Hubungan Pengelolaan Sampah, Sanitasi Lingkungan Dan Jenis Dagangan Dengan Angka Kepadatan Lalat Di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari Tahun 2026

Authors

  • Nur Ain Universitas Halu Oleo Kendari
  • Siti Rabbani Karimuna Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo
  • Siti Nurfadilah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.427

Keywords:

pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, jenis dagangan, kepadatan lalat, pasar tradisional.

Abstract

Lalat merupakan vektor mekanis berbagai penyakit yang keberadaannya dipengaruhi oleh kondisi pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, dan karakteristik jenis dagangan di pasar tradisional. Pasar Basah Mandonga Kota Kendari merupakan salah satu pasar dengan aktivitas perdagangan yang tinggi sehingga berpotensi meningkatkan kepadatan lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, dan jenis dagangan dengan angka kepadatan lalat di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 457 pedagang, dengan sampel sebanyak 209 pedagang yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengukuran kepadatan lalat dilakukan menggunakan fly grill, sedangkan data pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, dan jenis dagangan diperoleh melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher Exact pada tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penyimpanan sampah, pengumpulan sampah, kondisi drainase/SPAL, dan jenis dagangan dengan angka kepadatan lalat. Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara pengangkutan sampah dan kebersihan los pedagang dengan angka kepadatan lalat. Disimpulkan bahwa pengangkutan sampah dan kebersihan los merupakan faktor yang berhubungan dengan kepadatan lalat di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari. Oleh karena itu, pengelola pasar perlu meningkatkan ketepatan waktu pengangkutan sampah dan pengawasan kebersihan los untuk menekan populasi lalat dan mencegah risiko penyakit berbasis lingkungan.

References

Ananda, D. R., Majid, R., & Yasnani. (2025). Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pedagang Dalam Pengelolaan Sampah di Pasar PKL Lawata Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo, 5(4), 70–80.

Ananda, D. R., Majid, R., & Yasnani. (2025). Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pedagang Dalam Pengelolaan Sampah di Pasar PKL Lawata Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo, 5(4), 70–80.

Auliani, R. (2020). Peran Bank Sampah Induk Dalam Pengelolaan Sampah Kota Medan. Jurnal Abdidas, 1(5), 330–338.

Azhari, & Siska. (2022). Pengendalian Vektor Lalat di Kandang Ayam di Kecamatan Bangkinang Kota Tahun 2022. Diss. Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

Aziz, I. A. (2025). Simak Komposisi Sumber Sampah di Indonesia 2024.

Dinkes Kota Kendari. (2024). Data Diare Tahun 2024.

Erndana, N. (2021). Tinjauan Sistem Pengelolaan Sampah Di Pasar Pematang Raya Kabupaten Simalungun Tahun 2021. Karya Tulis Ilmiah. Politeknik Kemenkes RI. Medan.

Fitriana, E., & Mulasari, S. A. (2021). Efektifitas Variasi Umpan Pada Fly Trap Dalam Pengendalian Kepadatan Lalat Di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Andong Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(1), 59–64. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jkli.20.1.59-64

Hidayat, R., & et al. (2023). Penerapan Aplikasi Bank Sampah Untuk Meningkatkan Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan Di Kelurahan Nanga Bulik. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(2), 1504–1509.

Irma. (2023). Konsep Dasar Pengendalian Vektor Penyakit Tropis.

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019.

Kemenkes RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 (Issue 55). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepmenkes No. 17. (2020). Penyelenggaraan Pasar Sehat.

KLHK. (2024). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional.

Maru, M. N. D. (2025). Hubungan Keadaan Sanitasi Tempat Pedagang Dengan Kepadatan Lalat di Pasar Tradisional Kebon Roek Kota Mataram. Skripsi. Poltekkes Kemenkes Denpasar.

Mu’arifah, A. (2021). Tingkat Kepadatan Lalat Sekitar Kandang Peternakan Ayam Di Dusun Blubuk Rt 45, Sendangsari, Pengasih Kabupaten Kulon Progo. Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, 1–10.

Muarifa, A. I. (2023). Analisis Sarana Pengelolaan Sampah dan Angka Kepadatan Lalat di Pasar Kota Metro Tahun 2023. Skripsi. Politeknik Kesehatan Tanjung Karang.

Nanda, M., & et al. (2024). Hubungan Sanitasi Pasar dengan Tingkat Kepadatan Lalat di Pasar Tradisional Pancur Batu. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(1), 244–251.

Novitry, F., Lilia, D., & Harto, T. (2021). Analisis Hubungan Sanitasi Dasar Dengan Angka Kepadatan Lalat Pada Warung Makan Di Pasar Atas Batu raja Tahun 2021. Journal Of Safety And Health, 1(2), 19–28.

Permana, A. D., Susanto, A., & Giffari, F. R. (2022). Kinerja Pertumbuhan Larva Lalat Tentara Hitam Hermetia illucens Linnaeus (Diptera: Stratiomyidae) pada Substrat Kulit Ari Kedelai dan Kulit Pisang. Agrikultura, 33(1), 13. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/agrikultura.v33i1.36188

Permenkes RI No. 27. (2020). Pengelolaan Sampah Spesifik.

