Hubungan Hasil Skrining Diabetes Mellitus dengan Kejadian Diabetes Mellitus pada Usia Produktif

Authors

  • Rantiningsih Sumarni Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Sahid Surakarta
  • Atik Aryani Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Sahid Surakarta
  • Etty Eriyanti Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Sahid Surakarta
  • Anik Suwarni Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Sahid Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.298

Keywords:

Diabetes Mellitus, skrining, usia produktif, glukosa darah, deteksi dini

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, termasuk pada kelompok usia produktif. Deteksi dini melalui skrining glukosa darah sewaktu menjadi salah satu strategi penting dalam mengidentifikasi individu berisiko sehingga dapat dilakukan pemeriksaan konfirmasi dan penatalaksanaan lebih awal. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara hasil skrining glukosa darah sewaktu dengan kejadian Diabetes Mellitus pada kelompok usia produktif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 responden usia 18–59 tahun yang mengikuti kegiatan Posbindu PTM di Desa Mandong dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Fisher's Exact Test dan Odds Ratio (OR) dengan tingkat kemaknaan 95% (? = 0,05). Hasil: Sebanyak 21 responden (70,0%) tidak mengalami DM dan 9 responden (30,0%) mengalami DM. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara hasil skrining glukosa darah sewaktu dengan kejadian DM (p = 0,013). Responden dengan hasil skrining tidak normal memiliki kecenderungan peluang lebih tinggi mengalami DM (OR = 17,35; 95% CI: 0,90–336,24). Kesimpulan: Hasil skrining glukosa darah sewaktu berhubungan dengan kejadian Diabetes Mellitus pada usia produktif sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai metode skrining awal untuk mendukung deteksi dini di pelayanan kesehatan primer, yang selanjutnya perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan diagnostik standar.

References

Ahmad Hairi, H., Ibrahim, N. I., Sadikan, M. Z., Jayusman, P. A., & Shuid, A. N. (2025). Deciphering the role of classical oestrogen receptor in insulin resistance and type 2 diabetes mellitus: From molecular mechanism to clinical evidence. BioImpacts?: BI, 15, 30378. https://doi.org/10.34172/bi.30378

American Diabetes Association. (2024). Standards of care in diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Suppl. 1), S1–S321. https://doi.org/10.2337/dc24-SINT

Cahyani, A. R., Abdullah, A., & Santi, T. D. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh tahun 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 1429–1439.

Cahyani, A. R., Abdullah, A., Santi, T. D., Kesehatan, F., Universitas, M., & Aceh, M. (2024). DIABETES MELITUS PADA USIA PRODUKTIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023. 5, 1429–1439.

DeFronzo, R. A., Ferrannini, E., Groop, L., Henry, R. R., Herman, W. H., Holst, J. J., Hu, F. B., Kahn, C. R., Raz, I., & Shulman, G. I. (2015). Type 2 diabetes mellitus. Nature Reviews Disease Primers, 1(1), 15019.

Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten. (2020). Profil kesehatan Kabupaten Klaten tahun 2020. Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

International Diabetes Federation. (2024). IDF Diabetes Atlas (11th ed.). Brussels: International Diabetes Federation. https://diabetesatlas.org

Kubalang, A. M., Tombokan, V. D., & Manoppo, J. E. (2025). Gambaran Hasil Screening Diabetes Melitus pada Keluarga Anggota Prolanis Maleosan. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum Dan Farmasi (JRIKUF), 3(4), 53–64.

Lu, X., Xie, Q., Pan, X., Zhang, R., Zhang, X., Peng, G., Zhang, Y., Shen, S., & Tong, N. (2024). Type 2 diabetes mellitus in adults: pathogenesis, prevention and therapy. Signal Transduction and Targeted Therapy, 9(1), 262. https://doi.org/10.1038/s41392-024-01951-9

Manuntung, A., & Yani, F. R. W. P. F. (2024). SKRINING DAN EDUKASI KESEHATAN TENTANG PREDIABETES: SCREENING AND HEALTH EDUCATION ABOUT PREDIABETES. Jurnal Abdimas Pamenang, 2(2), 98–103.

Miftahurrahmah, M., Dia, E. I. A., Harahap, H., Justitia, B., Imam, M., & Delfira, A. (2024). Peran Skrining Dan Edukasi Dalam Pencegahan Diabetes Melitus Pada Remaja Di Kota Jambi. Medical Dedication (Medic): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat FKIK UNJA, 7(2).

Novalinda, C., Halawa, F., & Lase, H. D. (2021). PENYULUHAN DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS (DM) MELALUI PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH. Mitra Keperawatan Dan Kebidanan Prima, 3(2).

Nursolihah, I., Sembiring, D. A., & Sabrina, S. (2024). Skrining Diabetes Melitus Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 55–64.

Nurzana, D., Sary, L., Febriani, C. A., Samino, S., & Aryawati, W. (2025). Hubungan Perilaku “CERDIK” dengan Kadar Gula Darah pada Usia Produktif Risiko Tinggi Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Dunia Kesmas, 14(2).

Paschou, S. A., Athanasiadou, K. I., & Papanas, N. (2024). Menopausal Hormone Therapy in Women with Type 2 Diabetes Mellitus: An Updated Review. Diabetes Therapy?: Research, Treatment and Education of Diabetes and Related Disorders, 15(4), 741–748. https://doi.org/10.1007/s13300-024-01546-1

PERKENI. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.

Priyatno, A. D., Harokan, A., Tinggi, S., Kesehatan, I., Husada, B., & Selatan, P. S. (2024). FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS PADA USIA. 9(2).

Ulfa, N. M., Fandinata, S. S., & Puspitasari, I. (2023). Analisis Efektifitas Biaya Terapi Pengobatan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 terhadap Kontrol Glukosa Darah. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 83–94.

Vadila, A., Izhar, M. D., & Nasution, H. S. (2021). Faktor-faktor kejadian diabetes melitus tipe 2 di puskesmas putri ayu. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 16(2), 229–237.

World Health Organization. (2016). Global report on diabetes. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789241565257

Zaimi, M., Michalopoulou, O., Stefanaki, K., Kazakou, P., Vasileiou, V., Psaltopoulou, T., Karagiannakis, D. S., & Paschou, S. A. (2024). Gonadal dysfunction in women with diabetes mellitus. Endocrine, 85(2), 461–472. https://doi.org/10.1007/s12020-024-03729-z

Zheng, Y., Ley, S. H., & Hu, F. B. (2018). Global aetiology and epidemiology of type 2 diabetes mellitus and its complications. Nature Reviews. Endocrinology, 14(2), 88–98. https://doi.org/10.1038/nrendo.2017.151

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Sumarni, R. ., Aryani, A., Eriyanti, E., & Suwarni, A. (2026). Hubungan Hasil Skrining Diabetes Mellitus dengan Kejadian Diabetes Mellitus pada Usia Produktif. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(3), 1342–1359. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.298