Implementasi Teknik Relaksasi Napas Dalam Untuk Mengatasi Nyeri Akut Pada Pasien Dispepsia Di Ruang Interna Rumah Sakit Umum Daerah Serui Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.319Keywords:
Dispepsia, nyeri akut, asuhan keperawatan, relaksasi napas dalamAbstract
Dispepsia merupakan gangguan pada sistem pencernaan yang ditandai dengan rasa nyeri atau ketidaknyamanan pada daerah epigastrium. Kondisi ini dapat memengaruhi aktivitas dan pola istirahat pasien apabila tidak ditangani dengan baik. Studi kasus ini adalah memberikan asuhan keperawatan pada pasien dispepsia dengan masalah keperawatan nyeri akut di RSUD Serui. etode: Penuis menggunakann metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Pengkajian menunjukkan pasien mengeluh nyeri pada daerah epigastrium dengan skala nyeri 4, nyeri seperti ditusuk-tusuk, serta mengalami gangguan tidur akibat nyeri. Tindakan keperawatan yang diberikan meliputi identifikasi karakteristik nyeri, monitoring intensitas nyeri, pemberian teknik relaksasi napas dalam, edukasi manajemen nyeri, dan kolaborasi pemberian terapi sesuai program medis. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2×8 jam, diperoleh hasil bahwa nyeri pasien menurun dari skala 4 menjadi skala 0, pasien tampak lebih rileks, dan kualitas tidur membaik. Dari studi kasus ini menunjukkan bahwa pemberian asuhan keperawatan melalui manajemen nyeri dan teknik relaksasi napas dalam efektif membantu menurunkan intensitas nyeri pada pasien dispepsia.
References
Alzani, et al.,. 222. Konsep dan Pemeriksaan Penunjang Dispepsia. Jakarta: Penerbit Medika.
Anwar, et al.,. 2025. Pengukuran Skala Nyeri dengan Wong-Baker Faces Pain Rating Scale. Jurnal Keperawatan Indonesia.
Appulembang, Y. A., & Abu, M. (2020). Efektivitas teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan nyeri pada pasien gastritis. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 115–122.
Aprilia. 2021. Patofisiologi Dispepsia dan Gangguan Saluran Cerna. Yogyakarta: Nuha Medika.
Cindy. 2021. Manifestasi Klinis pada Pasien Dispepsia. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. 2022. Qualitative Inquiry and Research Design. California: Sage Publications.
Damayanti, R., & Handayani, S. (2023). Implementasi asuhan keperawatan pada pasien dispepsia dengan masalah nyeri akut. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 11(1), 45–53.
Dewi Nurhanifah, & Rohni Taufika Sari. (2022). Konsep nyeri dalam asuhan keperawatan medikal bedah. Jurnal Kesehatan dan Keperawatan, 8(2), 67–74.
Fadlika. 2019. Prosedur Teknik Relaksasi Napas Dalam. Jurnal Keperawatan.
Febriyanti. 2025. Evaluasi dalam Proses Keperawatan. Jurnal Ilmu Keperawatan.
Forikes. 2021. Manajemen Nyeri dalam Praktik Keperawatan. Jakarta: Forum Ilmiah Kesehatan.
Grove, S. K., & Gray, J. R. 2022. Understanding Nursing Research. St. Louis: Elsevier.
Gultom. 2024. Pengkajian Dasar Asuhan Keperawatan. Medan: Penerbit Kesehatan Indonesia.
Hakim, et al., 2023. Dampak Nyeri pada Pasien Dispepsia terhadap Aktivitas Sehari-hari. Jurnal Keperawatan Klinis.
Hanif Alya. (2024). Asuhan keperawatan pada pasien dispepsia dengan masalah nyeri akut. Jurnal Keperawatan Klinis, 12(1), 20–28.
Hidayat, F. (2022). Dispepsia dan Faktor yang Berhubungan dengan Pola Makan.
Jarvis, C. 2023. Physical Examination and Health Assessment. St. Louis: Elsevier.
Jian. 2020. Faktor Risiko dan Gejala Dispepsia. Jurnal Gastroenterologi.
Jirmu. 2022. Etiologi dan Faktor Risiko Dispepsia. Jurnal Medika Nusantara.
Kahi. 2024. Metodologi Studi Kasus Keperawatan. Jurnal Penelitian Keperawatan.
Kasih, & Hamdani. 2023. Pengukuran Intensitas Nyeri Menggunakan NRS dan VAS. Jurnal Keperawatan Indonesia.
Kemenkes RI. 2021. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Khomariyah, et al.,. 2021. Dispepsia dan Faktor Penyebabnya. Jurnal Kesehatan.
Laili. 2024. Prevalensi Dispepsia pada Remaja dan Dewasa di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Indonesia.
Lailiyah, N., & Hartati, E. (2021). Evaluasi tindakan keperawatan pada pasien dispepsia dengan nyeri akut. Jurnal Ners Indonesia, 9(3), 133–140.
Linda. (2023). Pengkajian nyeri akut menggunakan metode PQRST pada pasien dispepsia. Jurnal Medika Keperawatan, 7(1), 51–59.
Maharani, D., & Melinda, F. (2021). Pengaruh terapi murottal terhadap penurunan nyeri pada pasien gastritis. Jurnal Keperawatan Holistik, 5(2), 88–95.
Mardiyah, S., & Saputri, D. (2021). Gambaran nyeri akut pada pasien dispepsia di ruang perawatan interna. Jurnal Keperawatan Nasional, 14(1), 23–30.
Marinu, F. (2023). Strategi Penanganan Dispepsia di Papua. Jurnal Medis Papua, 7(2), 145–150.
Marliza, et al.,. 2022. Terapi Komplementer pada Pasien Dispepsia. Jurnal Keperawatan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sindhi Clarita Sineri, Nofita Dewi Kok Mesa, Yudi Hadi Prayitno, Dedy Arisjulyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







