Analisis Perbedaan Pendaftaran Online Dan Onsite Digital Berdasarkan Durasi Pelayanan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro
DOI:
https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.393Keywords:
Perbedaan Durasi Pelayanan, Pendaftaran Online, Onsite Digital, Rawat Jalan.Abstract
Pendaftaran digital merupakan salah satu inovasi pelayanan rumah sakit yang bertujuan mempermudah proses administrasi pasien serta meningkatkan efektivitas pelayanan. Namun, perbedaan alur pelayanan antara pendaftaran online dan onsite digital masih berpotensi menimbulkan perbedaan durasi pelayanan yang diterima pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan durasi pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan antara pendaftaran online dan onsite digital di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional cross-sectional. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data utama diperoleh melalui observasi durasi pelayanan pendaftaran, sedangkan data pendukung diperoleh menggunakan kuesioner berdasarkan indikator input teori Gibson yang meliputi kemudahan penggunaan, kejelasan informasi, keandalan sistem, dan kemudahan verifikasi pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata durasi pelayanan pendaftaran online sebesar 20,33 menit, sedangkan pendaftaran onsite digital sebesar 86,82 menit. Hasil kuesioner memperoleh skor 786 dari skor maksimal 800 (98,25%) yang menunjukkan bahwa kondisi input pendaftaran digital berada pada kategori sangat efektif. Meskipun demikian, durasi pelayanan pada pendaftaran onsite digital masih lebih lama dibandingkan pendaftaran online. Oleh karena itu, rumah sakit perlu meningkatkan pemanfaatan pendaftaran online serta mengoptimalkan pengelolaan antrean pada pendaftaran onsite digital untuk meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi rawat jalan.
References
Fatikhin. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Organisasi di BPS Kabupaten/Kota Se-Nusa Tenggara Barat. 1–16.
Henri, D. (2023). Analisis lama waktu penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan berdasarkan theory of constraints (toc). 7, 16157–16169.
Iswanto, A. H. (2022). Reduksi Waktu Tunggu di Unit Rawat Jalan Rumah Sakit. 22(1), 482–485. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.2040
Krismanto, H. (2020). Analisis Kualitas Pelayanan Rawat Jalan Pada Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Kota Dumai. 32–48.
Laeliyah, N., & Subekti, H. (2017). Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan dengan Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan di Rawat Jalan RSUD Kabupaten Indramayu. 1(2), 102–112.
Laksono, A. (2024). Pengaruh waktu tunggu pelayanan terhadap kepuasan pasien di poliklinik penyakit dalam rumah sakit muhammadiyah ahmad dahlan kediri. 2(3), 220–232.
Menteri Kesehatan. (2022). Permenkes Nomor 30. Menteri Kesehatan, 879, 2004–2006.
Mitadevi. (2024). Efektivitas dan Efisiensi Pendaftaran Online Melalui Aplikasi Andalan RSUD DR.Harjono Ponorogo. KARYA ILMIAH.
Permenkes RI No. 3 Tahun, P. M. K. R. I. N. 3 T. (2020). bahwa Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2019 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit perlu disesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan hukum; 3, 1–80.
Rahayu, A. (2024). Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Terhadap Waktu Tunggu di Klinik Umum Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta. 6, 3973–3980.
Robinson, N. M. (2020). Analisis faktor yang mempengaruhi wkatu tunggu penyediaan rekam medis pasien rawat jalan periode februari dan maret di rsud wangaya kota denpasar. November, 487–499.
Santoso, A. P. (2014). Analisis Beban Kerja Perawat Metode Time And Motion Study Terhadap Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Berbasis SBAR Di IRNA Lantai 4 RS Universitas Airlangga Surabaya.
Situmorang, M., & Farhansyah. (2023). Gambaran Umum Pelayanan Pendaftaran Rawat Jalan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam Kota. 4(2), 45–51. https://doi.org/10.25047/j-remi.v4i2.3709
Suci Widya Primadhani, et all. (2021). Sistem Pendaftaran Online sebagai Suatu Strategi Peningkatan Layanan Rumah. Citizen-Based Marine Debris Collection Training: Study Case in Pangandaran, 2(1), 56–61.
sugiyono. (2019). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian kualitatif bersifat eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruksi.
Sukma Liandari, P., Fina Aryani Putri, K., & Made Kurniati, N. (2023). Online Registration Program Implementation at Bangli General Hospital Implementasi Program Pendaftaran Online di Rumah Sakit Umum Bangli. Jurnal Kesehatan, Sains, Dan Teknologi (JAKASAKTI), 2(3), 227–232. https://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/jakasakti/index
Ulfa. (2018). Analisis Unsur Manajemen Dalam Pengolahan Rekam Medis di Rumah Sakit TNI AU-Lanud Roesmin Nurjadin. 1(1).
Wahyuni, & Gunawan. (2024). Tinjauan Penerapan Pendaftaran Online Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit X. 8(4), 2990–2995.
Wulandari, T., & Dewi, W. P. (2025). The Effectiveness Of The Online Registration System Of Al Ittihad Hospital In Blitar Regency. 7(1), 6–9.
Yenny, E. (2013). Pengaruh Waktu Tunggu dan Waktu Sentuh Pasien Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Poli Umum di Puskesmas Sukorame Kota Kediri. 1–8.
Yulia, Y. (2017). Hubungan wkatu tunggu pelayanan rawat jalan dengan kepuasan pasien spesialis pribadi di Rumah Sakit Atma Jaya.
Zakaria, J. (2025). Gambaran pelayanan pendaftaran online pasien rawat jalan di rumah sakit bhirawa bhakti malang. 6, 3313–3321
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aprilifania Silvina Wahyudi, M. Ganda Saputra, Enny Mar'atus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







