Hubungan Perilaku Pencegahan terhadap Risiko Kejadian Malaria pada Masyarakat di Kabupaten Asahan

Authors

  • Miftahurrahmah El Hayatli Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Sarah Haq Azzahrah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Diva Nazwa Harahap Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Fadilah Annisa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rezki Alya Mawaddah Sitorus Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.286

Keywords:

Kesehatan Masyarakat, Malaria, Perilaku Pencegahan, Risiko Malaria

Abstract

Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap angka kesakitan, kematian, dan produktivitas masyarakat. Perilaku pencegahan menjadi faktor penting dalam menurunkan risiko penularan malaria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perilaku pencegahan terhadap risiko kejadian malaria pada masyarakat di Kabupaten Asahan. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 50 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mencakup penggunaan kelambu, penggunaan anti nyamuk, penggunaan pakaian pelindung, kebiasaan keluar rumah pada malam hari, kebersihan lingkungan, dan perilaku pencarian pengobatan. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan yang baik (62,0%) dan risiko kejadian malaria yang rendah (66,0%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku pencegahan dengan risiko kejadian malaria (p=0,003). Responden dengan perilaku pencegahan kurang memiliki peluang 6,88 kali lebih besar mengalami risiko malaria tinggi (OR=6,88; 95% CI=1,84–25,68). Disimpulkan bahwa perilaku pencegahan berhubungan signifikan dengan risiko kejadian malaria di Kabupaten Asahan.

References

Abas, M., Jarona, M. J., & Mehue, B. (2023). Faktor risiko penggunaan kelambu long lasting insecticide nets terhadap kejadian malaria. Journal of Pharmaceutical and Health Research, 4(1), 167–172.

Ali, M. H., Sanaji, & Andjarwati, A. L. (2025). Integrasi Health Belief Model dan Theory of Planned Behavior untuk memprediksi niat konsumsi produk rendah gula pada mahasiswa. Jurnal Ilmu Manajemen, 13(3), 565–580.

Aling, C. R. (2026). Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria dengan pendekatan PRECEDE–PROCEED model. Jurnal Penelitian Multidisiplin Terpadu, 10(1).

Ardyawati, N., Rachman, A., & Andikarya, O. (2025). Korelasi penggunaan kelambu dan obat nyamuk serta keberadaan genangan air terhadap kejadian malaria pada daerah endemik PT. Tandan Sawita Papua. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(2), 302–315.

Aslina, E., Martini, & Raharjo, M. (2025). Faktor vektor dan host yang berhubungan dengan kejadian malaria di daerah endemis Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1).

Azwar, M., Wulandari, A., Nursiah, A., & Widiastuty, L. (2024). Determinants of malaria incidence: Analysis of lifestyle and breeding place. Community Research of Epidemiology (CORE), 4(2), 84–96.

Desimal, I., Ningsih, M., Zaida, U., & Ariany, F. (2024). Analisis faktor lingkungan dan akses pelayanan kesehatan dengan kejadian malaria di daerah rawan malaria di wilayah kerja Puskesmas Penimbung Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Ilmiah Global Education, 5(2), 1510–1517.

Elbands, E. S., Fatriyadi, J., & Suharmanto. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria vivax. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(2).

Fakhriyatiningrum, H., Hasyim, H., & Flora, R. (2022). Faktor perilaku dalam pencegahan malaria: Sebuah tinjauan literatur. Holistik Jurnal Kesehatan, 16(5), 435–447.

Hanif, F., & Ali, H. (2026). Monitoring the density of Aedes aegypti mosquito larvae as an effort to control dengue fever in the Sebakul Air TPA Bengkulu City. JNPH, 14(1), 75–80.

Husna, Z., Saragih, E., & YessyAriescha, P. A. (2024). Faktor-faktor dominan yang berhubungan dengan pencegahan penyakit malaria di Kabupaten Asahan tahun 2023. Jurnal Kajian Kesehatan Masyarakat, 4(1).

Indrawati, S., & Helmy, H. (2023). Penggunaan kelambu dengan kejadian penyakit malaria di wilayah kerja puskesmas. MJ (Midwifery Journal), 3(2), 112–116.

Kumalasari, N. C., Nurjanah, M. H., Martha, R. D., Safitri, Y. D., Ketzia, Maya Diva, Sulastri, & Wardani, K. A. (2025). Pembuatan spray anti nyamuk dengan bahan alami di Desa Tanggunggunung. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(2).

Mayasari, O. P., Ikalius, & Aurora, W. D. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku masyarakat dalam pencegahan COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo. MEDIC, 4(1), 146–153.

Melati, S., & Susilawati. (2022). Pengaruh aktivitas di malam hari terhadap risiko malaria masyarakat pesisir Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(7).

Mendrofa, Y. C., Siregar, J., Harahap, J., Daulay, R. S., & Adriztina, I. (2026). Hubungan pengetahuan dan tindakan dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Pulau Tello Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 6(4), 83–96.

Mufara, C. N., & Wahyono, T. Y. M. (2023). Faktor perilaku pencegahan terhadap kejadian malaria di Papua: Analisis Riskesdas 2010–2018. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(5), 901–909.

Rahman, M. R. A., Duarsa, A. B. S., Anulus, A., & Mardiah, A. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan health seeking behaviour pada gejala demam di mahasiswa angkatan tahun 2019 dan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Nusantara Hasana Journal, 2(10), 103–114.

Suharjo. (2015). Pengetahuan sikap dan perilaku masyarakat tentang malaria di daerah endemis Kalimantan Selatan. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 25(1), 23–32.

Utami, D., Triwahyuni, T., & Julita, Y. (2019). Hubungan lingkungan rumah dengan kejadian malaria di Desa Sidodadi Kabupaten Pesawaran tahun 2018. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 6(3).

Utami, T. P., Hasyim, H., Kaltsum, U., Dwifitri, U., Meriwati, Y., Yuniwarti, & Paridah, Y. (2021). Faktor risiko penyebab terjadinya malaria di Indonesia: Literature review. Jurnal Surya Medika.

Waruwu, T. P., Harahap, J., Ichwan, M., Daulay, R. S., & Ariztina, I. (2025). Hubungan upaya pencegahan dengan kejadian malaria di wilayah kerja UPT Puskesmas Lahomi Kabupaten Nias Barat. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 11(2), 195–202.

World Health Organization. (2021). Vector control. https://www.who.int/teams/global-malaria-programme/prevention/vector-control

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Hayatli, M. E. ., Azzahrah, S. H., Harahap, D. N. ., Annisa, F., & Sitorus, R. A. M. . (2026). Hubungan Perilaku Pencegahan terhadap Risiko Kejadian Malaria pada Masyarakat di Kabupaten Asahan. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(3), 1030–1042. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.286