Purba, M. J. (2024). Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kepadatan Lalat di Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPSS) Kecamatan Telanaipura Kota Jambi 2023.

Putra, W. T. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah Di Bank Sampah. Jambura Journal of Community Empowerment, 69–78.

Rahman, T. (2022). Analisis Faktor Risiko Kepadatan Lalat Di Pasar Rakyat Kota Makassar. Media Litbangkes, 32(4), 289–298.

Rohim, I. M. (2023). Panduan Pengelolaan Sampah. Michosan Center Indonesia.

Santi, D. N. (2019). Manajemen Pengendalian Lalat. USU Digital library.

Simanjuntak, R. R., & Syamsulhadi, M. (2025). Keanekaragaman Lalat Buah (Diptera: Tephritidae) Pada Tanamanjambu Air (Syzygium Aqueuml.) Di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jawa Tengah: Studi Perbandingan Jenis Atraktan. Journal HPT, 13(1). https://doi.org/10.21776/ub.jurnalhpt.2025.013.1.2

Sumantri, A. (2017). Ilmu dan Etika Farmasi Kesehatan Lingkungan.

Shahanaz, E., Zwally, K. M., Powers, C., et al. (2025). Flies as vectors of foodborne pathogens through food animal production: Factors affecting pathogen transmission. Journal of Food Protection.

UPTD Puskesmas Poasia. (2024). Data Populasi Wilayah Kerja Puskesmas Poasia.

World Health Organization. (2023). Sanitation and health. Geneva: WHO

World Bank Group. (2023). What a Waste 2.0, a Global Snapshot Of Solid Waste Management To 2050.

Andriani, U. (2021). Hubungan fasilitas sanitasi dasar dengan tingkat kepadatan lalat pada rumah makan di kecamatan tanjung karang pusat kota bandar lampung. Ruwa Jurai, 13(2), 64–69.

Arif, M. I., & Sarmaliana. (2023). Hubungan Sanitasi Pasar Dengan Kepadatan Lalat Pada Pasar Induk Minasa Maupa Kabupaten Gowa. Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 23(2), 216–225.

Auliani, R. (2020). Peran bank sampah induk dalam pengelolaan sampah Kota Medan. Jurnal Abdidas, 1(5), 330–338.

Ayu, P. M., Sali, I. W., & Aryana, I. K. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Sikap Dan Tindakan Pedagang Dalam Mengelola Sampah Dengan Kepadatan Lalat Di Pasar Desa Adat Sembung Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(2), 108–115.

Feni, Rahmawati, & Firmansyah. (2022). Hubungan Pengelolaan Sampah dan Sanitasi Lingkungan dengan Angka Kepadatan Lalat. Jurnal Healthy Mandala Waluya, 1(3), 144–154.

Hutasuhut, V. A. (2022). Analisis Kepadatan Lalat Pada Pedagang Ikan di Pasar Tradisional Kampung Lalang. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 7(2), 115–119.

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019.

Kristanti, I. (2021). Hubungan Pengelolaan Sampah Dengan Tingkat Kepadatan Lalat Di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Jurnal Kesehatan, 12(1), 9–16.

Mahmudah, A. I., & Wijayanti, Y. (2023). Hubungan Pengelolaan Sampah dengan Tingkat Kepadatan Lalat di TPS Kabupaten Klaten. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 4(1).

Marisdayana, R., & Hermawan, M. A. (2022). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepadatan Lalat Di TPS Yang Ada Di Kecamatan Jambi Selatan. Jurnal Promotif Preventif, 5(1), 16–22.

Nanda, M., Syafa, N. A., Ginting, N. B., Rizka, S., & Irene, H. (2025). Hubungan Hygiene Sanitasi Lingkungan Dengan Kepadatan Lalat Di Pusat Kuliner Padang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 6906–6914.

Prajaningtyastiti, A. R., & Pawenang, E. T. (2023). Pengelolaan Sampah dengan Tingkat Kepadatan Lalat pada Tempat Penampungan Sementara (TPS). Higeiajournal Of Public Health Research And Development, 7(1), 55–66.

Rahim, F. K., Rohmatunisa, R., & Amalia, I. S. (2020). Model Prediksi Kepadatan Lalat Di Pasar Kabupaten Kuningan Jawa Barat Indonesia. Journal Of Public Health Inovation, 10(1), 72–82.

Repalia, K. H., Sunarsih, E., Pratiwi, L. D., Razak, R., Sriwijaya, U., Ilir, O., & Selatan, S. (2026). Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Sikap Pedagang dengan Kepadatan Lalat di Pasar Tradisional Kota Bengkulu pasar tradisional . Namun demikian , Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan. 5(1).

Santi, D. N. (2019). Manajemen Pengendalian Lalat. USU Digital library.

WHO. (2020). Air, Sanitasi, Higiene, dan Pengelolaan Limbah yang Tepat Dalam Penanganan Wabah COVID-19.

Downloads

Published

2026-09-13

How to Cite

Ain, N., Karimuna, S. R. ., & Nurfadilah, S. . (2026). Hubungan Pengelolaan Sampah, Sanitasi Lingkungan Dan Jenis Dagangan Dengan Angka Kepadatan Lalat Di Pasar Basah Mandonga Kota Kendari Tahun 2026. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(4), 1775–1793. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.427