Gambaran Karies Gigi Sulung Pada Anak Berkebutuhan Khusus

Authors

  • Muhammad Fajar Yunus Poltekkes Kemenkes Makassar
  • Agus Supriatna Poltekkes Kemenkes Makassar
  • Jhony Poltekkes Kemenkes Makassar
  • Ratnasari Dewi Poltekkes Kemenkes Makassar

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.276

Keywords:

Anak Berkebutuhan Khusus, Gigi Sulung, Karies Gigi

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering terjadi pada anak, terutama pada gigi sulung yang memiliki struktur enamel lebih tipis dan rentan terhadap demineralisasi. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada rasa nyeri atau ketidaknyamanan, tetapi juga dapat mengganggu fungsi pengunyahan, proses pencernaan, serta status gizi anak secara keseluruhan. Pada kasus yang berlangsung kronis, gangguan nutrisi akibat karies gigi dapat berkontribusi terhadap hambatan pertumbuhan yang pada akhirnya memunculkan kondisi anak berkebutuhan khusus. Situasi ini menjadi penting untuk diperhatikan mengingat kelompok anak berkebutuhan khusus memiliki risiko lebih tinggi terhadap masalah kesehatan gigi akibat keterbatasan motorik, kognitif, maupun perilaku dalam menjaga kebersihan rongga mulut. Penelitian ini bertujuan mengetahui karies gigi sulung pada anak berkebutuhan khusus sebagai bagian dari upaya pemetaan masalah kesehatan gigi pada kelompok rentan di wilayah perkotaan. Penelitian deskriptif ini dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Makassar pada April - Oktober 2025 dengan pemeriksaan klinis yang mencakup observasi visual, penilaian kondisi gigi sulung, dan identifikasi tanda-tanda demineralisasi sesuai standar diagnostik karies. Pengumpulan data juga mempertimbangkan faktor pendukung seperti parameter saliva dan kondisi kebersihan mulut untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai lingkungan intraoral anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berkebutuhan khusus memiliki tingkat kerentanan karies yang masih cukup tinggi, ditandai dengan ditemukannya lesi aktif, permukaan gigi yang mengalami demineralisasi, serta kebersihan mulut yang kurang optimal. Variasi tingkat keparahan karies terlihat antarindividu, mencerminkan perbedaan pola makan, kebiasaan menyikat gigi, dan kemampuan perawatan diri. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi promotif dan preventif yang lebih terarah, termasuk edukasi kepada pengasuh dan pendamping. Penelitian ini diharapkan menjadi data awal untuk penelitian lanjutan terkait kondisi kesehatan gigi anak berkebutuhan khusus di wilayah perkotaan.

References

American Academy of Pediatric Dentistry. (2024). Management of the developing dentition and occlusion in pediatric dentistry. In The reference manual of pediatric dentistry (p. 2). https://doi.org/10.1007/s44217-022-00022-x

Arifin, F. A., Febriany, M., & Ilmianti, I. (2023). The correlation of caries risk assessment with oral hygiene index and parent’s education level in Pesantren Mizanul Ulum Sanrobone. Insisiva Dental Journal: Majalah Kedokteran Gigi Insisiva, 12(2), 78–84. https://doi.org/10.18196/di.v12i2.20290

Aviva, N. N., Pangemanan, D. H. C., & Anindita, P. S. (2020). Gambaran karies gigi sulung pada anak stunting di Indonesia. e-GiGi, 8(2). https://doi.org/10.35790/eg.8.2.2020.29907

Damayanti, D. T., Hanan, N., Ompusunggu, N. Y., Hasanah, N., & Cahya, W. D. (2023). Hubungan stunting dengan kejadian karies gigi pada anak di Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda. Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan. https://doi.org/10.35728/jmkik.v9i1.1177

Fejerskov, O., Nyvad, B., & Kidd, E. (2015). Dental caries: The disease and its clinical management (3rd ed.). John Wiley & Sons.

Gasner, N. S., & Schure, R. S. (2025). Periodontal disease. In StatPearls. StatPearls Publishing.

Guttikonda, B. R. C., Kadam, S. J., & Guttikonda, K. V. (2025). Dealing with oral health challenges in children with special needs. European Journal of Dental and Oral Health, 6(4), 60–62. https://doi.org/10.24018/ejdent.2025.6.4.393

Harrel, S. K., Cobb, C. M., Sheldon, L. N., Rethman, M. P., & Sottosanti, J. S. (2022). Calculus as a risk factor for periodontal disease: Narrative review on treatment indications when the response to scaling and root planing is inadequate. Dentistry Journal, 10(10), 195.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018a). Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018b). Warta Kesmas: Cegah stunting itu penting. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Rahmadi, A., Purnomowati, R. D., Prasetiowati, L. E., & Wijaya, S. M. (2024). Karies mencapai pulpa merupakan faktor risiko stunting pada anak prasekolah di daerah lokus. Journal of Oral Health Care, 11(2), 101–109. https://doi.org/10.29238/ohc.v11i2.2045

Ray, R. R. (2024). Biofilm architecture and dynamics of the oral ecosystem. BioTechnologia, 105(4), 395–402. https://doi.org/10.5114/bta.2024.145259

Riset Kesehatan Dasar. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sari, V., & Sulastri, D. (2024). Hubungan kesehatan gigi dan mulut terhadap kejadian karies gigi pada anak stunting. B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah.

Sopianti, M., Hasyim, H., Izzatika, M., Ramadhani, I., Tuzzahra, A. H., Fitriani, R., Kurniasari, W., & Nurul, F. (2023). Hubungan stunting pada anak dan karies gigi di Indonesia: Study literature. Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut, 5(2), 59–66. https://doi.org/10.36086/jkgm.v5i2.2005

Wei, Y., Dang, G. P., Ren, Z. Y., Wan, M. C., Wang, C. Y., Li, H. B., et al. (2024). Recent advances in the pathogenesis and prevention strategies of dental calculus. npj Biofilms and Microbiomes, 10(1), 56.

Harrel, S. K., Cobb, C. M., Sheldon, L. N., Rethman, M. P., & Sottosanti, J. S. (2022). Calculus as a risk factor for periodontal disease: Narrative review on treatment indications when the response to scaling and root planing is inadequate. Dentistry Journal, 10(10), 195.

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Yunus, M. F., Supriatna, A. ., Jhony, & Dewi, R. . (2026). Gambaran Karies Gigi Sulung Pada Anak Berkebutuhan Khusus. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(2), 407–420. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.276