Pengaruh Kombinasi Kompres Bawang Merah Dan Minyak Telon Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Bayi Pasca Imunisasi DPT HB

Authors

  • Dian Hari Setyowati Universitas Telogorejo Semarang
  • Qomariyah Universitas Telogorejo Semarang
  • Kristina Maharani Universitas Telogorejo Semarang
  • Nella Vallen I.P Universitas Telogorejo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.395

Keywords:

Bawang Merah, Minyak Telon, Demam, Suhu Tubuh, Imunisasi DPT-HB-Hib, Bayi

Abstract

Demam merupakan salah satu Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang sering terjadi setelah pemberian imunisasi DPT-HB-Hib pada bayi. Penanganan demam dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Kombinasi kompres bawang merah dan minyak telon merupakan terapi tradisional yang dipercaya mampu membantu menurunkan suhu tubuh melalui efek vasodilatasi, antiinflamasi, serta meningkatkan pelepasan panas tubuh. Mengetahui pengaruh kombinasi kompres bawang merah dan minyak telon terhadap penurunan suhu tubuh bayi pasca imunisasi DPT-HB-Hib. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode pra-eksperimental one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan di Klinik Bidan Endang Minaharsi dengan melibatkan 45 bayi usia 2–6 bulan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Suhu tubuh diukur menggunakan termometer digital sebelum intervensi, 30 menit setelah pemberian kombinasi kompres bawang merah dan minyak telon, serta dilakukan pemantauan lanjutan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata suhu tubuh bayi mengalami penurunan setelah pemberian kombinasi kompres bawang merah dan minyak telon. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara suhu tubuh sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi kompres bawang merah dan minyak telon efektif membantu menurunkan suhu tubuh bayi pasca imunisasi DPT-HB-Hib. Kombinasi kompres bawang merah dan minyak telon berpengaruh signifikan terhadap penurunan suhu tubuh bayi pasca imunisasi DPT-HB-Hib. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis yang aman, sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan oleh tenaga kesehatan maupun orang tua dalam penanganan demam ringan pasca imunisasi.

References

Abraham, R. (2022). Desain quasi eksperimen dalam penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Alya, N. (2024). Efektivitas penggunaan minyak telon dalam membantu penurunan suhu tubuh pada anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 85–92.

Amin, H. (2023). Efektifitas kompres hangat dan kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh anak demam. Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan , 1(1), 2023

Antari, I., et al. (2023). Kadar Flavonoid bawang merah kombinasi minyak kayu putih sebagai upaya penanganan demam pada ballita. Journal of Midwifery and Reproduction Science, 2023

Balli, Swetha et. Al (2023). Physiology, Fever. StatPearls Publishing LLC.

Brunner&Suddarth. (2022) Textbook of medical-surgical nursing. Philadelphia: Lippicott Williams & Wilkins.

Chan, Y.H. (2021). Non-parametric test in medical research. Singapore Medical Journal

Cresswell, J. W. (2020). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed metods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Dahlan, M.S. (2021). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan, Jakarta: Epidemiologi Indonesia

Fathoni, S., et al. (2021). Effectiveness of red onion compress in fever management in toddlers. BMC Pilot and Feasibility Studies, 8(183)

Field, A. (2020). Discovering Statistics Using IBM SPSS Statistics (5th ed.). SAGE Publications.

Ghasemi, A., & Zahediasl, S. (2021). Normalty testing for data analysis. International Journal of Endocrinology and Metabolis.

Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2020). Textbook of medical physiology (14th ed.). Elsevier.

Handayani, D. (2022). Perbandingan efektivitas terapi farmakologis dan non-farmakologis pada penanganan demam anak. Jurnal Ilmu Keperawatan, 10(1), 45–52.

Hastono, S. P. (2020). Analisis data kesehatan. Rajawali Pers.

Hidayat, A. A. (2022). Metodologi penelitian keperawatan dan kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Iffah, Uliy & Rachim, Dyan (2025). Buku Ajar Ketrampilan Kebidanan Dasar I. Penerbit Feniks Muda Sejahtera.

Kemenkes RI. (2023). Pedoman tatalaksana demam pada anak. Kementerian Kesehatan RI

Kim, H.Y. (2020). Statistical notes for clinical researchs : non-parametric statistic. Restorative Dentistry & Endodontics.

Kurnia, S. (2023). Kejadian ikutan pasca imunisasi dan penatalaksanaannya pada bayi. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(1), 33–40.

Lakens, D. )2022). Effect size interpretation and reporting guidelines. AMPPS.

Larasati, D. (2025). Analisis efektivitas intervensi kesehatan berbasis waktu pengamatan berulang. Jurnal Kesehatan Terapan, 8(1), 12–20.

