Efektifitas Aplikasi Mobile E-Kabe Dalam Pelayanan Keluarga Berencana Di Desa Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.252Keywords:
Efektifitas; Aplikasi e-KABE; Kualitas Sistem, Kualitas Layanan.Abstract
Indonesia masih menghadapi tantangan demografi berupa jumlah penduduk yang besar dengan laju pertumbuhan yang terus meningkat. Berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, jumlah penduduk Indonesia mencapai sekitar 257 juta jiwa. Di sisi lain, penggunaan smartphone telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, ditandai dengan peningkatan pengguna yang terus terjadi setiap tahun. Data dari Statista menunjukkan bahwa pada Oktober 2017, sekitar 75% pengguna smartphone di Indonesia menggunakan perangkat berbasis Android. Berdasarkan data integrasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dengan KTP elektronik Kabupaten Tasikmalaya per Juni 2019, Kecamatan Cigalontang merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar kedua setelah Karangnunggal, yaitu sebanyak 74.140 jiwa atau 4,14% dari total penduduk Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 1.791.881 jiwa. Jumlah tersebut terdiri atas 37.998 laki-laki (4,17%) dan 36.142 perempuan (4,10%). Dalam program Keluarga Berencana (KB), metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntik 300 PUS sebesar 41,10% dan suntik 150 PUS sebesar 20,55%, dengan jumlah peserta aktif mencapai 506 akseptor atau sekitar 69% dari total 730 akseptor KB. Hasil Focus Group Discussion (FGD) bersama bidan dan akseptor KB menunjukkan masih sering terjadi keterlambatan maupun kelalaian dalam konsumsi pil KB serta jadwal kunjungan ulang suntik, sehingga diperlukan media atau sistem pengingat yang dapat membantu meningkatkan kepatuhan akseptor. Penelitian ini dilakukan untuk menilai efektivitas aplikasi mobile “e-KABE” sebagai sarana pendukung pelayanan Keluarga Berencana di Desa Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, pada tahun 2021.
References
Bungin, Burhan. 2009. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-ilmu Sosial Lainnya. Jakarta : Kencana.
Campbell.1989. Riset dalam Efektifitas Organisasi. Terjemahan Sahat Simamora. Jakarta: Erlangga
DeLone, Wiliam H dan Ephraim R Mc.Lean 2003. “The DeLone and McLean model of information systems success: A teen year update” journal of management information systems, 19(14) dalam http://eli.johogo.com/class/p7.pdf. Diunduh pada [3 Maret 2018]
Emiliana, Emiliana, and Wahyuni Idvia Nova. "Pemanfaatan Aplikasi Mobile Keluarga Berencana untuk Meningkatkan Kepatuhan Akseptor: Scoping Review: Utilization of Mobile Family Planning Applications to Improve Acceptor Compliance: A Scoping Review." Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran 5.1 (2026): 277-287.
Ghozali, Imam. 2011. “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS”. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2019). When to use and how to report the results of PLS-SEM. European business review, 31(1), 2-24.
LeRouge, C. & Wickramasighe, N., 2013. A Review of User-Centered Design for Diabetes-Related Consumer. Journal of Diabetes
Martono, Nanang. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: Rajawali Pers.
Maulani, W. (2020). Penerapan Electronic Government Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik (Studi Kasus Program E-Health Di Kota Surabaya). AS-SIYASAH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 5(2), 44-54.
Mobile Marketing Association. (2008). MobileApplication
Nurzaky, A., Ananda, F. R., & Machrus, M. (2021). E-Health Sebagai Program Pendukung Terwujudnya Agile Government Di Indonesia (Studi Kasus: Kota Surabaya). Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Pemerintahan Penerapan Agile Government Di Instansi Pemerintahan, 69.
Ouiddad, A., Okar, C., Chroqui, R., & Beqqali Hassani, I. (2021). Assessing the impact of enterprise resource planning on decision-making quality: An empirical study. Kybernetes, 50(5), 1144-1162.
Purnama, Rangsang.2010. Mari Mengenal J2ME Java 2 Micro. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Pratama, A. R., & Rahmawati, D. (2023). Menjembatani Kesenjangan Digital: Pengaruh Kualitas Layanan m-Health terhadap Penerimaan Teknologi Masyarakat Area Rural. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 26(3), 210-219
Putri, A. K., & Wicaksono, F. (2026). Inovasi Digital Government Dalam Penguatan Good Governance Di Tingkat Desa (Studi Kasus: Kalurahan Pleret, Kabupaten Bantul). Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 17(01), 120-139.
Rahmidini, A., Fitriani, S., & Heryanti, Y. (2025). E-Kabe: Pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga berbasis SIG untuk meningkatkan partisipasi KB pada keluarga risiko stunting. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS), 9(4), 340-346.
Rikardus, E. (2026). Digital-Governance dan Efektivitas Pelayanan Publik di Desa Perbatasan: Studi Kasus Kabupaten Merauke. Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 115-130.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistyo-Basuki. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka utama. Science and Technology, p. 18.
Starawaji. 2009. Corporate Social Responsibility dalam Praktek di Indonesi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Sholihin, Mahfud &Dwi Ratmono. 2013.Analisis SEM-PLS dengan Warp PLS 3.0 (Ed 1), Andi Offset, CV Andi Offset, Yogyakarta
Tenenhaus, M., Vinzi, V. E., Chatelin, Y. M., & Lauro, C. (2005). PLS path modeling. Computational statistics & data analysis, 48(1), 159-205.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa Rahmidini, Chanty Yunie Hartiningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







