Korelasi Antara Tingkat Stres Kerja Perawat Dengan Penerapan Keselamatan Pasien Di Puskesmas Kota Batu

Authors

  • Alfonsina Ijie Program Studi Pendidikan Ners, STIKES Widyagama Husada Malang
  • Frengky Apryanto Program Studi Pendidikan Ners, STIKES Widyagama Husada Malang
  • Petamah Program Studi Pendidikan Ners, STIKES Widyagama Husada Malang

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.339

Keywords:

Stres Kerja, Perawat, Keselamatan Pasien, Patient Safety, Puskesmas

Abstract

Beban kerja yang tinggi, tekanan waktu, dan keterbatasan sumber daya berpotensi menurunkan konsentrasi serta kepatuhan perawat terhadap prosedur keselamatan pasien. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres kerja perawat dengan penerapan keselamatan pasien di Puskesmas Kota Batu.Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional Populasi penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di Puskesmas Kota Batu sebanyak 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat stres kerja dan kuesioner penerapan keselamatan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami tingkat stres kerja tinggi sebanyak 19 orang (63,3%), sedangkan penerapan keselamatan pasien sebagian besar berada pada kategori patuh sebanyak 20 orang (66,7%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres kerja perawat dengan penerapan keselamatan pasien di Puskesmas Kota Batu (p = 0,048; r = 0,364), yang menunjukkan kekuatan hubungan positif pada kategori rendah hingga sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres kerja perawat dengan penerapan keselamatan pasien di Puskesmas Kota Batu. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya upaya pengelolaan stres kerja melalui pengaturan beban kerja, peningkatan dukungan organisasi, serta penguatan budaya keselamatan pasien untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

References

Agustina, D., Tarihoran, N. M., Pratiwi, C. A., Simanjuntak, R. S., Fadhila, R., Zahrah, N., … & Sembiring, I. (2025). Development of Non-Clinical Performance Indicators in Hospitals: Focusing on Stress Management and Medical Staff Burnout. International Journal of Health, Economics, and Social Sciences, 7(4), 1772–1776.

Al Ghefira, A. G., Syam, N. S., Rokhmayanti, R., & Astuti, F. D. (2025). Evaluasi Penerapan Langkah Keselamatan Pasien di Puskesmas Banguntapan I. Care Journal, 5(1), 9–22.

Ardani, R. (2023). Manajemen stres dalam perspektif psikologi kesehatan.

Astuti, F. D., Dewi, M. P., & Chrisnatalia, M. (2022). Beban kerja dan stres kerja pada tenaga kesehatan saat pandemi COVID-19. Arjwa Jurnal Psikologi, 1(3), 117–128.

Andrianti, S., Ikhsan, I., Nurlaili, N., & Sardaniah, S. (2020). Hubungan beban kerja dengan stres kerja pada perawat di rumah sakit raflesia kota bengkulu. Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK), 2(2), 87-101.

Bolang, A. (2020). Hubungan Stres Kerja, Hubungan Interpersonal dan Tugas Tambahan dengan Beban Kerja Perawat di Ruangan Palma RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado. e-CliniC.

Busse, R., Saskovets, T., et al. (2024). Work environment and stress factors on healthcare workers.

Corrente, F., et al. (2024). Psychological stress response in healthcare environments.

Dewi, M. P., & Prasetyo, W. (2023). Intervensi manajemen stres untuk tenaga kesehatan.

Enus, A., Fachrin, R., & Yuliati, S. (2023). Faktor lingkungan kerja fisik dan stres pada perawat rawat inap.

Fanani, A. (2024). Mental workload in primary healthcare nurses.

Fitriana, A. D. (2020). Pelaporan insiden keselamatan pasien dan budaya keselamatan.

Fitriani, R. (2021). Respons psikologis terhadap tekanan pekerjaan.

Galanis, P., Moisoglou, I., Katsiroumpa, A., Gallos, P., Kalogeropoulou, M., Meimeti, E., & Vraka, I. (2025). Workload increases nurses’ quiet quitting, turnover intention, and job burnout. AIMS Public Health, 12(1), 44.

Hamzah, A., Basri, L., & Khaerunnisa, F. (2024). Dukungan manajemen dan stres kerja perawat di Puskesmas.

Hans Selye. (2022). General Adaptation Syndrome Theory.

Hidayat, A. (2020). Respon fisiologis stres.

HAYANI, H. (2025). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MAJENE (Doctoral dissertation, Universitas Sulawesi Barat).

Idealistiana, L. (2023). Hubungan beban kerja terhadap stres kerja dan kepuasan kerja perawat di IBS RSUD Cileungsi. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 9(Supp-2), 270–275.

Imanuddin, B. (2023). Stres kerja perawat dan keselamatan pasien.

Indonesia, Jurnal Keperawatan Indonesia. (2022). JKI Volume 25 Nomor 3.

