Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kejadian Penyakit Malaria di Pustu Sawendi Wilayah Kerja Puskesmas Sowek Kabupaten Supiori
DOI:
https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.243Keywords:
Malaria, Tingkat Pengetahuan, Pencegahan, Puskesmas SowekAbstract
Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di Provinsi Papua yang memiliki angka kejadian malaria tinggi. Tingginya kejadian malaria tidak hanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan, tetapi juga oleh tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penyebab dan pencegahan penyakit tersebut. Pengetahuan yang rendah dapat memengaruhi perilaku pencegahan sehingga meningkatkan risiko penularan malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian penyakit malaria di wilayah kerja Puskesmas Sowek, Kepulauan Aruri, Kabupaten Supiori. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan responden mengenai penyebab dan pencegahan malaria serta data kejadian malaria. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat pengetahuan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (69%), berusia 25–30 tahun (53%), berpendidikan SMP (41%), dan memiliki pendapatan keluarga rendah (47%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang mengenai penyebab malaria (68,8%) maupun pencegahannya (68,8%). Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya tingkat pengetahuan masih menjadi masalah utama di masyarakat dan berpotensi meningkatkan risiko kejadian malaria. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program promosi kesehatan dan edukasi masyarakat untuk mendukung upaya pengendalian dan eliminasi malaria.
References
Arisjulyanto, D., & Suweni, K. (2024). Pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang malaria di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Arisjulyanto, D., Kusuma, A. H., Lestari, D. P., Suharmanto, & Ilmidin. (2024). Pengaruh penyuluhan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang pencegahan malaria.
Arisjulyanto, D., Mesa, N. D. K., Manangsang, F., Siregar, N. S. A., & Kusuma, A. H. (2025). Pengaruh edukasi berbasis komunitas terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang pencegahan malaria pada anak di daerah endemis Papua.
Degarege, A., Degarege, D., & Madhivanan, P. (2019). Association between socioeconomic status and malaria incidence in endemic areas: A systematic review and meta-analysis. Acta Tropica, 195, 192–203. https://doi.org/10.1016/j.actatropica.2019.04.011
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2005). Profil kesehatan Indonesia 2005. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Finda, M. F., Christofides, N., Lezaun, J., Tarimo, B., Chaki, P. P., Kelly, A. H., & Okumu, F. O. (2019). Opinions of key stakeholders on alternative interventions for malaria control and elimination in Tanzania. Malaria Journal, 18(1), 164. https://doi.org/10.1186/s12936-019-2803-8
Hanandita, W., & Tampubolon, G. (2016). Geography and social distribution of malaria in Indonesian Papua: A cross-sectional study. International Journal of Health Geographics, 15(13), 1–11. https://doi.org/10.1186/s12942-016-0043-y
Harijanto, P. N. (2000). Malaria: Epidemiologi, patogenesis, manifestasi klinis, dan penanganan. EGC.
Howes, R. E., Battle, K. E., Mendis, K. N., Smith, D. L., Cibulskis, R. E., Baird, J. K., & Hay, S. I. (2016). Global epidemiology of Plasmodium vivax. The American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 95(6 Suppl.), 15–34. https://doi.org/10.4269/ajtmh.16-0141
Karyana, M., Burdarm, L., Yeung, S., Kenangalem, E., Wariker, N., Maristela, R., ... Price, R. N. (2008). Malaria morbidity in Papua Indonesia, an area with multidrug resistant Plasmodium vivax and Plasmodium falciparum. Malaria Journal, 7(148), 1–9. https://doi.org/10.1186/1475-2875-7-148
Karyana, M., Devine, A., Kenangalem, E., Burdarm, L., Poespoprodjo, J. R., Vemuri, R., ... Price, R. N. (2016). Treatment-seeking behaviour and associated costs for malaria in Papua, Indonesia. Malaria Journal, 15(536), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12936-016-1588-8
Kaula, H., Kapesa, A., Mweya, C., & Kweka, E. J. (2022). Community knowledge, attitudes and practices regarding malaria prevention and control in endemic regions: A cross-sectional study. BMC Public Health, 22(1), 1185. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13567-2
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman nasional penanggulangan malaria di Indonesia. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Lembang, V., Muliono, A. C., & Prabantoro, B. T. R. (2025). The relationship between knowledge and community actions regarding malaria incidence among residents living in Koya Timur Subdistrict, Papua Province. Jurnal Widya Medika, 11(1), 1–9.
Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Prabowo, A. (2004). Malaria: Mencegah dan mengatasinya. Puspa Swara.
Ricci, F. (2012). Social implications of malaria and their relationships with poverty. Mediterranean Journal of Hematology and Infectious Diseases, 4(1), e2012048. https://doi.org/10.4084/MJHID.2012.048
Singh, M., Brown, G., & Rogerson, S. J. (2014). Ownership and use of insecticide-treated nets during pregnancy in sub-Saharan Africa: A review. Malaria Journal, 13, 330. https://doi.org/10.1186/1475-2875-13-330
Sutarto, S., Cania, E., & Indriyani, R. (2020). Faktor risiko kejadian malaria di daerah endemis Indonesia: Tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 78–86.
Sutisna. (2004). Malaria secara klinis dan laboratorium. Rineka Cipta.
Syukur, M., & Winarti, E. (2023). Analisis faktor perilaku masyarakat dan kejadian malaria di Papua: Literature review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 1150–1158.
Tusting, L. S., Bottomley, C., Gibson, H., Kleinschmidt, I., Tatem, A. J., Lindsay, S. W., & Gething, P. W. (2017). Housing improvements and malaria risk in sub-Saharan Africa: A multi-country analysis of survey data. PLoS Medicine, 14(2), e1002234. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1002234
Widoyono. (2008). Penyakit menular: Epidemiologi, penularan, pencegahan, dan pemberantasannya. Erlangga.
World Health Organization. (2023). World malaria report 2023. World Health Organization.
World Health Organization. (2024). World malaria report 2024. World Health Organization.
Zainuri, A., Arwimbar, P. Y. I., & Irap, S. P. (2024). Malaria knowledge and self-medication practices among local community of Papua. Berita Kedokteran Masyarakat, 40(9), 1–10. https://doi.org/10.22146/bkm.v40i09.16308
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sapta Erna Pamungkas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







