Penerapan Teknik Batuk Efektif Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Ruang Paru RSUD Serui

Authors

  • Fitriani Mazkur Tan Poltekkes Kemenkes Jayapura
  • Dedy Arisjulyanto Poltekkes Kemenkes Jayapura
  • Yudi Hadi Prayitno Poltekkes Kemenkes Jayapura
  • Ardhanari Hendra Kusuma Poltekkes Kemenkes Jayapura

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.317

Keywords:

Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Terapi Batuk Efektif, Tuberculosis Paru.

Abstract

Tuberculosis atau TB merupakan penyakit infeksi menular uang menyebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini sering sering ditemukan mengidentifikasi perenkim paru dan menyebabkan TB paru, tetapi dapat juga menginfeksi organ tubuh lainnya (TB ekstra paru) seperti pleura, kelenjar limfe, tulang, dan organ ekstra paru lainnya. Tuberkulosis menjadi salah satu penyakit infeksi tertua yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia maupun di dunia hingga hari ini . Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh terapi batuk efektif terhadap bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien tuberculosis paru di RSUD Serui, Papua Tahun 2025. Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu dengan melakukan observasi dan pengamatan dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan di Ruang Paru RSUD Serui  pada tanggal 21 November 2026 selama 2 hari. Hasil penelitian ini S: Klien Mengatakan Batuk Sudah Berkurang O: Klien tampak: Batuk efektif   meningkat (5), Jumlah sputum cukup menurun  (4), Frekuensi napas membaik (5)  20x/m, Pola napas membaik(5) Apneua, A: Masalah Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Teratasi P: Intervensi dihentikan, Klien dipulangkan, Rawat jalan. Kesimpulan penelitian ini bahwa masalah bersihan jalan napas tidak efekitf setelah di lakukan asuhan keperawatan dengan tindakan mengajarkan batuk efektif, masalah keperawatan gangguan bersihan jalan napas tidak efektif dapat teratasi.

References

Anisya Saranita,(2023) Jurnal EL HAYAT Kesehatan, Vol 1, No.1(2023)januari implementasi+batuk+efektif+pada+bersihan+jalan+nafas+pada+pasien(https://scholar.google.com)

Afilla Christy, B., Susanti, R., & Nurmainah, N. (2022). Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis Terhadap Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(1), 484–493. https://doi.org/10.37311/jsscr.v4i2.14830

Alimul Hidayat, A. A. (2009). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

A.Uljanah (2022) Asuhan keperewatan tuberculosis paru dengan masalah bersihan jalan tidak efektif.Univesitas malikusaleh program studi kedokteran tahun 2022.

Ashar abilowo, dan astir yulia sari lubis (2022),{Mahesa : Malahayati student journal, p-issn:2746-198x, E- issn:2746-3486 volume 2 ,nomor 2, 2022}hal 32-349, Tindakan Keperawatan Dalam Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Pasien Tuberculosis Patu Dipuskesmas Regfiang Belitung Timur.

Dinas Kesehatan Prov.Papua (16 april 2025) https://regional.kompas.com/read/2025/04/16/075251678/6644-kasus-tbc-ditemukan-selama-2024-di-papua-896-orang-mengalami-koinfeksi

Dinas Kesehatan Kep.Yapen , (17/09/2024) https://rri.co.id/daerah/978178/kepulauan-yapen-urutan-ke-3-kasus-tbc-di-papua.

Citra, Viona Fracellia, et al. "Penerapan Intervensi Batuk Efektif Pada Pasien Tuberkulosis Paru Dengan Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif." Proceeding Seminar Nasional Keperawatan. Vol. 10. No. 1. 2024.

Grove, S. K., & Gray, J. R. (2022). Understanding nursing research: Building an evidence-based practice (8th ed.). St. Louis, MO: Elsevier.

Indrawati, Yusran, S., & Sudayana, I. P. (2023). Analisis Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru Bakteri Tahan Asam Positif Di Wilayah Kabupaten Buton Utara. Nursing Sciences Journal, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.30737/nsj.v7i1.4149

Jurnal of nursing & healt vol. 8, No3(2023) (https://jurnal.politeknikyakpermas.ac.id/jnh/article/view/248)

Jurnal cendekia muda ,Vol 1,No.2(2021) Puspitasari http://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/205

Kahi, J. (2024). Metode Penulisan Studi Kasus dalam Ilmu Keperawatan. Manokwari: Penerbit Universitas Papua.

Kurnia Rifki Ashari & Sri Nurhayati Ludian , Jurnal cedikia muda, volume 2 ,nomor 4 , desember 2022/ ISSN:2807-3469, Penerapan Fisioterapi Dada Dan Batuk Efektif Untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Pada Pasien Tb PARU Dikota Metro,/program studi D III Keperawatan Dharma Wacana Metro.

Kemenkes RI,(11 April 2025), gerakan Indonesia akhiri TBC https://kemkes.go.id/id/indonesias-movement-to-end-tb

Kemenkes (2022), direkroral jendral kementerian kesehatan RI/artikel teknik batuk efektif dan etika batuk yang benar./rabu/6/7/22.

