Determinan Gangguan Kesehatan Kronis Akibat Paparan Pestisida pada Petani Indonesia: Systematic Literature Review

Authors

  • Muhammad Miftah Farid Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Dewi Purnamawati Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.321

Keywords:

Disfungsi Endokrin, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Paparan Pestisida, Petani

Abstract

Paparan pestisida kronis pada petani Indonesia merupakan masalah kesehatan yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko berbagai penyakit kronis akibat akumulasi pajanan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik paparan spesifikasi, menganalisis determinan gangguan kesehatan kronis, serta mengusulkan efektivitas pencegahannya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Penelusuran artikel dilakukan berdasarkan data PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dinilai menggunakan Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Tools dan disintesis secara tematik. Sebanyak 18 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa spesies organofosfat merupakan jenis yang paling banyak digunakan dan secara konsisten berhubungan dengan peningkatan risiko gangguan endokrin, metabolik, respirasi, kardiovaskular, dan neurobehavioral. Risiko tersebut dipengaruhi oleh masa kerja yang panjang, durasi penyemprotan yang tinggi, praktik pencampuran pestisida, rendahnya kepatuhan penggunaan alat pelindung diri, serta higiene personal yang kurang baik. Sebaliknya, intervensi pendidikan keselamatan dan kesehatan kerja terbukti meningkatkan perilaku kerja aman petani. Paparan kontaminasi kronis merupakan determinan multifaktorial gangguan kesehatan kronis pada petani Indonesia sehingga diperlukan penguatan program keselamatan dan kesehatan kerja melalui skrining kesehatan berkala, edukasi berkelanjutan, dan peningkatan kepatuhan terhadap penggunaan alat pelindung diri.

References

Aromataris, E., & Munn, Z. (Eds.). (2024). JBI manual for evidence synthesis. Joanna Briggs Institute. https://doi.org/10.46658/JBIMES-24-01

Budiman, A., & Setyowati, H. (2026). Regulasi keselamatan dan kesehatan kerja pertanian serta sistem surveilans penyakit tidak menular di Asia Tenggara: Systematic review. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 19(2), 201–215.

Fadillah, M., Daud, A., & Birawida, A. B. (2026). Analisis durasi kerja dan perilaku penyemprotan pestisida pada petani sayur di Kabupaten Bantaeng. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 5(1), 22–31.

Fitriani, N., Ahmad, M., & Sulistyowati, E. (2025). Prevalensi sindrom metabolik dan akumulasi zat kimia agrikultur pada populasi petani dan non-petani. Jurnal Kedokteran Lingkungan, 12(1), 55–67. https://doi.org/10.3390/jcm10163630

Gunawan, H., Purnomo, B., & Kartika, S. (2024). Dampak paparan endocrine disrupting chemicals (EDCs) terhadap kadar thyroid stimulating hormone (TSH) pada petani hortikultura. Jurnal Endokrinologi Indonesia, 15(1), 42–51. https://doi.org/10.5614/j.tl.2016.22.2.8

Haimi, M. (2023). The tragic paradoxical effect of telemedicine on healthcare disparities—a time for redemption: A narrative review. BMC Medical Informatics and Decision Making, 23, 94. https://doi.org/10.1186/s12911-023-02194-4

Heath, A., & Ma, P. L. (2022). Literature searching methods or guidance and their application to public health topics: A narrative review. Health Information & Libraries Journal, 39(1), 6–21. https://doi.org/10.1111/hir.12349

Hidayah, A. N., Siswanto, Y., Dyah, A., Sari, N., Heryanda, A. P., & Pamuji, D. (2024). Hubungan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan kejadian hipertensi pada petani sayur di Kecamatan Sumowono. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 6(1), 13–19. https://doi.org/10.35473/proheallth.v6i1.2670

Ibrahim, H., Daud, A., & Arsin, A. A. (2025). Analisis multivariat faktor determinan risiko toksisitas pestisida pada pekerja pertanian hortikultura. Jurnal Epidemiologi Komunitas, 13(2), 210–223.

Ibrahim, H., Daud, A., & Arsin, A. A. (2026). Pengaruh intervensi edukasi keselamatan kerja pertanian terhadap peningkatan perilaku aman petani di Desa Waimital. Jurnal K3 Indonesia, 7(2), 120–131.

Jamin, A., Setiawan, B., & Utami, S. (2024). Risiko kesehatan sistemik akibat paparan pestisida kimia sintetik dan urgensi transisi pertanian hayati. Jurnal Kebijakan Lingkungan, 11(1), 34–45.

Lestari, P., & Wijaya, A. (2025). Higiene personal dan kejadian dermatitis kontak kronis akibat paparan pestisida pada petani tembakau. Jurnal Kesehatan Kerja Pertanian, 4(2), 112–123. https://doi.org/10.62084/ijsph.v2i3.33

Mustakim, M., & Kas, M. (2022a). Hubungan masa kerja dan kepatuhan penggunaan APD dengan gejala neurobehavioral pada petani di Kabupaten Enrekang. Jurnal Kesehatan Kerja Pertanian, 3(1), 45–54. https://doi.org/10.25077/jk3l.4.1.57-66.2023

Mustakim, M., & Kas, M. (2022b). Efek toksisitas pencampuran formulasi pestisida terhadap sindrom neurobehavioral subklinis pada petani hortikultura. Jurnal Toksikologi Komunitas, 3(2), 88–97.

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Pertiwi, D., Budiyono, B., & Ginandjar, P. (2024). Karakteristik paparan pestisida dan fluktuasi tekanan darah jangka pendek pada petani hortikultura. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 16(1), 55–64.

Putra, A. M., Rahman, F., & Santoso, L. (2025). Dampak paparan kumulatif pestisida organophosphate terhadap disfungsi endotel dan hipertensi vaskular pada petani: Narrative review. Jurnal Epidemiologi Vaskular, 9(3), 188–199. https://doi.org/10.20473/jkl.v15i4.2023.247-256

Rahadi, S., Sulistiyani, S., & Nurjazuli, N. (2024). Masa kerja, paparan pestisida, dan penurunan kapasitas vital paru pada petani sayur di Ngablak. Jurnal Lingkungan dan Kesehatan, 22(2), 104–115.

Ramadhan, F., Santoso, B., & Utami, R. (2023). Toksisitas koktail pestisida terhadap penurunan kadar hemoglobin darah pada petani buah. Jurnal Epidemiologi Komunitas, 8(3), 174–183.

Santoso, B., & Utami, R. (2024). Faktor meteorologi, arah angin, dan gangguan fungsi paru restriktif pada petani penyemprot pestisida. Jurnal Respirasi Indonesia, 44(2), 76–85.

Saputra, A., Suhartono, S., & Nurjazuli, N. (2022). Hubungan paparan pestisida kronis dengan gangguan metabolisme glukosa pada petani hortikultura. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(3), 210–218. https://doi.org/10.14710/jkli.21.3.210-218

Thomas, J., & Harden, A. (2008). Methods for the thematic synthesis of qualitative research in systematic reviews. BMC Medical Research Methodology, 8, 45. https://doi.org/10.1186/1471-2288-8-45

Wudianto, R., & Susanto, T. (2023). Intensitas pajanan dermal pestisida dan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada petani padi. Jurnal Toksikologi Lingkungan, 7(2), 89–98.

Downloads

Published

2026-07-23

How to Cite

Muhammad Miftah Farid, & Dewi Purnamawati. (2026). Determinan Gangguan Kesehatan Kronis Akibat Paparan Pestisida pada Petani Indonesia: Systematic Literature Review. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(4), 1624–1637. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i4.321