Jamil, F., Azhari, H. I., Anggraeni, S., Anjani, S. R., & Ridwan, H. (2025). Literature review: pengaruh manajemen waktu dan sumber daya manusia terhadap beban kerja perawat dan implikasinya terhadap keselamatan pasien. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(2), 1047-1054.

Karasek, R. (2020). Demand–Control Model.

Kemenkes RI. (2021). Pedoman Keselamatan Pasien.

Kemenkes RI. (2022). Sasaran Keselamatan Pasien.

Kemenkes RI. (2023). Laporan Beban Kerja dan Keselamatan Pasien Nasional.

Lestari, E. A., & Fitriani, A. D. (2022). Analisis rendahnya pelaporan insiden keselamatan pasien. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 891–915.

Lestari, F. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi keselamatan pasien di Puskesmas.

LINTANG LESTARI CAHYA, S. A. W. I. T. R. I. (2024). HUBUNGAN STRES PEKERJAAN, KELELAHAN KERJA, SHIFT KERJA, DAN INTENSITAS BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN KEJADIAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG.

Maulida, S. (2023). Stres kronis dan dampaknya pada kesehatan mental.

Muhajirin, A., Sulaiman, I., & Setiwan, M. (2023). Beban kerja fisik dan stres perawat Puskesmas.

Ningsih, R. (2019). Pelaksanaan audit keselamatan pasien di fasilitas kesehatan.

Pramita, E. S., Meylinda, A. W., Putri, A., Mariska, S., & Jamilah, A. (2026). Tingkat kelelahan tenaga kesehatan terhadap peningkatan kejadian insiden keselamatan pasien. Zahra JHMR, 5(3), 99–112.

Prastyo, A., Stella, M., & Lannasari, T. (2023). Faktor stres pada perawat ruang operasi.

Putri, I. C., Rochmawati, D. H., & Susanto, W. (2025). Hubungan tingkat stres dengan beban kerja perawat di Rumah Sakit Semarang. Nursing Applied Journal, 3(3), 128–138.

Putri, S., & Suryani, T. (2023). Beban kerja perawat primer di Jawa Timur.

Rahmawati, D. (2022). Kompetensi tenaga kesehatan dalam mengenali risiko klinis.

Ramadhani, L. (2021). Persepsi ancaman dan stres psikologis.

Ratnaningsih, E. (2020). Implementasi patient safety di ruang rawat bedah. (Tesis Universitas Alma Ata).

Safira, R., & Imanuddin, B. (2023). Hubungan beban kerja dan penerapan patient safety terhadap stres kerja pada perawat di RSUD Balaraja. Nusantara Hasana Journal, 2(8), 198–204.

Safitri, D. (2022). Strategi coping tenaga kesehatan dalam menghadapi stres.

Sari, D. P. (2022). Penerapan keselamatan pasien di Puskesmas.

Sari, D. P., & Dirdjo, M. (2022). Hubungan beban kerja dengan keselamatan pasien. Borneo Studies and Research, 3(2), 1515–1520.

Saskovets, T., et al. (2025). Noise exposure and stress in clinical settings.

Shabir, A. M., & Ahmad, N. (2022). Desain kerja, kolaborasi interprofesional dan beban kerja dengan keselamatan pasien. Jurnal Keperawatan Profesional, 3(2), 138–147.

Solon, M., Madu, Y. G., Tolidunde, M., & Megawati, M. (2021). Dampak beban kerja terhadap tingkat stres tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 4(2), 94–101.

Suryani, T. (2020). Stres kerja perawat dan kepatuhan penerapan keselamatan pasien.

Utama, R. (2024). Penurunan ketelitian saat stres tinggi pada tenaga kesehatan.

Wahid, A., & Mudayana, A. (2024). Mutu keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.

Wang, Y., et al. (2024). New nurses’ practice environment, job stress, and patient safety attitudes.

Widayani, S., et al. (2021). Hubungan stres kerja dengan kinerja perawat.

Winiasa, I., Supriyadi, E., & Fanani, A. (2024). Mental workload dan stres perawat di Puskesmas.

Wulandari, N., et al. (2021). Pelaporan insiden keselamatan pasien.

Wulandari, N., et al. (2022). Stres kerja dan kesalahan prosedur medis.

Yupartini, L., Rustiawati, E., & Sulastri, T. (2021). Stres kerja dan perilaku caring perawat pada masa pandemi. Jurnal Keperawatan Silampari, 4(2), 683–689.

Zabin, L. M., Zaitoun, R. S. A., Sweity, E. M., & de Tantillo, L. (2023). The relationship between job stress and patient safety culture among nurses. BMC Nursing, 22(1), 39

Downloads

Published

2026-09-25

How to Cite

Ijie, A., Apryanto, F. ., & Petamah. (2026). Korelasi Antara Tingkat Stres Kerja Perawat Dengan Penerapan Keselamatan Pasien Di Puskesmas Kota Batu. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(4), 1999–2008. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.339