Pemetaan Sebaran Kasus Demam Berdarah Dengue menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Cirebon Tahun 2025

Authors

  • Akhmad Fatkhul Anam Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Bhakti Aryani Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Totok Subianto Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Elfi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.218

Keywords:

Demam Berdarah, Pemetaan, SIG, QGIS

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, yang mengalami fluktuasi jumlah kasus setiap tahun. Tingginya kepadatan penduduk, mobilitas masyarakat, dan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan vektor nyamuk Aedes aegypti berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran kasus DBD di Kota Cirebon tahun 2025 menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional serta memanfaatkan data sekunder kasus DBD tahun 2025 yang diperoleh dari instansi terkait. Data dianalisis dan divisualisasikan menggunakan aplikasi QGIS berdasarkan jumlah kasus, kepadatan penduduk, usia, dan jenis kelamin penderita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi kasus DBD berbeda pada setiap kecamatan, dengan Kecamatan Harjamukti sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, sedangkan Kecamatan Pekalipan memiliki jumlah kasus terendah. Pola persebaran kasus secara spasial cenderung mengelompok pada wilayah yang berdekatan. Kepadatan penduduk tidak menunjukkan hubungan yang konsisten terhadap jumlah kasus DBD. Kelompok usia 5–14 tahun merupakan kelompok paling dominan terdampak, dan jumlah penderita laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan. Oleh karena itu, upaya pengendalian DBD perlu difokuskan pada wilayah berisiko tinggi dengan memperhatikan faktor lingkungan dan kelompok rentan masyarakat.

References

Arikunto, S. (2016). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta.

Badan Pusat Statistik. (2026). Jumlah penduduk menurut kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat 2021–2025. Retrieved from https://cirebonkota.bps.go.id

Crispin, A. R., Sitorus, M. J. E., Zega, D. F., et al. (2023). Manfaat sistem informasi geografis terhadap penyakit dengue: Scoping review, 1.

Dinas Kesehatan Kota Cirebon. (2024). Profil kesehatan Kota Cirebon tahun 2024. Cirebon, Indonesia: Dinas Kesehatan Kota Cirebon.

Dinas Kesehatan Kota Cirebon. (n.d.). Retrieved from https://dinkes.cirebonkota.go.id/

Diskominfo Jawa Barat. (2025). Jumlah kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) berdasarkan kabupaten/kota di Jawa Barat. Retrieved May 5, 2025, from https://opendata.jabarprov.go.id/

Fajrianti, G., & Yandra, B. Analisis faktor lingkungan fisik dan perilaku terhadap kejadian demam berdarah dengue.

Girsang, V. I., Harefa, H. S., Siregar, L. M., & Sirait, A. (2024). Kepadatan penduduk dengan kejadian demam berdarah dengue di Kota Medan. Jurnal Keperawatan Cikini.

Hakim, B. P., Permatasari, I., Sjafrizal, T., & Anugraha, R. A. (2023). Konvergensi geographic information system dalam manajemen kesehatan unit pelaksana teknis daerah, 7.

Hidayati, F., Solida, A., Wisudariani, E., & Rahmat, A. A. (2024). Pemetaan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kota Jambi tahun 2018–2022. Jurnal Riset Hesti Medan, 8(2), 148. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v8i2.306

Hisyam Ar Rafi, N., Laila Nugraha, A., & Adnan Yusuf, M. (2024). Pemetaan incidence rate (IR) demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Tembalang tahun 2018–2022. Jurnal Geodesi Undip.

Irwan. (2017). Buku epidemiologi penyakit menular. Yogyakarta, Indonesia: CV Absolute Media.

Kaheming, E. N., & Mantjoro, E. M. (2023). Analisis spasial kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Talawaan tahun 2020–2022. Jurnal Kesehatan Tambusai.

Ketaren, S. O., & Wahyuni, T. (2017). Analisa keberadaan jentik Aedes sp. di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Medan Tuntungan tahun 2017. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Strategi nasional penanggulangan dengue 2021–2025. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Wilayah KLB DBD ada di 11 provinsi.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023a). Deteksi dini demam berdarah dengue (DBD) dan pengendaliannya di Indonesia tahun 2023. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023b). Profil kesehatan Indonesia 2022. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI.

