Hubungan Intensitas Dan Durasi Penggunaan Komputer Dengan Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Pekerja Kantoran Bank Sultra Tahun 2025

Authors

  • Rahma Ramadani Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo
  • Devi Savitri Effendy Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo
  • Siti Nurfadillah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.271

Keywords:

Computer Vision Syndrome, penggunaan komputer, durasi penggunaan komputer, waktu istirahat, pekerja kantoran.

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan sekumpulan gangguan pada mata dan penglihatan yang terjadi akibat penggunaan komputer atau perangkat digital dalam waktu yang lama. Pekerja yang menggunakan komputer sebagai sarana utama dalam bekerja memiliki risiko tinggi mengalami CVS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan komputer, durasi penggunaan komputer, dan waktu istirahat dengan kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) pada pekerja kantoran Bank Sultra Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja bidang Teknologi Informasi (IT) Bank Sultra yang menggunakan komputer sebagai alat utama dalam bekerja sebanyak 52 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 44 responden (84,6%) mengalami Computer Vision Syndrome (CVS). Sebagian besar responden memiliki intensitas penggunaan komputer kategori rendah (63,5%), durasi penggunaan komputer kategori tinggi (67,3%), dan waktu istirahat kategori kurang baik (75,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara intensitas penggunaan komputer dengan kejadian CVS (p=0,694) dan tidak terdapat hubungan antara durasi penggunaan komputer dengan kejadian CVS (p=0,248). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara waktu istirahat dengan kejadian CVS (p=0,002). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa waktu istirahat berhubungan dengan kejadian Computer Vision Syndrome (CVS), sedangkan intensitas dan durasi penggunaan komputer tidak berhubungan dengan kejadian CVS pada pekerja bidang Teknologi Informasi (IT) Bank Sultra. Penerapan waktu istirahat yang cukup selama bekerja perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan CVS.

References

Ananda, N. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Computer Vision Syndrome Sebagai Dasar Upaya Pengembangan Kebijakan di PT X. 6(2), 137–148. https://doi.org/10.33650/trilogi.v6i2.11984

Ciputra, F., & Dwipayani, N. M. (2022). Computer Vision Syndrome?: Sebuah Tinjauan Pustaka. 5(1), 49–59.

Fachri, A. (2021). Hubungan Faktor Individu, Lingkungan dan Komputer dengan Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) pada Staf Polres Metro Jakarta Pusat Tahun 2020. 2(3). https://doi.org/10.7454/jnklg.v2i3.1004

Faturrahman, Yuldan, A. P. (2023). Deskripsi Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) (Studi pada Karyawan Universitas Siliwangi). 19(1), 28–40.

Gasheya, K. A., & Belay, A. A. (2024). Computer vision syndrome and ergonomic risk factors among workers of the Commercial Bank of Ethiopia in Addis Ababa, Ethiopia?: an institutional-based cross-sectional study. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1341031

Maria, Yolanda, Reyno Satria Ali, S. W. (2022). Hubungan Durasi Penggunaan Komputer dan Jarak Mata Dengan Monitor Komputer Terhadap Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Karyawan Di Lingkungan Universitas Bengkulu Tahun 2020. 8(2), 76–86.

Nasyahtadila, Venada, Djunaedi, Edi , Suparni Suparni, Laras, D. S. (2022). Jarak, Durasi, Dan Keluhan Kelelahan Mata Dalam Penggunaan Gadget Civitas Akademika Stikes Dharma Husada Bandung Tahun 2020. JURNAL SEHAT MASADA, XVI, No.1(January 2022), 58–68. https://doi.org/10.38037/jsm.v16i1.264

Ranasinghe, P., Wathurapatha, W. S., Perera, Y. S., Lamabadusuriya, D. A., Kulatunga, S., & Jayawardana, N. (2016). Computer vision syndrome among computer office workers in a developing country?: an evaluation of prevalence and risk factors. BMC Research Notes, 1–9. https://doi.org/10.1186/s13104-016-1962-1

Rohmah Siti, Yana Hendriana, M. A. M. (2022). Hubungan Jarak Pandang Dan Intensitas Penggunaan Komputer Dengan Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Mahasiswa S1 Keperawatan Tingkat Akhir Di Stikes Kuningan. 84–92.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Ramadani, R., Effendy, D. S., & Nurfadillah, S. (2026). Hubungan Intensitas Dan Durasi Penggunaan Komputer Dengan Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Pekerja Kantoran Bank Sultra Tahun 2025. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(3), 941–948. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.271