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-142026-08-14441700171110.63265/jkti.v4i4.364Hubungan Bauran Pemasaran 7P Dengan Loyalitas Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Babat
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/363
<p>Loyalitas pasien merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberlangsungan dan daya saing rumah sakit. Loyalitas pasien tidak hanya tercermin dari keinginan untuk kembali menggunakan layanan rumah sakit, tetapi juga dari kesediaan pasien untuk merekomendasikan layanan kepada orang lain. Data kunjungan pasien rawat jalan di RSU Muhammadiyah Babat menunjukkan adanya fluktuasi jumlah kunjungan pasien lama dari bulan ke bulan, yang mengindikasikan adanya permasalahan dalam mempertahankan loyalitas pasien. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi loyalitas pasien adalah bauran pemasaran 7P yang meliputi produk <em>(product),</em> harga <em>(price),</em> tempat <em>(place), </em>promosi <em>(promotion),</em> orang <em>(people),</em> proses <em>(process),</em> dan bukti fisik <em>(physical evidence)</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bauran pemasaran 7P dengan loyalitas pasien di RSU Muhammadiyah Babat. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Populasi penelitian adalah pasien lama rawat jalan di RSU Muhammadiyah Babat, dengan jumlah sampel sebanyak 93 responden menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis univariat serta bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden termasuk dalam kategori loyal, yaitu sebanyak 89 responden (95,7%), sedangkan 4 responden (4,3%) termasuk kategori tidak loyal. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square (Fisher's Exact Test). Hasil penelitian menunjukkan p-value <0,05, sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bauran pemasaran 7P dengan loyalitas pasien di RSU Muhammadiyah Babat. Oleh karena itu, rumah sakit perlu mempertahankan serta meningkatkan penerapan bauran pemasaran 7P, terutama pada aspek <em>promotion, process,</em> dan <em>price</em>, guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien.</p>Firda YulianaDadang KusbiantoroFara Nurdiana
Copyright (c) 2026 Firda Yuliana, Dadang Kusbiantoro, Fara Nurdiana
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-142026-08-14441687169910.63265/jkti.v4i4.363Efektivitas Aromaterapi Peppermint Sebagai Terapi Non Farmakologis Untuk Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Tongkuno Kabupaten Muna
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/362
<p>Emesis gravidarum adalah kondisi mual dan muntah yang berlebihan pada masa kehamilan, yang dapat menyebabkan dehidrasi, kekurangan nutrisi,penurunan berat badan dan menggaggu aktivitas harian. Ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin. Namun, ketika emesis gravidarum terjadi, asupan nutrisi ibu dapat menurun sehingga berpotensi menghambat perkembangan janin dan membahayakan kesehatannya. Tujuan Penelitian ini untuk Mengetahui efektifitas aromaterapi peppermint dengan penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja puskesmas tongkuno kabupaten muna. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-exsperimental dan menggunakan rancanngan one-grup pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester pertama yang mengalami mual muntah di Puskesmas Tongkuno sebanyak 41 ibu. Total sampling dalam penelitian ini sebanyak 41 ibu, hamil dimana seluruh populasi di jadikan sebagai sampel. Metode analisis menggunakan uji statistik uji paried sampel t-test yakni membandingkan data sebelum dan sesudah seduhan peppermint, dan di peroleh mean perbedaan pretest dan postest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebelum diberikan aromaterapi peppermint, sebagian besar ibu hamil trimester I mengalami emesis gravidarum dengan tingkat keparahan sedang hingga berat berdasarkan hasil pengukuran menggunakan kuisioner PUQE-24. Setelah diberikan aromaterapi peppermint selama masa intervensi, terjadi penurunan tingkat keparahan emesis gravidarum, dimana sebagian besar responden mengalami penurunan ferekunsi dan intensitas mual muntah dibandingkan sebelum intervensi. Hasi uji stastistik paired sampel t-test menunjukan nilai p value =0,000 [p<0,05], sehingga terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat emesis gravidarum sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi peppermint.</p>Yulli FetyWa Ode AstikaApriyanti