Kozier, B., Erb, G., Berman, A., & Snyder, S. (2022). Fundamentals of nursing: Concepts, process, and practice (11th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson

Lestari, D., & Sufa, H. I. (2024). Hubungan Antara Usia Dan Kepadatan Hunian Dengan Kejadian Tuberculosis Paru Di Uptd Puskesmas Pringsewu Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(1), 57–76. https://doi.org/https://doi.org/10.37012/jik.v16i1.1996

Lestari, E. D., Umara, A. F., & Immawati, S. A. (2020). Effect of Effective Cough on Sputum Expenditure in Pulmonary Tuberculosis Patients. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI], 4(1), 1. https://doi.org/10.31000/jiki.v4i1.2734

Medisa Sundari Giancinta (2024), Karya Ilmiah Akhir/Asuahan Keperawatan Tuberculosisparu/Stikes Stella Maris Makasar./ https://share.google/1w8i7zzeTC9ty44Yj

Mahmudianti, N., Riduansyah, M., & Irawan, A. (2024). Penerapan Batuk Efektif Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen (SPO2) Pada TB Paru di Paru Center RSUD Ulin Banjarmasin. Journal of Health (JoH), 11(1), 085–094. https://doi.org/10.30590/joh.v11n1.740

Mediarti, D., Syokumawena, S., & Nur Alifah, J. S. (2023). Latihan Batuk Efektif Pasien Tuberkulosis Paru Dengan Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif. JKM?: Jurnal Keperawatan Merdeka, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.36086/jkm.v3i1.1558

Nita, Y., Budiman, H., & Sari, E. (2023). Hubungan Pengetahuan, Kebiasaan Merokok Dan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tb Paru. Human Care Journal, 7(3), 724. https://doi.org/10.32883/hcj.v7i3.2060

Nurmalasari, R., & Apriantoro, N. H. (2020). Pemeriksaan Radiografi Thorax dengan Kasus Tuberkulosis Paru. KOCENIN Serial Konferensi No.1, 1(1), 1–6.

Nurrahmawati, D., Sumarni, N., & Yani, D. I. (2023). Upaya Pencegahan Penularan TB Paru Dalam Perawatan Keluarga: Studi Kasus. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3, 5–24.

Nopita, E., Suryani, L., & Evelina Siringoringo, H. (2023). Analisis Kejadian Tuberkulosis (TB) Paru. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 6(1), 201–212. https://doi.org/10.32524/jksp.v6i1.827.

Pangandaheng, T., Suryani, L., Syamsiah, N., Kombong, R., & Kusumawati, A. (2023). Asuhan Keperawatan Medikal Bedah (Sistem Respirasi dan Kardiovaskuler) (P. I. Daryaswanti (ed.)). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Puspitasari, F., Purwono, J., & Immawati. (2021). Penerapan Teknik Batuk Efektif Untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Cendikia Muda, 1(2), 230–235.

Pramudaningsih, I. N., Cahyanti, L., Yuliana, A. R., Fitriana, V., Khamdannah, E. N., & Fitriana, A. A. (2023). Pencegahan Penularan TBC Melalui Implementasi Cekoran Bu Titik (Cegah Resiko Penularan Melalui Batuk Efektif dan Etika Batuk) pada Remaja di SMAN2 Kudus. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 6(1), 77–87. https://doi.org/https://doi.org/10.31596/jpk.v6i1.327

Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. M. (2021). Fundamentals of nursing (10th ed.). St. Louis, MO: Elsevier.

Rahman, I. A. (2022). Penatalaksanaan Batuk Efektif Akibat Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11, 323–329. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i2.762.

Rahmawati, A. N., Vionalita, G., Mustikawati, I. S., & Handayani, R. (2022). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Usia Produktif Di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(5), 570–578. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jkm.v10i5.35178

Sari, M. T., Haflin, H., & Rahmaniyah, D. (2020). Karakteristik dan Upaya Pencegahan Penularan Pada Penderita Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 692–696. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i2.1009

Sangadji, F., Febriana, Ryandini, F. R., & Saragih, P. (2024). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah I. Mahakarya Cutra Utama Group.

Sikumbang, R. H., Eyanoer, P. C., & Siregar, N. P. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tb Paru Pada Usia Produktif Di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Sari Kecamatsan Medan Denai. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 21(1), 32–43. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v21i1.196

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Bandung: Alfabeta.

Sry Elvani Tandi Tolla & Sofia Usvin Sumule, Karya Tulis Ilmiah Asuhan Keperawatan Pasien Tuberculosis Paru Diruang Bernadet Iii Rumah Sakit Stella Maris Makasar / Program Studi Sarjana Keperawatan Dan Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makasar 2023.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2018). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI.

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI.

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil (1st ed.). Jakarta: DPP PPNI.

Utami, R. T., Ismail, I. U., Dinata, A. S., & Delfira, A. (2023). (Anatomi & Fisiologi Manusia (Sepriano & Efitra (eds.)). PT. Sonpedia Publishing Indonesia

Vera Fitriana, (2023), pencegahan penularan tbc melalui imlementasi cekoran ibu titik (cegah resiko penularan melalui betuk efektif dan etika batuk,/jurnal.penabdian kesehatan ITEKES Cendekia utama kudus/VOL.6,No.1,januari2023.(https://jpk.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id

Wijayanti, W., Pamangin, L. O. M., & Wopari, B. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Sebagai Pengawas Menelan Obat ( PMO ) Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tuberkulosis. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(2), 240–251. https://doi.org/https://doi.org/10.35971/gojhes.v7i2.19024

Winda Amiar 2020, Efektifitas Pemberian Teknik Pernapasan Pursed Lips Breathing Dan Posisi Semi Fowler Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen Pada Pasien Tb Paru/Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice (IJNSP)/Vol.3,No.1juni 2020/e-ISSN:2622-0997.

World Health Organization. (2024). Global technical strategy for tuberculosis paru 2023-2030. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Tan, F. M., Arisjulyanto, D., Prayitno, Y. H., & Kusuma, A. H. (2026). Penerapan Teknik Batuk Efektif Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Ruang Paru RSUD Serui. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(2), 459–471. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.317