Daya Terima dan Analisis Zat Gizi Sosis Hati Ayam-Wortel sebagai Alternatif Jajanan Pencegahan Anemia
DOI:
https://doi.org/10.63265/jkti.v4i1.181Keywords:
Zat Besi; Hati Ayam; Sosis; Vitamin A; WortelAbstract
Prevalensi anemia remaja putri di Indonesia masih tinggi yaitu sebesar 18%. Anemia dapat disebabkan oleh keadaan stres, haid, terlambat makan atau kekurangan konsumsi makanan sumber zat besi dan vitamin A. Olahan sosis berbahan dasar hati ayam dan wortel dapat menjadi produk pangan yang dikonsumsi untuk meningkatkan asupan zat besi dan vitamin A sebagai upaya pencegahan anemia remaja putri. Pemilihan daya terima terbaik produk sosis berdasarkan uji organoleptik dan analisis kandungan zat gizi besi serta vitamin A sosis hati ayam wortel pada formulasi terbaik. Penelitian menggunakan studi eksperimental dengan 3 taraf perlakuan yaitu perbandingan hati ayam dan wortel F1 80:20, F2 65:35, dan F3 50:50 tanpa pengulangan. Uji organoleptik menggunakan uji hedonik dengan panelis tidak terlatih. Kandungan zat besi dan vitamin A dianalisis menggunakan metode AOAC 985.35 (50.1.14.2011) dan MU/INST/5 (HPLC). Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata terhadap parameter tekstur (p?0,001), dan rasa (p = 0,003) namun tidak terdapat perbedaan nyata pada parameter warna (p = 0,74), dan aroma (p = 0,566). Formulasi terbaik adalah F1 dengan kandungan zat besi 4,13 mg/100 g dan Vitamin A 162,4 RE/100 g. F1 merupakan formulasi terbaik karena memiliki hasil uji organoleptik yang tertinggi dibanding F2 dan F3. Sosis dengan perbandingan hati ayam dan wortel 80 : 20 (F1) memenuhi syarat sebagai pangan sumber zat besi dan vitamin A.
References
Agnestiya, H. (2019). Gambaran Pemilihan dan Frekuensi Konsumsi Makanan Jajanan Pada Remaja di SMP Negeri 4 Lubuk Pakam. In Poltekes Medan (Vol. 561, Issue 3).
Arimbi, A. N., & Bahar, A. (2013). Pengaruh Subtitusi Tepung Mocaf ( Modified Cassava Flour ) dan Penambahan Puree Wortel ( Daucus carota L ) terhadap Mutu Organoleptik Roti Tawar. E-Journal Boga, 02(3).
Armini, N. K. A., Yuniarti, S., & Enggusti, A. (2017). Konsumsi Jus Wortel Selama Kemoterapi Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pasien Kanker Serviks Stadium II-B. Jurnal Ners, 2(2). https://doi.org/10.20473/jn.v2i2.4963
Asmaraningtyas, D. (2014). Kekerasan, Warna dan Daya Terima Biskuit yang Disubstitusi Tepung Labu Kuning. In Program Studi Ilmu Gizi Jenjang S1. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Ayuningtyas, I. N., Tsani, A. F. A., Candra, A., & Dieny, F. F. (2022). Asupan Zat Besi Heme dan Non Heme, Vitamin B12 dan Folat Serta Asupan Enhancer dan Inhibitor Zat Besi Berdasarkan Status Anemia pada Santriwati. Journal of Nutrition College, 11(2), 171–181. https://doi.org/10.14710/jnc.v11i2.32197
Azizah, A. (2023). Pengaruh Lama Perendaman Dalam Larutan Jeruk Nipis Terhadap Kualitas Kerupuk Kulit Sapi Bali Bagian Perut. Universitas Mataram.
Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2016). Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan No. 9 Tahun 2016 tentang Acuan Label Gizi. BPOM RI, 9.
Briawan, D. (2017). Anemia Masalah Gizi pada Remaja Wanita. In Buku Kedokteran EGC (Vol. 12, Issue 10). EGC.
Duddin, H. B. (2021). Pengaruh Pemberian Brownies Tempe Subtitusi Wortel (Daucus Carota L.) Terhadap Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Santriwati Anemia di Pesantren Madrasah Tsanawiyah As-Shalihin Gowa. In http://repositori.uin-alauddin.ac.id/16491/1/Hurul%20Aini_70200115003.pdf (Vol. 14). Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin.