Lestari, D. (2023). Therapeutic effect of telon oil on vasodilatation and heat dissipation in infants. International Journal of Traditional Medicine, 2023.

Lestari, P. (2023). Durasi pengamatan dalam penelitian intervensi kesehatan anak. Jurnal Pediatri Indonesia, 15(2), 101–108.

Lisca, M., & Darmi, R. (2024). Pengaruh kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh pada bayi. Jurnal Kebidanan, 13(1), 55–62.

Marfiah, S. (2024). Efektivitas kompres bawang merah dalam menurunkan demam pada bayi dan balita. Jurnal Inovasi Kesehatan, 6(2), 77–84.

Muhammad, I. (203) Application of Wilcoxon test in health research. Journal of Biostatistic and Health Research.

Nayak, B. K., & Hazra, A (2021). Statistic in clinicalpractice: wicoxon test. Indian Journal of Opthtalmlogy.

Ningsih, Tri W, et al., (2024). Kepeawatam Dasar (Pengantar dan Teknis Keperawatan Dasar bagi Perawat). Jambi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Notoatmojo, S. (2020). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Nugroho, A. (2024). Penerapan penelitian berbasis praktik klinis dalam pelayanan kesehatan. Jurnal Praktik Kebidanan, 9(1), 21–29.

Ofem, Beulah I. (2023). Variable Conceptualisation and Measurement in Environmental Research. International Journal of Methodology vol.2. 2-11. 2023

Pallant, J. (2020). SPSS Survival Manual (7th ed.). McGraw-Hill Education.

Pollit, D. F., & Beck, C. T. (2021). Nursing Research: Generating and AssessingEvidence for Nursing Practice. Wolters Kluwer.

Potter, P.A., & Perry, A. G. (2021). Fundamental of nursing (10th ed.). Elsevier.

Prasetyo, B. (2024). Generalisasi hasil penelitian dalam ilmu kesehatan masyarakat. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 5(2), 66–73.

Putri, R. (2024). Konsistensi hasil penelitian kuantitatif dalam studi intervensi kesehatan. Jurnal Statistik Kesehatan, 7(1), 14–22.

Rahmawati, I. (2022). Keterbatasan desain one group pretest-posttest dalam penelitian kesehatan. Jurnal Metodologi Penelitian, 4(1), 1–9.

Rahmawati, S. (2023). Review of antipyretic properties of Allium cepa (red onion). Journal of Hebal Pharmacology, 2023.

Riyanti, R. (2023). Pengaruh kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh anak demam. Jurnal Anastesi & Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 1(4).

Riyanto, A. (2022). Aplikasi analisis data kesehatan dengan SPSS. Yogyakarta: Nuha Medika.

Saputra, H. (2023). Validitas dan reliabilitas pengukuran suhu tubuh dalam penelitian klinis. Jurnal Keperawatan Klinis, 8(2), 90–98.

Saputri, L. (2024). Mekanisme kerja kompres bawang merah dalam penurunan suhu tubuh. Jurnal Farmasi dan Terapi, 11(1), 60–68.

Sari, Efris Kartika et al., (2021). Demam. Mengenal Demam dan Aspek Perawatannnya. Universitas Brawijaya Press

Sari, M. (2023). Efektivitas intervensi non-farmakologis pada penurunan suhu tubuh anak. Jurnal Kesehatan Anak, 10(3), 120–128.

Sari, M., & Nugroho, H (2021). Penggunaan terapi herbal dalam penatalaksanaan demam pada anak. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(2) 120-126

Sholihah, A., et al. (2020). Combination of traditional topical therapy with red onion for reducingfever in children: A randomized controlled trial. Journal of Pediatric Medicine, 2020.

Smeltzer, S. C. et al. (2020) Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing. Lippincott Williams & Walkins.

Sugiyono, (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Utami, N. (2023). Pemanfaatan terapi tradisional dalam praktik kebidanan berbasis budaya lokal. Jurnal Kebidanan Komunitas, 6(1), 25–32.

Wardhani, D., & Putri, P. (2020). Efektifitas minyak telon terhadap penurunan suhu tubuh anak demam. Jurnal Kesehatan Holistik, 4(2).

WHO. (2023). Adverse events following immunization: global manual for surveillance. Geneva:. World Health Organization.

WHO. (2023). Fever management in children: Update guidline 2023. World Health Organization.

Wulandari, T. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi suhu tubuh pada bayi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 44–51.

Yuliana, D. (2024). Bias dalam penelitian quasi eksperimen dan cara mengatasinya. Jurnal Penelitian Kesehatan, 11(1), 5–13.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Setyowati, D. H., Qomariyah, Maharani, K., & Vallen I.P, N. (2026). Pengaruh Kombinasi Kompres Bawang Merah Dan Minyak Telon Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Bayi Pasca Imunisasi DPT HB . JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(4), 2252–2261. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.395