Hubungan Persepsi Ibu Dengan Pengetahuan Tentang Pencegahan Stunting Pada Balita Di Puskesmas Mojolangu Kota Malang

Authors

  • Imelda Dhone Program Studi Pendidikan Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widyagama Husada Malang
  • Miftakhul Ulfa Program Studi Pendidikan Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widyagama Husada Malang
  • Ervin Rufaindah Program Studi Pendidikan Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widyagama Husada Malang

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.295

Keywords:

Persepsi ibu, pengetahuan, pencegahan stunting, balita, stunting, ibu balita.

Abstract

Ibu memiliki peran yang sangat penting dalam pencegahan stunting sejak masa prakonsepsi, kehamilan, hingga anak berusia dua tahun. Pengetahuan ibu mengenai gizi, stunting, dan praktik kesehatan anak menjadi dasar dalam menentukan pola asuh yang tepat . Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Persepsi Dengan pengetahuan ibu Dalam Pencegahan Stunting Pada Balita Di Puskesmas Mojolangu Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 0–59 bulan yang berkunjung ke Poli KIA Puskesmas Mojolangu sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling .Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan distribusi variabel penelitian, serta analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). Berdasarkan hasil penelitian  menunjukkan nilai p-value = 0,000 (< 0,05), sehingga H? ditolak dan H? diterima yaitu terdapat adanya  hubungan yang signifikan antara persepsi ibu dan pengetahuan tentang pencegahan stunting pada balita. Nilai koefisien korelasi sebesar (r=0,817). semakin positif persepsi ibu mengenai stunting maka semakin baik pula pengetahuannya tentang pencegahan stunting

References

Agustina, R. (2019). Hubungan pengetahuan ibu deng an kejadian stunting pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(2), 45–52.

Agustina, R. (2022). Persepsi ibu tentang pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 18(3), 101–109.

Akbar, M. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang gizi balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1), 12–20.

Anugraheni, H. S., Kartasurya, M. I., & Rahfiludin, M. Z. (2022). Determinan kejadian stunting pada anak usia 12–36 bulan di Indonesia. Jurnal Gizi dan Pangan, 17(1), 31–40.

Desmita. (2016). Psikologi perkembangan peserta didik. PT Remaja Rosdakarya.

Ernawati, F. (2022). Hubungan persepsi ibu tentang stunting dengan perilaku pencegahan di Kabupaten Bogor. Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan, 45(1), 23–30.

Farida Batu Bara, R., Nasution, L., & Harahap, R. (2022). Pengetahuan dan sikap ibu terhadap pencegahan stunting pada balita. Jurnal Keperawatan, 14(2), 78–86.

Hapzah, & Asmuni, A. (2022). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan persepsi ibu tentang stunting. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(1), 55–63.

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Situasi balita pendek di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Buku saku hasil studi status gizi Indonesia (SSGI) tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota tahun 2021. Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Kristiyanti, R., Handayani, S., & Widyastuti, Y. (2021). Persepsi dan pengetahuan ibu berhubungan dengan upaya pencegahan stunting pada balita. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 17(1), 34–43.

Naibaho, R., Doloksaribu, T., & Silaban, R. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan upaya pencegahan stunting pada anak balita. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 10(1), 22–30.

Noviaming, R., Suryani, D., & Wahyudi, A. (2022). Hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 112–120.

Notoatmodjo, S. (2017). Ilmu perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (4th ed.). Salemba Medika.

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (5th ed.). Salemba Medika.

Nursa'iidah, & Rokhaidah. (2022). Hubungan persepsi ibu tentang stunting dengan perilaku pemberian makan pada balita. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(2), 710–718. x

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Kementerian Kesehatan RI.

Ramadhani, F., Palupi, A., & Musta'in. (2024). Persepsi ibu tentang pencegahan stunting pada anak usia dini di wilayah kerja Puskesmas. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 6(1), 45–53.

Ramayu, S. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 16–23.

Rokom. (2023). Prevalensi stunting Indonesia turun ke 21,6 persen. Sekretariat Website Sehat Kementerian Kesehatan RI. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id

Saleh, A., Syahrul, S., & Hadju, V. (2021). Pengaruh intervensi edukasi gizi terhadap pengetahuan ibu dan kejadian stunting. Media Gizi Pangan, 18(1), 23–30.

Sanjaya, A. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu tentang gizi dan stunting. Jurnal Kesehatan, 13(2), 88–95.

Sari, E. M. (2018). Hubungan persepsi ibu dengan perilaku pencegahan stunting pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(3), 167–175.

Simanjuntak, B. Y., Haya, M., Suryani, D., & Ahmad, C. A. (2019). Pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak dan kejadian stunting di Bengkulu Tengah. Jurnal Kesehatan, 10(3), 388–394.

SSGI. (2021). Survei Status Gizi Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Suchianti, E. (2023). Persepsi dan perilaku ibu dalam pencegahan stunting di Puskesmas. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 6(1), 10–17.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta.

Wawan, A., & Dewi, M. (2018). Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. Nuha Medika.

Yanti, N. D., Betriana, F., & Kartika, I. R. (2020). Faktor penyebab stunting pada anak: Tinjauan literatur. REAL in Nursing Journal, 3(1), 1–10.

Yulisa, F. (2015). Hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita di Puskesmas. Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(2), 30–38

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Dhone, I., Ulfa, M. ., & Rufaindah, E. . (2026). Hubungan Persepsi Ibu Dengan Pengetahuan Tentang Pencegahan Stunting Pada Balita Di Puskesmas Mojolangu Kota Malang . JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(3), 1191–1199. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.295