Hubungan Penerapan Protokol Keselamatan Pasien Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Puskesmas Batu

Authors

  • Erika Ayu Dwi Agustin STIKES Widyagama Husada Malang
  • Frengki Apryanto STIKES Widyagama Husada Malang
  • Wenny Rahmawati STIKES Widyagama Husada Malang

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.430

Keywords:

Protokol Keselamatan Pasien, Keselamatan Pasien, Kepuasan Pasien

Abstract

Keselamatan pasien merupakan indikator penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang berkontribusi terhadap kepercayaan dan kepuasan pasien. Studi pendahuluan di Puskesmas Batu menunjukkan adanya ketidakkonsistenan penerapan protokol keselamatan pasien serta kesenjangan antara harapan dan pengalaman pasien dalam menerima pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan protokol keselamatan pasien dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Batu. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dan dilaksanakan pada Mei 2026. Responden terdiri atas 50 tenaga kesehatan, meliputi perawat, bidan, dan dokter, serta 50 pasien. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penerapan protokol keselamatan pasien dan kuesioner kepuasan pasien. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Somers’ d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga kesehatan patuh dalam menerapkan protokol keselamatan pasien, yaitu 33 orang (66,0%), sedangkan 17 orang (34,0%) cukup patuh. Tidak ditemukan tenaga kesehatan dalam kategori tidak patuh. Sebagian besar pasien memiliki tingkat kepuasan baik, yaitu 45 orang (90,0%), sedangkan 5 orang (10,0%) memiliki tingkat kepuasan cukup. Hasil uji Somers’ d menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara penerapan protokol keselamatan pasien dan tingkat kepuasan pasien (koefisien korelasi = 0,294; p = 0,010). Kekuatan hubungan tergolong rendah, tetapi menunjukkan kecenderungan bahwa penerapan protokol keselamatan pasien yang lebih baik berkaitan dengan kepuasan pasien yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan protokol keselamatan pasien berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Batu. Konsistensi penerapan protokol perlu ditingkatkan melalui pelatihan berkelanjutan, supervisi, penguatan budaya keselamatan, serta peningkatan komunikasi dan ketanggapan tenaga kesehatan.

References

Alharbi, M. F., Alharbi, F. S., & Alenezi, A. (2021). Patient safety protocols and satisfaction outcomes: A cross-sectional analysis. International Journal of Nursing Studies, 123, 103876. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2021.103876

Alotaibi, Y. K., & Federico, F. (2020). The impact of health information technology on patient safety. International Journal of Medical Informatics, 144, 104234. https://doi.org/10.1016/j.ijmedinf.2020.104234

Aminayanti, Kusumapradja, R., & Arrozi, M. F. (2021a). Pengaruh budaya keselamatan pasien dan kepuasan kerja terhadap kinerja perawat dalam melaksanakan program keselamatan pasien di RSUD Sekayu. Jurnal Keperawatan.

Andriani, R. (2020). Dampak insiden keselamatan pasien terhadap sistem kepercayaan masyarakat di fasilitas kesehatan. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Aung, E., Whop, L. J., & Cuesta-Briand, B. (2019). Hand hygiene programs and patient satisfaction in primary care settings. BMJ Open, 9, e029694. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2019-029694

Bates, D. W., Levine, D. M., & Salmasian, H. (2023). Digital transformation and patient safety outcomes. BMJ Quality and Safety, 32, 15694. https://doi.org/10.1136/bmjqs-2022-015694

Batu, D. K. K. (2024). Data survei kepuasan pasien Puskesmas Bumiaji Kota Batu. Dinas Kesehatan Kota Batu. https://dinkes.batukota.go.id/

Darmawan, A., Sari, N. P., & Wibowo, H. (2022). Transparansi biaya dan pengaruhnya terhadap kepuasan pasien di puskesmas Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia.

Doyle, C., Lennox, L., & Bell, D. (2023). Patient-centred care and perceived value in primary health services. BMJ Open, 13, e067453. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2022-067453

Firdaus, A. (2023). Insiden keselamatan pasien yang tidak tertangani dan dampaknya terhadap kepercayaan layanan puskesmas. Jurnal Keperawatan Komunitas.

Firdaus, A., Nugroho, R., & Santoso, B. (2021). Implementasi JKN dan dampaknya terhadap aksesibilitas serta kepuasan pasien di puskesmas perkotaan dan pedesaan. BMC Health Services Research, 21, 6344. https://doi.org/10.1186/s12913-021-06344-0

Hasanah, N. (2024). Kajian hubungan penerapan protokol keselamatan pasien dengan kepuasan pasien pada layanan kesehatan primer. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan.

