Efektivitas Aromaterapi Peppermint Sebagai Terapi Non Farmakologis Untuk Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Tongkuno Kabupaten Muna
DOI:
https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.362Keywords:
Aromaterapi Peppermint, Terapi Non Farmakologis, Emesis Gravidarum, Ibu hamilAbstract
Emesis gravidarum adalah kondisi mual dan muntah yang berlebihan pada masa kehamilan, yang dapat menyebabkan dehidrasi, kekurangan nutrisi,penurunan berat badan dan menggaggu aktivitas harian. Ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin. Namun, ketika emesis gravidarum terjadi, asupan nutrisi ibu dapat menurun sehingga berpotensi menghambat perkembangan janin dan membahayakan kesehatannya. Tujuan Penelitian ini untuk Mengetahui efektifitas aromaterapi peppermint dengan penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja puskesmas tongkuno kabupaten muna. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-exsperimental dan menggunakan rancanngan one-grup pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester pertama yang mengalami mual muntah di Puskesmas Tongkuno sebanyak 41 ibu. Total sampling dalam penelitian ini sebanyak 41 ibu, hamil dimana seluruh populasi di jadikan sebagai sampel. Metode analisis menggunakan uji statistik uji paried sampel t-test yakni membandingkan data sebelum dan sesudah seduhan peppermint, dan di peroleh mean perbedaan pretest dan postest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebelum diberikan aromaterapi peppermint, sebagian besar ibu hamil trimester I mengalami emesis gravidarum dengan tingkat keparahan sedang hingga berat berdasarkan hasil pengukuran menggunakan kuisioner PUQE-24. Setelah diberikan aromaterapi peppermint selama masa intervensi, terjadi penurunan tingkat keparahan emesis gravidarum, dimana sebagian besar responden mengalami penurunan ferekunsi dan intensitas mual muntah dibandingkan sebelum intervensi. Hasi uji stastistik paired sampel t-test menunjukan nilai p value =0,000 [p<0,05], sehingga terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat emesis gravidarum sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi peppermint.
References
Adellia, D., Dewi, N. R., & Dewi, T. K. (2024). Penerapan Pendidikan Kesehatan Tentang Morning Sickness Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Wilayah Kerja Puskesmas Iringmulyo Kecamatan Metro Timur Implementation Of Health Education About Morning Sickness In Trimester 1 Pregnant Women In The Working Area Of I. 4(September), 360–366.
Area, W., Uptd, O. F., Purwosari, P., & North, K. E. C. (2023). 3 1,2,3. 3.
Aulia, S., Afni, R., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Pekanbaru, H. (2021). Jurnal Kebidanan Terkini ( Current Midwifery Journal ) Kompres Air Dingin Sebagai Upaya Mengurangi. 1, 56–61.
Di, G., Sakit, R., Dewi, U., & Kota, S. (2023). Jurnal Pelita Sains Kesehatan. 3(6), 1–8.
Dwi, A., & Pamungkas, A. (2025). Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat Manajemen Mual Dan Muntah Pada Primigravida Dengan Hiperemesis Gravidarum. 3(2).
Fauziah, N. A., & Sari, D. N. (2022). Majalah Kesehatan Indonesia Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Emesis Gravidarum Pada Ibu. 3(1), 13–18. Https://Doi.Org/10.47679/Makein.202227
Ghamarnia, H., Basiri, M., Ghobadi, M., Sumber, T., Air, D., Pertanian, F., & Razi, U. (2023). Machine Translated By Google Kinerja Tanaman Peppermint ( Mentha Piperita L .). 3(2), 84–95. Https://Doi.Org/10.22126/Atic.2023.8839.1085
Harismayanti, Retni, A., Muhamad, Z., & Katili, S. F. (2025). Jambura Nurisng Journal. 7(1), 26–34.
Hormon, P., Chorionic, H., & Ibu, U. (2021). Jurnal Tadris Ipa Indonesia. 1(3), 394–402.