Copyright (c) 2026 Yulli Fety, Wa Ode Astika, Apriyanti
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-202026-09-20441847185610.63265/jkti.v4i4.362Analisis Perbedaan Pemberian Esktrak Pisang Kepok Mengkal (Musa Paradasiaca L.) Dan Sagu (Metroxylon Sp.) Terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit BALB/c
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/354
<p>Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu upaya pengendalian kadar glukosa darah dapat dilakukan melalui pemanfaatan pangan lokal yang mengandung pati resisten dan serat, seperti pisang kepok mengkal <em>(Musa paradisiaca L.)</em> dan sagu <em>(Metroxylon sp.).</em> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh pemberian ekstrak pisang kepok mengkal dan ekstrak sagu terhadap kadar glukosa darah pada mencit BALB/c. Penelitian ini merupakan <em>true experimental</em> dengan rancangan <em>control group design</em> menggunakan 28 ekor mencit BALB/c jantan yang dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, kelompok ekstrak pisang kepok mengkal, dan kelompok ekstrak sagu. Analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA dan dilanjutkan dengan Post-Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok (p<0,05). Pemberian ekstrak pisang kepok mengkal menurunkan kadar glukosa darah sebesar 141,7 mg/dL, sedangkan ekstrak sagu menurunkan kadar glukosa darah sebesar 187,7 mg/dL. Hasil uji Post-Hoc LSD menunjukkan ekstrak sagu memberikan penurunan kadar glukosa darah yang lebih besar dibandingkan ekstrak pisang kepok mengkal. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh pemberian ekstrak pisang kepok mengkal dan ekstrak sagu terhadap kadar glukosa darah pada mencit BALB/c.</p>Chusnul Fharadilla GahaLisnawatyParidah
Copyright (c) 2026 Chusnul Fharadilla Gaha, Lisnawaty, Paridah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-08-052026-08-05441664168610.63265/jkti.v4i4.354Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Keracunan Makanan Pada Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Di SMA Negeri 7 Baubau Tahun 2025
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/340
<p>Keracunan makanan merupakan masalah kesehatan yang serius dan perlu segera ditangani untuk mencegah penyebaran lebih lanjut serta menghindari kejadian serupa di masa depan. Gejala penyakit akibat makanan dapat berkisar dari ringan, seperti mual, muntah, nyeri perut, sakit kepala, diare, dehidrasi, dan rasa lemas, hingga kondisi yang lebih parah dan berisiko mengancam nyawa. Penelitian ini bertujuan <strong> </strong>untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian keracunan makanan pada program makanan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 7 Baubau Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain <em>cross sectional. </em>Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 7 Baubau Tahun 2025 berjumlah 279 orang dengan jumlah sampel 100 responden yang ditentukan dengan rumus slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em>Stratified Random Sampling</em>. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner , kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-Square menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dan <em>Fisher Exact Test </em>menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan (<em>p value </em>0,024) dan jenis makanan (<em>p value </em> 0,011) dengan kejadian keracunan makanan. Dan hasil uji <em>Fisher Exact Test </em>menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan kebiasaan mencuci tangan (<em>p value </em>1,000) dengan kejadian keracunan makanan. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa faktor Pengetahuan dan jenis makanan berhubungan dengan kejadian keracunan makanan pada siswa SMA Negeri 7 Baubau tahun 2025.</p>Suci PutrianaHariati LestariNurhijrianti Akib
Copyright (c) 2026 Suci Putriana, Hariati Lestari, Nurhijrianti Akib
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-06-302026-06-30441652166310.63265/jkti.v4i4.340Sustainable In Silico Discovery of Antihypertensive Agents from Papuan Red Fruit Compounds
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/324
