Hubungan Dukungan Teman Sebaya dengan Academic Burnout

Authors

  • Suharmanto Suharmanto Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.209

Keywords:

dukungan sosial, burnout, kesehatan mental

Abstract

Burnout merupakan masalah kesehatan mental yang semakin meningkat dan dapat berdampak pada kualitas hidup serta produktivitas individu. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam kejadian burnout adalah dukungan sosial. Namun, hasil penelitian terkait hubungan keduanya masih menunjukkan ketidakkonsistenan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial dengan kejadian burnout. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 324 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan sosial kurang baik (75,3%) dan mengalami burnout (60,5%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan burnout (p = 0,87), dengan nilai OR sebesar 1,03 yang menunjukkan hubungan sangat lemah. Disimpulkan bahwa dukungan sosial tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian burnout. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap burnout.

 

References

Bai, Q., Liu, S., & Kishimoto, T. (2020). School incivility and academic burnout: The mediating role of perceived peer support and the moderating role of future academic self-salience. Frontiers in Psychology, 10, 3016. https://doi.org/10.3389/FPSYG.2019.03016

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The job demands-resources model: State of the art. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328. https://doi.org/10.1108/02683940710733115

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2022). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 27(3), 273–285.

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310

Halbesleben, J. R. B. (2006). Sources of social support and burnout. Journal of Applied Psychology, 91(5), 1134–1145. https://doi.org/10.1037/0021-9010.91.5.1134

Kim, H., Lee, J., & Park, S. (2024). The impact of social support on burnout among employees: A moderating role of coping strategies. International Journal of Environmental Research and Public Health, 21(2), 1123.

Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Burnout. Wiley.

Noverina, A., & Agustina, A. (2026). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan resiliensi akademik pada mahasiswa yang mengalami burnout akademik. YASIN. https://doi.org/10.58578/yasin.v6i1.8745

Putri, A. D., Sari, R., & Utami, L. (2020). Hubungan dukungan sosial dengan burnout pada tenaga kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–130.

Sari, N., & Nugroho, A. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan burnout pada pekerja. Jurnal Psikologi Indonesia, 18(1), 45–54.

Sari, N., Rochmawati, N., & Wahib, A. (2025). The influence of self-compassion and peer support on academic burnout in grade XII students of state vocational school 9 Semarang. Seurune, 8(1), 22–34. https://doi.org/10.24815/s-jpu.v8i1.44162

Schaufeli, W. B. (2023). Burnout: A short socio-cultural history. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 10, 25–44.

Shih, S.-S. (2015). The relationships among Taiwanese adolescents’ perceived classroom environment, academic coping, and burnout. School Psychology Quarterly, 30(2), 307–320. https://doi.org/10.1037/SPQ0000093

World Health Organization. (2022). International classification of diseases (ICD-11). WHO.

World Health Organization. (2022). Mental health and well-being at work. WHO.

Downloads

Published

2026-05-02

How to Cite

Suharmanto, S. (2026). Hubungan Dukungan Teman Sebaya dengan Academic Burnout . JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA, 4(2), 244–251. https://doi.org/10.63265/jkti.v4i2.209

Issue

Section

Articles