Edukasi Kesehatan Tentang Anemia Pada Remaja Putri di Dusun Pengeot Desa Kelebuh

Authors

  • Dina Mariana Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan, Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu
  • Omiati Natalia rogram Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan, Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu
  • Meitia Herawati rogram Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Kesehatan, Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.448

Keywords:

Anemia, Edukasi Kesehatan, Remaja Putri, Tablet Tambah Darah, Asuhan Kebidanan Komunitas

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian karena dapat memengaruhi kondisi fisik, konsentrasi belajar, dan produktivitas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai anemia serta upaya pencegahannya melalui edukasi kesehatan di Dusun Pengeot, Desa Kelebuh. Pelaksanaan menggunakan pendekatan studi kasus melalui tahapan asuhan kebidanan komunitas yang meliputi pengkajian, interpretasi data, identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Sasaran utama adalah Nn. N berusia 15 tahun dengan anemia sedang. Pengkajian dilakukan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, pengukuran antropometri, tanda-tanda vital, dan pemeriksaan kadar hemoglobin. Hasil pengkajian menunjukkan keluhan mudah lelah, mengantuk, sulit berkonsentrasi, dan pusing, disertai konjungtiva pucat serta kadar hemoglobin 10,5 g/dL. Intervensi meliputi edukasi mengenai anemia, pemenuhan nutrisi terutama sumber zat besi dan vitamin C, pemberian serta edukasi konsumsi tablet tambah darah (TTD), pola istirahat, dan penguatan dukungan keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa klien memahami materi yang diberikan, bersedia mengonsumsi TTD secara teratur, memperbaiki pola makan, menerapkan pola istirahat yang cukup, dan melakukan kunjungan ulang sesuai anjuran. Edukasi kesehatan berbasis keluarga dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran remaja putri terhadap pencegahan anemia.

References

Ekasanti, I., Adi, A. C., Yono, M, Nirmala G, F., & Isfandriani, M. A. (2020). Determinans of Anemia among Early Adolescent Girls in Kediri City. Amerta Nutrition, 4(4), 271–279.

Fitriany, J., & Saputri, A. I. (2018). Anemia Defisiensi Besi. VERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 4(2), 1–14.

Habtegiorgis, S. D., Petrucka, P., Telayneh, A. T. (2022). Prevalence and associated factors of anemia among adolescent girls in Ethiopia: a systematic review and meta-analysis. International Journal of Pediatrics, 1–13.

Harahap, D. M., & Syampurma, H. (2022). Tinjauan Status Gizi Siswa SMP Negeri 2 Tajung Raya Kabupaten Agam. Jurnal Pendidikan Dan Olahraga, 5(9), 8–14.

Juffie, M., Helmyati, S., & Hakimi, M. (2020). Nutritional anemia in Indonesia children and adolescents: Diagnostic reliability for appropriate management. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 29(1), 18–31.

Kemenkes RI. (2021). Pedoman Pencegahan dan Pengobatan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

KemenKesRI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia.

Krishnan, V., Zaki, R. A., Nahar, A. M., Jalaludin, M. Y., & Majid, H. A. (2021). The longitudinal relationship between nutritional status and anaemia among Malaysian adolescents. The Lancet Regional Health - Western Pacific, 15.

Kusumawati, E., Astutik, V. Y., & Utami, W. T. (2025). Konsep Dasar Kebidanan Komunitas. Forind.

Loteng, D. (2024). profil kesehatan Lombok Tengah.

Mangngi, A. P., Nainggolan, L., Sormin, R. E. M., & Mauliyah, I. (2022). ASUHAN KEBIDANAN DI. Get Press Indonesia.

Marlini. (2021). Sosialisasi Protokol Kesehatan Pembelajaran Tatap Muka Pada Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 6–14.

NTB, D. K. P. (2024). NTB Satu data.

Proverawati. (2021). Menarche: Menstruasi Pertama Penuh Makna. Nuha mEdika.

Ramadhanti, I. P. (2025). Asuhan Kebidanan Anemia Pada Remaja Indonesia. CV. Pustaka Inspirasi Minang.

Sarwono, S. (2020). Psikologi Remaja. PT Rajagrafindo Persada.

Varney, H. (2021). Buku Ajar Asuhan Kebidanan. EGC.

WHO. (2022). Girls’ Education.

WHO. (2024). Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations. https://iris.who.int/.

Downloads

Published

2026-09-23

How to Cite

Mariana, D., Natalia, O. ., & Herawati, M. (2026). Edukasi Kesehatan Tentang Anemia Pada Remaja Putri di Dusun Pengeot Desa Kelebuh. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(4), 1857–1865. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.448