<p><em>Hypertension remains a leading cause of cardiovascular morbidity and mortality worldwide, while the long-term use of angiotensin-converting enzyme inhibitors (ACEIs) is often associated with adverse effects, drug resistance, and high treatment costs, highlighting the need for safe and affordable natural alternatives. Pandanus conoideus (red fruit), an endemic Papuan plant rich in carotenoids, tocopherols, unsaturated fatty acids, and phenolic compounds, has demonstrated antioxidant and vasoprotective properties that may inhibit ACE activity. This study aimed to evaluate the ACE inhibitory potential of major carotenoids from P. conoideus using an in silico approach. Molecular docking and pharmacokinetic analyses were performed using BIOVIA Discovery Studio, AutoDockTools, and AutoDock Vina to prepare molecular structures, simulate ligand–receptor interactions, and visualize binding conformations. The results showed that ?-carotene, lutein, and capsanthin exhibited stronger binding affinities toward ACE (?8.4 to ?8.7 kcal/mol) than the reference drug captopril (?5.7 kcal/mol). Whereas captopril primarily formed hydrogen bonds with Arg522, carotenoids were stabilized mainly through hydrophobic and van der Waals interactions within the ACE catalytic pocket. Capsanthin demonstrated the most favorable binding configuration by forming additional hydrogen bonds with Phe102 and Gln120, suggesting greater binding stability. These findings indicate that carotenoids from Pandanus conoideus, particularly capsanthin, have promising potential as natural ACE inhibitors and warrant further in vitro and in vivo investigations to validate their antihypertensive efficacy and safety</em></p>Mitsla Chusnica Aulia As’arSiti Syahral AinWisnu Gandhi TriwibowoNabil Athoillah
Copyright (c) 2026 Mitsla Chusnica Aulia As’ar, Siti Syahral Ain, Wisnu Gandhi Triwibowo, Nabil Athoillah
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-232026-07-23441638165110.63265/jkti.v4i4.324Identifikasi Bakteri Dengan Menggunakan Reaksi Uji Koefisien Venol
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/322
<p>Identifikasi bakteri merupakan salah satu tahapan penting dalam bidang mikrobiologi untuk mengetahui karakteristik dan sensitivitas bakteri terhadap zat antimikroba. Salah satu metode yang digunakan adalah reaksi uji koefisien fenol, yaitu metode yang bertujuan untuk membandingkan efektivitas daya bunuh suatu desinfektan terhadap bakteri dengan fenol sebagai standar. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi respons bakteri melalui pengamatan pertumbuhan bakteri setelah diberikan perlakuan desinfektan pada konsentrasi dan waktu tertentu. Metode penelitian meliputi persiapan media, inokulasi bakteri, pemberian larutan fenol dan desinfektan uji, serta pengamatan pertumbuhan bakteri setelah inkubasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai koefisien fenol dapat digunakan sebagai indikator kemampuan desinfektan dalam menghambat atau membunuh bakteri. Semakin tinggi nilai koefisien fenol, maka semakin efektif daya antibakteri desinfektan tersebut dibandingkan fenol. Reaksi uji koefisien fenol dapat digunakan sebagai metode identifikasi dan evaluasi efektivitas desinfektan terhadap pertumbuhan bakteri.</p>SuharyanisaWidya FitriJulia SusantiYanti MusyawarahBetharina br TariganNuranti RumelaYessica Naya Celia ManaluSiti Dinda MahfiraNadya RahmayanaGressia Purnama
Copyright (c) 2026 Suharyanisa, Widya Fitri, Julia Susanti, Yanti Musyawarah, Betharina br Tarigan, Nuranti Rumela, Yessica Naya Celia Manalu, Siti Dinda Mahfira, Nadya Rahmayana, Gressia Purnama
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-232026-07-23441600160710.63265/jkti.v4i4.322Determinan Gangguan Kesehatan Kronis Akibat Paparan Pestisida pada Petani Indonesia: Systematic Literature Review
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/321
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Paparan pestisida kronis pada petani Indonesia merupakan masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko berbagai penyakit kronis akibat akumulasi pajanan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik paparan spesifikasi, menganalisis determinan gangguan kesehatan kronis, serta mengusulkan efektivitas pencegahannya. Penelitian menggunakan metode </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Systematic Literature Review</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Penelusuran artikel dilakukan berdasarkan data PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dinilai