Hubungan Status Gizi Dengan Siklus Menstruasi Mahasiswi Stikes Widyagama Husada Malang
DOI:
https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.247Keywords:
Status gizi, siklus menstruasi, gangguan menstruasiAbstract
Gangguan menstruasi teridentifikasi sebagai salah satu permasalahan kesehatan utama yang dihadapi oleh populasi remaja di Indonesia. Pada skala global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa 75% remaja putri mengalami gangguan menstruasi, dengan sekitar 80% di antaranya mengalami ketidakteraturan siklus haid pada tahun pertama pasca menarche. Untuk mengetahui hubungan status gizi dengan siklus mentruasi pada mahasiswi STIKES Widyagama Husada Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional melalui pendekatan cross sectional .Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Rule of Thumb menurut Suharsimi Arikunto dengan pengambilan 15% dari populasi sehingga diperoleh sebanyak 41 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square (?²) dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0,05). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai Chi-Square dengan nilai signifikansi (p-value) = 0,001 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan siklus menstruasi pada mahasiswi STIKES Widyagama Husada Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi dengan status gizi tidak normal, baik gizi kurang maupun gizi lebih, cenderung mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur dibandingkan dengan mahasiswi yang memiliki status gizi normal. Sebagian besar mahasiswi STIKES Widyagama Husada Malang memiliki status gizi normal, namun masih ditemukan mahasiswi dengan status gizi kurang dan lebih yang cenderung mengalami gangguan siklus menstruasi, terutama oligomenore
References
Armayanti, L. Y., Suryani, N., & Putri, N. M. A. (2021). Faktor dan upaya pencegahan ketidakteraturan siklus menstruasi pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 85–94.
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Ayu, I. G. A. P. (2021). Kesehatan Reproduksi Wanita. Pustaka Baru Press.
Dullah, S. (2020). Gizi Kesehatan Masyarakat. Penerbit Andi.
Fitrianti. (2023). Karakteristik Perkembangan Remaja Menurut Hurlock. Jurnal Kesehatan Remaja, 5(1), 23–31.
Hr, P. R., zzHudain, M. A., & Bustang, B. (2025). Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Prodi Gizi Angkatan 2023 Universitas Negeri Makassar. 11(1), 37–42.
Hoffman, D. J. (2022). Nutritional disparities and socioeconomic status. Annual Review of Nutrition, 42, 295–318.
Indonesia, K. K. R. (2018). Pedoman Nasional Etik Penelitian Kesehatan. Komisi Etik Penelitian Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
Indrasari, D., & Sutikno. (2020). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Remaja. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 12(2), 85–94.
Jasmani, S. P., Rekreasi, K., & Olahraga, F. I. (2025). HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI ( Studi Pada Siswi Kelas X Dan XI di SMA Negeri 1 Lumajang ) Maylani Putri Bintari *, FaridhaNurhayati ISSN?: 2338-798X. 375–378.
Mustika, D., & Mega, A. (2021). Tahapan Perkembangan Remaja dan Permasalahannya. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 45–53.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Salemba Medika.
Organization, W. H. (2021). Adolescent Health. World Health Organization.
Organization, W. H. (2023). Global Health Statistics 2023: Monitoring Health for the SDGs. World Health Organization.
Pratama, R., & Sari, D. P. (2021). Tahap Perkembangan Remaja dan Tugas Perkembangannya. Jurnal Kesehatan Remaja, 6(2), 65–73.
Purnasari, G., & Illiyya, L. (2023). Hubungan antara status gizi, asupan protein dan zat besi terhadap siklus menstruasi remaja putri. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science, 4(1), 56–64. https://doi.org/10.24853/mjnf.4.1.56-64
Putra, I. G. N. E., & Apsari, N. C. (2021). Perkembangan remaja dan permasalahannya. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 20(1), 1–12.
Prathita, Y. A., & Lipoeto, N. I. (2017). Artikel Penelitian Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. 6(1), 104–109.
Puspita, W., Saputri, R., & Sari, S. M. (2024). Hubungan Status Gizi dengan Siklus dan Lama Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2021 — 2022 Relationship Between Nutritional Status and Menstrual Cycle and Duration Yarsi University Faculty of Medicine Students Class of 2021 — 2022. 3(2), 188–201.
Qomarasari, D., & Mufidaturrosida, A. (2022). Hubungan status gizi, pola makan dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri kelas VIII di SMPN 3 Cibeber. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga, 6(2), 43–50. https://doi.org/10.36409/jika.v6i2.150
Revi, M., Anggraini, W., & Warji. (2023). Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Siswi Sekolah Menengah Atas. Cendekia Medika, 8(1), 123–130.
Reva Adrevi Az zahra, Diyanah Kumalasari, R. Y. T. (2025). HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA Jurnal Kebidanan, Vol 07 No.2 September 2025. 07(2), 1–14. https://doi.org/10.30651/sinar.v7i2.26061
Rudi. (2024). Penilaian Status Gizi Berdasarkan Antropometri dan Riwayat Diet. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 9(1), 10–18.
Santrock, J. W. (2019). Adolescence. McGraw-Hill Education.
Septalina, D. (2019). Pengaruh Status Sosial Ekonomi Keluarga terhadap Perkembangan Kepribadian Anak dan Remaja. Jurnal Psikologi Perkembangan, 8(2), 101–109.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukardi. (2021). Pengaruh Pendidikan Gizi terhadap Perilaku Makan Remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 10(2), 67–75.
Sukumar, N. (2020). Menstrual Health and Disorders. Jaypee Brothers Medical Publishers.
Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2016). Penilaian Status Gizi. EGC.
Villasari, A. (2021). Kesehatan Reproduksi Remaja. Pustaka Baru Press.
Wanggy, D. M., & Ulfiana, E. (2022). The Relationship between Nutritional Value , Diet , Physical Activities , and Stress with Menstrual Cycle Disorders. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 5(September), 90–101. http://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm
Wesselink, A. K., Rothman, K. J., Hatch, E. E., & Wise, L. A. (2021). Age and fecundability in a North American preconception cohort study. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 224(2), 192.e1-192.e10.
Windi Lusiyani, B. R. (2025). HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI 1 , 2 Program Studi S1 Kebidanan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. https://doi.org/10.47560/keb.v12i2.515
World Health Organization. (2023). Obesity and overweight. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight
WHO. (2017). Respond?ng To Ch?ldren And Adolescents Who Have Been Sexually Abused. WHO Cl?n?cal Gu?del?nes.
Zierle-Ghosh, A. (2023). Physiology, Body Mass Index. In StatPearls. National Center for Biotechnology Information. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK53545
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Erniyanti Kaka, Dwi Soelistiyoningsih, Ervin Rufaindah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