Ibu, P., Trimester, H., Emesis, I. D., Di, G., Oni, B., & Depok, M. (2023). No Title. 7(4), 1123–1130.
Istiani, E., Sahab, K. I., & Antari, G. Y. (2025). Morning Sickness Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Batujai. 3(2), 433–439. Https://Doi.Org/10.58540/Sambarapkm.V3i2.863
Konsumsi, E., Untuk, J., Mual, M., Of, E., Consumption, G., Reduce, T. O., Of, N., In, V., Pregnant, T. I., At, W., & Ii, B. (2023). Jurnal Ilmiah Permas?: Jurnal Ilmiah Stikes Kendal. 13(Mild), 863–870.
Luthfatul Latifah, Nina Setiawan, E. D. H. (2017). Efektifitas Self Management Module Dalam Mengatasi Morning Sickness. 5(April).
Mufidati, D., Pertiwi, D., Bidan, P. P., Tinggi, S., Kesehatan, I., Mahakam, M., Muntah, P. M., & Jahe, W. (2024). Pengaruh Wedang Jahe Dan Peppermint Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 Jurnal Media Informatika [ Jumin ]. 4(2), 117–120.
Muntah, M., Ibu, P., & Trimester, H. (2022). Jurnal Riset Kesehatan Nasional. 6(2), 139–145.
Pramulya, Rindi Mayasari, Endang Handayani, F. (2025). Midwifery Care For Pregnant Women In The Trimester 1 With Nausea And Vomiting At Pmb Nurhayati Working Area Of Air. 4(1).
Rishel, R. A., Armalini, R., & Amelia, J. (2024). Pengaruh Aromaterapi Peppermint Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Puskesmas Pauh Kambar The Effect Of Peppermint Aromatherapy On Reducing Nausea And Vomiting In Pregnant Women In The First Trimester At The Pauh Berdasarkan Data Dinas Kesehatan. 3–6.
Risma, D. Capriani R. (2022). Sentri?: Jurnal Riset Ilmiah. 1(1), 17–34.
Sickness, M., Wilayah, D., & Puskesmas, K. (2024). Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.
Simanjuntak, H., Vivi, Y., Purba, S., Lumbantobing, P., & Pintamas, S. (2023). No Title. 15.
Sitti Nur Farida, S. (2025). Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, Volume 17 Nomor 1 Januari 2025 Halaman | 58. 17, 58–66.
Sriadnyani, N. W., Made, N., Mahayati, D., & Suindri, N. N. (2022). Karakteristik Ibu Hamil Dengan Emesis Gravidarum Di Praktik Mandiri Bidan “ Ps .” 10(2).
Sukarsih, M. R. I., Mudlikah, S., & Rachmawati, A. (2022). Faktor Tingkat Pendidikan , Usia , Paritas , Status Pekerjaan Dan Riwayat Emesis Gravidarum Mempengaruhi Terjadinya Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. 1(2), 45–53.
Suliawati, Emi Sutrisminah, Rr Catur Leny Wulandari, A. (2024). Open Access. 7(4), 778–786.
Tahun, T., Putu, N., & Putri, O. (2025). Gambaran Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Dengan Menggunakan Puqe-24 Skor Di Kelurahan. 2(3), 61–67.
Trust, I., Journal, H., Harahap, N. R., Nasution, P., Syari, M., & Pitriana, D. (2022). Pengaruh Aroma Terapi Lemon Terhadap Emesis Gravidarum. 5(2), 57–63.
Usila, D., Masthura, S., & Desreza, N. (2022). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Minyak Peppermint ( Daun Mint ) Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya The Effect Of Peppermint Oil Aromatherapy ( Mint Leaves ) On Decreasing The Severity Of Nausea And Vomiting Among Pregnant Women In The Working Area Of Krueng Barona Jaya Public Health Center In 2022. 8(2), 887–897.
Wahyuni, R., & Rohani, S. (2024). Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Tm I Di Desa Waluyojati Tahun 2024. 14–18
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yulli Fety, Wa Ode Astika, Apriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