menggunakan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Tools</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> dan disintesis secara tematik. Sebanyak 18 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa spesies organofosfat merupakan jenis yang paling banyak digunakan dan secara konsisten berhubungan dengan peningkatan risiko gangguan endokrin, metabolik, respirasi, kardiovaskular, dan neurobehavioral. Risiko tersebut dipengaruhi oleh masa kerja yang panjang, durasi penyemprotan yang tinggi, praktik pencampuran pestisida, rendahnya kepatuhan penggunaan alat pelindung diri, serta higiene personal yang kurang baik. Sebaliknya, intervensi pendidikan keselamatan dan kesehatan kerja terbukti meningkatkan perilaku kerja aman petani. Paparan kontaminasi kronis merupakan determinan multifaktorial gangguan kesehatan kronis pada petani Indonesia sehingga diperlukan penguatan program keselamatan dan kesehatan kerja melalui skrining kesehatan berkala, edukasi berkelanjutan, dan peningkatan kepatuhan terhadap penggunaan alat pelindung diri.</span></span></p>Muhammad Miftah FaridDewi Purnamawati
Copyright (c) 2026 Muhammad Miftah Farid, Dewi Purnamawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-232026-07-23441624163710.63265/jkti.v4i4.321Stres dan Hubungan dengan Ketidakaturan Siklus Menstuasi: Narrative Literature Review
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/308
<p>Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang banyak dialami perempuan usia reproduktif dan berpotensi memengaruhi kesehatan reproduksi, khususnya keteraturan siklus menstruasi. Paparan stres yang berkepanjangan dapat mengganggu regulasi hormonal melalui mekanisme neuroendokrin sehingga memicu gangguan menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres dan ketidakteraturan siklus menstruasi pada perempuan usia reproduktif berdasarkan hasil penelitian ilmiah terkini. Metode yang digunakan adalah <em>literature review</em> terhadap artikel ilmiah periode 2020–2026 yang diperoleh melalui basis data PubMed, Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci <em>stress, menstrual irregularity, HPA axis, cortisol,</em> dan <em>reproductive health</em>. Sebanyak 100 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan signifikan antara tingkat stres dan gangguan siklus menstruasi. Stres dapat mengaktifkan sumbu Hipotalamus–Pituitari–Adrenal (HPA) yang meningkatkan kadar kortisol sehingga mengganggu keseimbangan hormon reproduksi seperti GnRH, FSH, LH, estrogen, dan progesteron. Kesimpulannya, stres berperan penting terhadap ketidakteraturan menstruasi, sehingga pengelolaan stres diperlukan untuk menjaga kesehatan reproduksi perempuan.</p>Endah KhameliaDewi Purnamawati
Copyright (c) 2026 Endah Khamelia, Dewi Purnamawati
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-07-232026-07-23441608162310.63265/jkti.v4i4.308Hubungan Peningkatan Berat Badan Dan Kualitas Fungsi Seksual Dengan Lama Penggunaan KB Suntik Progestin
https://journal.larpainstitute.com/index.php/jkti/article/view/290
<p>Penggunaan suntikan progestin sebagai alat kontrasepsi adalah salah satu cara perlindungan keluarga yang popular, Penggunaan jangka panjang bisa menyebabkan penambahan berat badan, namun efek samping lain yaitu gangguan fungsi seksual menjadi perhatian penting. Menganalisis hubungan antara peningkatan berat badan dan kualitas fungsi seksual dengan lama penggunaan KB suntik progestin di TPMB Dyah Febriani Kabupaten Sleman. Studi ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan yang bersifat observasional serta rancangan cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 33 orang pengguna KB suntik progestin. Mayoritas responden tergolong dalam kelompok usia yang aman (20–35 tahun) dan berstatus multipara. Mayoritas mengalami penambahan berat badan dalam kategori tidak normal (69,7%), dan 20 orang (60,6%) yang tidak mengalami gangguan fungsi seksual. Adanya hubungan yang bermakna antara lama penggunaan KB suntik progestin dengan peningkatan berat badan (p = 0,01) dan kualitas fungsi seksual (p = 0,047). Makin panjang durasi pemakaian KB suntik progestin, makin besar risiko terjadinya penambahan berat badan dan penurunan kualitas fungsi seksual</p>HalmawatiEster Ratnaningsih
Copyright (c) 2026 Halmawati, Ester Ratnaningsih
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
2026-09-252026-09-25441940194910.63265/jkti.v4i4.290