Gambaran Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Care Berdasarkan Pengetahuan, Aksesibilitas Pelayanan Kesehatan, Dan Keluhan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.419Keywords:
Antenatal Care, Model Andersen, Pengetahuan, Aksesibilitas, Keluhan Ibu HamilAbstract
Pelayanan Antenatal Care (ANC) merupakan salah satu upaya penting dalam pemantauan kesehatan ibu dan janin serta deteksi dini faktor risiko dan komplikasi kehamilan. Pemanfaatan pelayanan ANC dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berdasarkan Model Andersen, faktor tersebut meliputi faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemanfaatan pelayanan ANC berdasarkan pengetahuan ibu hamil, aksesibilitas pelayanan kesehatan, dan keluhan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Juni 2026 di wilayah kerja Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari. Populasi penelitian berjumlah 200 ibu hamil, dengan sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan data kunjungan ANC pada Buku KIA, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang mengenai ANC K6, yaitu sebanyak 19 orang (63,3%), sedangkan 11 orang (36,7%) memiliki pengetahuan baik. Seluruh responden sebanyak 30 orang (100%) menyatakan aksesibilitas pelayanan kesehatan mudah dijangkau. Sebagian besar responden mengalami keluhan selama kehamilan, yaitu sebanyak 26 orang (86,7%), sedangkan 4 orang (13,3%) tidak mengalami keluhan. Pemanfaatan pelayanan ANC K6 sebagian besar berada pada kategori tidak lengkap, yaitu sebanyak 25 orang (83,3%), sedangkan hanya 5 orang (16,7%) yang melakukan kunjungan ANC secara lengkap sesuai standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aksesibilitas pelayanan kesehatan telah tergolong mudah, pemanfaatan ANC K6 masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan promosi kesehatan mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara teratur serta pemenuhan standar minimal enam kali kunjungan ANC.
References
Alemu Anshebo, A., Markos, Y., Behera, S., & Gopalan, N. (2025). Factors associated with antenatal care utilization among women with disabilities in Ethiopia: Using Andersen’s Behaviour Model of Health Service Use. PLOS Global Public Health, 5(6), e0004759. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0004759[cite: 3]
Alkhawaldeh, A., ALBashtawy, M., Rayan, A., Abdalrahim, A., Musa, A., Eshah, N., Abu Khait, A., Qaddumi, J., & Khraisat, O. (2023). Application and use of Andersen’s Behavioral Model as theoretical framework: A systematic literature review from 2012-2021. Iranian Journal of Public Health, 52(7), 1332–1341. https://doi.org/10.18502/ijph.v52i7.13137[cite: 3]
Andersen, R. M. (1995). Revisiting the behavioral model and access to medical care: Does it matter? Journal of Health and Social Behavior, 36(1), 1–10. https://doi.org/10.2307/2137284[cite: 3]
Astari, N. Y., Fatmawati, L., & Laily, R. (2024). Hubungan faktor jarak tempat tinggal, dukungan keluarga, dukungan petugas, dan media informasi terhadap kunjungan ANC di Puskesmas Duduksampeyan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(2), 88–96.[cite: 3]
Bayuo, J. (2017). Experiences with out-patient hospital service utilisation among older persons in the Asante Akyem North District- Ghana. BMC Health Services Research, 17(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12913-017-2604-6[cite: 3]
Faiza Shalma, A., Agustia, N., & Al-Ma’arif Baturaja, S. (2026). Factors influencing pregnant women’s compliance with ANC examination: A scoping review (Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam pemeriksaan ANC: Scoping review). Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-Ma’arif Baturaja, 11(1), 1–12. https://jurnal.stikesalmaarif.ac.id/index.php/cendekia_medika/[cite: 3]
Hajrianti, S., Dheanda, T. C., Setiawati, E., Yosibellataufik, A., Fernandez, N. C., Susiyanti, S., Idrus, M., Rahmi, N., Erni, B., & Haning, F. L. A. (2023). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Jakarta: Menara Press.[cite: 3]
Juwita, D., Aisyn, A., & Nursupian, N. (2023). Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kunjungan antenatal care pada ibu hamil trimester III di Klinik Pratama Bhakti Asih. Jurnal Ilmu Kebidanan, 5(2), 45–53.[cite: 3]
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.[cite: 3]
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan Nasional Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan RI.[cite: 3]
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Semester I Tahun 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.[cite: 3]
Li, Y., Li, H., & Jiang, Y. (2023). Factors influencing maternal healthcare utilization in Papua New Guinea: Andersen’s behaviour model. BMC Women’s Health, 23, 544. https://doi.org/10.1186/s12905-023-02685-z[cite: 3]
Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.[cite: 3]
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (Edisi 4). Jakarta: Salemba Medika.[cite: 3]
Pibriyanti, K. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Care (ANC) pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 115-122.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat.[cite: 3]
Puskesmas Wua-Wua. (2024). Profil UPTD Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari Tahun 2024. Kendari: UPTD Puskesmas Wua-Wua.[cite: 3]
Puspitasari, D., & Rahmawati, I. (2025). Faktor kebutuhan (need factors) dalam perilaku pemeriksaan kehamilan K6 pada ibu hamil di daerah urban. Jurnal Ilmiah Kesehatan Maternal, 10(1), 45–52. https://doi.org/10.32536/jikh.v10i1.412
Sari, N. P. (2023). Adaptasi kebijakan kunjungan antenatal care dari standar K4 ke K6 pada ibu hamil di wilayah perkotaan. Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health), 9(2), 120–128. https://doi.org/10.25311/jkk.vol9.iss2.942
Sastroasmoro, S., & Ismael, S. (2014). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Sagung Seto.
Sihotang, M., & Windari, A. (2024). Determinan pemanfaatan layanan maternal dan persepsi kebutuhan subjektif ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care. Indonesian Journal of Midwifery, 7(1), 34–42. https://doi.org/10.35473/ijm.v7i1.1205
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Swandari, R., & Hartati, S. (2024). Analisis faktor pemungkin dan persepsi kebutuhan terhadap kepatuhan kunjungan ANC K6. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 15(2), 89–97. https://doi.org/10.31314/jkk.v15i2.2152
Theprilynt, C., Laga Nur, M., & Oematan, G. T. S. (2025). Analisis faktor-faktor kunjungan antenatal care (ANC) di wilayah kerja Puskesmas Naibonat Kabupaten Kupang Tahun 2023. Medic Nutricia: Jurnal Ilmu Kesehatan, 20(3), 112–120. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644[cite: 3]
Wardani, F. K., Oktafirnanda, Y., & Sikumbang, S. R. (2022). Analisis faktor ketepatan kunjungan Antenatal Care (ANC) pada ibu hamil di Desa Seumanah Jaya Aceh Timur. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 6(2), 76–81. https://doi.org/10.32536/jrki.v6i2.218[cite: 3]
Winkjosastro, H. (2010). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.[cite: 3]
World Health Organization. (2023). Sustainable Development Goals (SDGs) Target 3.1 Maternal Mortality Ratio. Geneva: World Health Organization.[cite: 3]
Zaitun, J., Ikhsan, A., Retni, A., & Yunus, P. (2024). Gambaran kunjungan ANC ibu hamil di Puskesmas Tapa Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Keperawatan, 12(2), 95–104.[cite: 3]
Zubay, F. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi kontinuitas pelayanan (continuity of care) antenatal care K6 pada ibu hamil di wilayah urban. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 12–21. https://doi.org/10.14710/jpki.19.1.12-21
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Qanita Luthfiyah Odesara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