Hidayat, A., Prasetyo, B., & Wulandari, D. (2021). Digitalisasi rekam medis dan pengaruhnya terhadap efisiensi pelayanan dan kepuasan pasien. Patient Preference and Adherence, 15, 298741. https://doi.org/10.2147/PPA.S298741

Huriati, H., Nurdin, N., & Basri, M. (2022). Peran perawat dalam implementasi protokol keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 13(2). https://doi.org/10.1177/00469580221086294

Indonesia, K. K. R. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Juniarti, N. (2018). Kepatuhan petugas kesehatan terhadap standar keselamatan dan dampaknya pada kejadian insiden. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Kurniati, A., Efendi, F., & Hadisuyatmana, S. (2021). Clinical competence and patient satisfaction in Indonesian primary healthcare. BMC Health Services Research, 21, 6344. https://doi.org/10.1186/s12913-021-06344-0

Lee, S., Kim, J., & Park, H. (2023). Periodic staff training and patient satisfaction outcomes: Evidence from Korean primary healthcare. BMC Health Services Research, 23, 9189. https://doi.org/10.1186/s12913-023-09189-x

Masterson, R., Foster, A., & Green, T. (2022). Human interaction quality as a primary driver of patient satisfaction in healthcare. Health Management Research. https://doi.org/10.1097/HMR.0000000000000372

Ningsih, R., Dewi, S., & Haryanto, A. (2022). Aksesibilitas geografis dan pengaruhnya terhadap frekuensi kunjungan serta kepuasan pasien puskesmas. BMC Health Services Research, 22, 7875. https://doi.org/10.1186/s12913-022-07875-w

Nurhayati, S. (2021). Pelatihan berkelanjutan tenaga kesehatan dan pengaruhnya terhadap kepatuhan protokol keselamatan pasien. Jurnal Keperawatan.

Organization, W. H. (2021). Patient safety: Global action on patient safety. WHO Press.

Osborn, R., Doty, M. M., & Moulds, D. (2022). Patient safety in global healthcare systems: Standards, protocols and outcomes. Health Affairs Press.

Powell, R., Davies, H., & Bannister, J. (2023). Wait time and patient satisfaction: A quantitative analysis across primary care settings. Health Management Research. https://doi.org/10.1097/HMR.0000000000000341

Prasetyo, A., Rahayu, S., & Wibowo, H. (2023). Waktu tunggu sebagai prediktor kepuasan pasien di puskesmas Indonesia. BMC Health Services Research, 23, 9172. https://doi.org/10.1186/s12913-023-09172-6

Pratiwi, D., Kusuma, H., & Rahayu, S. (2022). Patient satisfaction as a predictor of loyalty in primary healthcare facilities. SAGE Open Medicine, 10. https://doi.org/10.1177/20503121221135372

Puspitasari, D. (2025). Keselamatan pasien sebagai isu sentral pelayanan kesehatan Indonesia: Tinjauan terkini. Jurnal Keperawatan Nasional.

Rahmawati, W., Kusuma, R., & Dewi, A. (2022). Empati dan komunikasi tenaga kesehatan sebagai prediktor kepuasan pasien. Patient Preference and Adherence, 16, 348112. https://doi.org/10.2147/PPA.S348112

Rathert, C., May, D. R., & Williams, E. S. (2011). Patient safety perceptions in patient experience-satisfaction relationship. Health Care Management Review, 36(4), 359–368.

Rathert, C., Wyrwich, M. D., & Boren, S. A. (2022). Patient-centred protocols and trust-building in healthcare encounters. Health Policy, 126, 104789. https://doi.org/10.1016/j.healthpol.2022.104789

Saputra, B. (2022). Kesalahan pemberian obat dan infeksi nosokomial akibat ketidakpatuhan protokol keselamatan. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia.

Sari, D., Wahyuni, N., & Kusuma, H. (2019). Infection control bundles and patient-perceived quality improvement. American Journal of Infection Control, 47(12). https://doi.org/10.1016/j.ajic.2019.07.002

Sulistyaningrum, E., & Suryani, D. (2019). Dampak pelanggaran protokol keselamatan terhadap reputasi puskesmas dan kepercayaan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Suryanto, A., Rahayu, D., & Kurniawan, B. (2022). Time-out procedure adherence and patient safety perception in primary care. Patient Preference and Adherence, 16, 348114. https://doi.org/10.2147/PPA.S348114

Ulumiyah, N. H. (2018). Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan penerapan upaya keselamatan pasien di puskesmas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 6(2).

Wahyuni, S., Handayani, R., & Nugroho, A. (2021). Patient safety accreditation and satisfaction scores in Indonesian puskesmas. BMC Health Services Research, 21, 6923. https://doi.org/10.1186/s12913-021-06923-1

Wulandari, F., & Supriyanto, S. (2021). Communication training for healthcare staff and its effect on patient complaint rates. BMC Health Services Research, 21, 6923. https://doi.org/10.1186/s12913-021-06923-1

Zakaria, F. M. (2017). Pengaruh kualitas pelayanan dan sasaran keselamatan pasien terhadap kepuasan pasien di Rumah Sakit Prima Husada Malang. Jurnal Manajemen Kesehatan.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Agustin, E. A. D., Apryanto, F. ., & Rahmawati, W. . (2026). Hubungan Penerapan Protokol Keselamatan Pasien Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Puskesmas Batu. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(4), 2381–2391. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.430