Khaidir, Zara, N., & Ikhsan, R. (2022). Gambaran penyakit demam berdarah dengue di Poliklinik Umum Puskesmas Muara Batu Aceh Utara. GALENICAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh.

Mardiyanti, D., & Siwiendrayanti, A. (2024). Analisis risiko penularan DBD berdasarkan lingkungan fisik, perilaku menguras TPA dan house index di Kelurahan Tanjung Mas, 5(1).

Mohammad, M. I., Hermanda, A. M., Karmanto, B., & Khasanah, L. (2023). Pemetaan distribusi prevalensi dan faktor risiko stunting dengan sistem informasi geografis Kota Cirebon: Laporan data. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(3), e925. https://doi.org/10.36990/hijp.v15i3.925

Nadya, I., Putra, D., Anggara, A., & Sabir, M. (2021). Pengetahuan dan sikap orang tua terhadap kejadian penyakit demam berdarah dengue (DBD) anak di Puskesmas Kamonji Kota Palu, 3.

Nurdiansyah, F., & Yunengsih, Y. (2024). Analisis laporan surveilans demam berdarah dengue (DBD) rawat inap 2024 RSUD Kota Bandung.

Nurlim, R., et al. (2023). Hubungan gejala klinis dengan derajat keparahan infeksi dengue, 4.

Oktaviarli, Z., Azriadi, E., & Gusman, D. (2023). Sistem informasi geografis pemetaan penyebaran penyakit demam berdarah di Kabupaten Kampar berbasis web. Journal on Pustaka Cendekia Informatika, 1(1), 74–80.

Rohman, H., Abdillah, A. R., & Qhoiriyah, A. R. Analisis informasi kesehatan melalui pemetaan demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Prambanan, Gamping, dan Mlati, Sleman, Yogyakarta. Tropical Public Health Journal Faculty of Public Health.

Samuel Syahputra, G., Sugiastu Firdaus, H., & Sukmono, A. (2023). Evaluasi kelayakan kawasan industri di Kabupaten Demak.

Saputra, W. T., Ramdhan, A., & Premana, A. (2024). Sistem informasi geografis pemetaan sebaran penyakit demam berdarah di Puskesmas Wanasari berbasis website, 8.

Sekarrini, C. E., Sumarmi, Bachri, S., Taryana, D., & Giofandi, E. A. (2022). The application of geographic information system for dengue epidemic in Southeast Asia: A review on trends and opportunity. Journal of Public Health Research, 11(3). https://doi.org/10.1177/22799036221104170

Setiawan, A. F., Wajib, Y. Y. P., Handono, K., & Sakti, S. P. (2023). Leucocytes, thrombocytes and immature platelets in patients with dengue hemorrhagic fever. Bali Medical Journal, 12(2), 2067–2069. https://doi.org/10.15562/bmj.v12i2.4613

Subianto, T., Karmanto, B., & Elfi, E. (2024). Pengembangan model pengukuran wilayah risiko stunting berbasis spreadsheet di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 15(3), 386. https://doi.org/10.33846/sf15307

Sutriyawan, A., & Dian Kurniawati, R. (2024). Faktor pengaruh kesehatan lingkungan terhadap kejadian demam berdarah dengue (DBD) di wilayah endemis: Systematic literature review. Jurnal Kesehatan, 7(1).

Wahyuliati, E. N., & Yulian, E. (2020). Faktor risiko penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Bantul I Kabupaten Bantul Provinsi Yogyakarta tahun 2019, 13.

Wila, R. W., Satoto, T. B. T., & Mujiyanto, M. (2020). Distribusi kasus demam berdarah dengue dan habitat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti serta indeks pupa pada daerah endemis dan non endemis di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Buletin Penelitian Kesehatan, 48(3). https://doi.org/10.22435/bpk.v48i3.2900

World Health Organization. (2019). Global strategy for dengue prevention and control 2019–2020. Geneva, Switzerland: WHO.

Downloads

Published

2026-06-04

How to Cite

Anam, A. F. ., Bhakti Aryani, Totok Subianto, & Elfi. (2026). Pemetaan Sebaran Kasus Demam Berdarah Dengue menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Cirebon Tahun 2025. JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(3), 428–438. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i3.218