Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Penggilingan Padi Di UD Sinar Swastika Kabupaten Konawe

Authors

  • Elsa Kristi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo
  • Hariati Lestari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo
  • Irma Yunawati Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.240

Keywords:

Musculoskeletal Disorders, Beban Kerja, Pekerja Penggilingan Padi, Kesehatan Kerja

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang banyak terjadi pada pekerja sektor informal, termasuk pada pekerja penggilingan padi yang memiliki risiko tinggi akibat aktivitas fisik berulang dan beban kerja berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada pekerja penggilingan padi di UD Sinar Swastika Kabupaten Konawe tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja sebanyak 40 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) serta instrumen untuk mengukur indeks massa tubuh, kebiasaan olahraga, masa kerja, beban kerja, durasi kerja, dan aktivitas berulang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami keluhan MSDs kategori tinggi (62,5%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa beban kerja memiliki hubungan signifikan dengan keluhan MSDs (p < 0,05), sedangkan indeks massa tubuh, kebiasaan olahraga, masa kerja, durasi kerja, dan aktivitas berulang tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p > 0,05). Disimpulkan bahwa beban kerja merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan keluhan MSDs. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian beban kerja melalui penerapan ergonomi dan peningkatan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk mengurangi risiko MSDs pada pekerja.

References

Ajhara, S., Novianus, C., & Muzakir, H. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja bagian sewing di PT X tahun 2022. Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia, 2(2), 150–162.

Ance, A. A., Berek, N. C., & Riwu, Y. R. (2021). The factors related to musculoskeletal disorders of rice milling workers in Lembor District, West Manggarai. Lontar: Journal of Community Health, 3(3), 96–102.

Aprianto, B., Hidayatulloh, A. F., Zuchri, F. N., Seviana, I., & Amalia, R. (2021). Faktor risiko penyebab musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja: A systematic review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(2), 16–25.

Azzahra, A., Bahri, S., & Puji, L. K. R. (2022). Hubungan sikap kerja, masa kerja dan durasi kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja manual handling di gudang X. Frame of Health Journal, 1(1), 143–152.

Bausad, A. A. P., & Allo, A. A. (2023). Analisis pengaruh postur kerja dan beban kerja dengan kejadian musculoskeletal disorders petani Kecamatan Marioriawa. Journal of Health Education and Literacy, 5(2), 128–134.

Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe. (2026). Data jumlah kasus musculoskeletal disorders (MSDs) tahun 2024–2025.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (2026). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024.

Dwiseptianto, R. W., & Wahyuningsih, A. S. (2022). Keluhan muskuloskeletal pada pekerja sektor informal. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 2(1), 102-111.

Entianopa, E., Yurandi, E., & Yenni, M. (2021). Hubungan Iklim Kerja Panas terhadap Dehidrasi pada Pekerja di Bagian Dryer di PT. X. Indonesian Journal of Health Community, 2(1), 1–7. Jambi: STIKES Harapan Ibu Jambi.

Goalbertus, G., & Putri, M. B. (2022). Hubungan Hubungan Kebiasaan Olahraga, Jenis Kelamin, dan Masa Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Mahasiswa Profesi Dokter Gigi. Jurnal Medika Hutama, 3(02 Januari), 2448-2456.

Hartono, A. F. D., & Soewardi, H. (2019). Analisis faktor-faktor resiko penyebab musculoskeletal disorders dan stres kerja (Studi Kasus di PLN PLTGU Cilegon). Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 6(3), 165–173.

Herawati, A. (2019). Hubungan antara Gerakan Berulang dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Petani di Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Universitas Sebelas Maret Institutional Repository.

Rahmah, S., & Herbawani, C. K. (2022). Faktor risiko penyebab keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja: Tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 6–11.

Salsabila, N. N., Indraswari, N., & Sujatmiko, B. (2022). Gambaran Kebiasaan Merokok Di Indonesia Berdasarkan Indonesia Family Life Survey 5 (Ifls 5). Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 7(1), 2.

Sanger, A. Y., & Paat, P. (2023). Beban Kerja dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) pada Petani Kelapa. Klabat Journal of Nursing, 5(2), 84-89.

Sovina, M., & Harahap, F. A. (2022). Penentuan status gizi dengan indeks massa tubuh (IMT) menggunakan logika fuzzy. Information System Journal, 7(1), 105-116.

Tarwaka. (2015). Ergonomi Industri: Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan

World Health Organization. (2022). Musculoskeletal health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/musculoskeletal-conditions

Wulandari, S., Ramadhanti, I. P., & Jannah, M. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kecelakaan Kerja pada Pekerja Konstruksi. Jurnal Kesmas dan K3, 4(2), 145–154. Jambi: STIKES

Wurarah, M. L., Kawatu, P. A. T., & Akili, R. H. (2020). Hubungan antara Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Petani. Journal Of Public Health and Community Medicine.1(2), 6–10.

Zulhijjah, A. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja PT. PLN (PERSERO) Unit Layanan Transmisi Dan Gardu Induk Jeneponto. Skripsi. Makassar: Universitas Hasanudin

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Kristi, E., Lestari, H., & Yunawati, I. . (2026). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Penggilingan Padi Di UD Sinar Swastika Kabupaten Konawe . JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(3), 625–644. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.240