Idaningsih, A., & Mustikasari, S. P. (2020). Efektifitas Pemberian Madu dan Pisang Ambon terhadap Anemia pada Mahasiswi Prodi Diploma III Kebidanan STIKes YPIB Majalengka. Journal of Midwifery Care, 1(1), 11–21. https://doi.org/10.34305/jmc.v1i1.189
Kemenkes RI. (2017). Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2019). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI, 53(9), 1689–1699.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/
Kumairoh, M. I., & Putri, P. H. (2021). Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein san Zat Inhibitor dengan Kejadian Anemia pada Remaja. Jurnal Riset Gizi, 9(2), 129–136.
Kusmiran, E. (2015). Kesehatan Reproduksi Wanita dan Remaja. In Salemba Medika.
Lisfi, I., Serudji, J., & Kadri, H. (2017). Hubungan Asupan Fe dan Vitamin A dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(1), 191–195. https://doi.org/10.25077/jka.v6i1.669
Lutfiah, A., Adi, A. C., & Atmaka, D. R. (2021a). Modifikasi Kacang Kedelai (Glycine Max) dan Hati Ayam Pada Sosis Ayam Sebagai Alternatif Sosis Tinggi Protein dan Zat Besi. Amerta Nutrition, 5(1), 75. https://doi.org/10.20473/amnt.v5i1.2021.75-83
Lutfiah, A., Adi, A. C., & Atmaka, D. R. (2021b). Modifikasi Kacang Kedelai (Glycine Max) dan Hati Ayam Pada Sosis Ayam Sebagai Alternatif Sosis Tinggi Protein dan Zat Besi. Amerta Nutrition, 5(1). https://doi.org/10.20473/amnt.v5i1.2021.75-83
Masthalina, H. (2015). Pola Konsumsi (Faktor Inhibitor Dan Enhancer Fe) Terhadap Status Anemia Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 80–86. https://doi.org/10.15294/kemas.v11i1.3516
Mitasari, L., & Surhatiningsih. (2018). Pengaruh proporsi Puree Wortel (Daucus carota L.) dan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Sifat Organoleptik Sosis Sapi. E-Journal Boga, 7(2), 158.
Munira, S. L. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Nurlinda, Ishaq Nusu, Rahmat Zarkasyi, & Rasidah Wahyuni Sari. (2022). Efektivitas Pemberian Hati Ayam Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Remaja Putri. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(10), 1303–1307. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i10.2743
Pratiwi, R., & Widari, D. (2018). Hubungan Konsumsi Sumber Pangan Enhancer Dan Inhibitor Zat Besi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Amerta Nutrition, 2(3), 283. https://doi.org/10.20473/amnt.v2i3.2018.283-291
Rahmadi, A. (2019). Perbedaan Status Anemia Gizi Besi Remaja Putri yang Bersekolah di SMA Program dan Non-Program Suplementasi Tablet Tambah Darah. Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 1(1), 30–34. https://doi.org/10.33084/bjmlt.v1i1.462
Roziqo, I. O. (2016). Hubungan Asupan Protein, Zat Besi, Vitamin C dan Seng Dengan Kadar Hemoglobin Pada Balita Stunting. Journal of Nutrition College, 5(4), 419.
Sahana, O. N., & Sumarmi, S. (2017). Hubungan Asupan Mikronutrien dengan Kadar Hemoglobin Pada Wanita Usia Subur (WUS). Media Gizi Indonesia, 10(2), 184–191. https://doi.org/10.20473/mgi.v10i2.184-191
Sanif, R., & Nurwany, R. (2017). Vitamin A dan perannya dalam siklus sel. JKK, 4(2), 83–88.
Sejati, N. I. P., & wahyuni, E. S. (2023). Sosis Ayam yang Diperkaya dengan Wortel dan Seledri sebagai Imunbooster bagi Anak. PREPOTIF?: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 1123–1130.
Siallagan, D., Dhyani Swamilaksita, P., & Angkasa, D. (2016). Pengaruh asupan Fe, vitamin A, vitamin B12, dan vitamin C terhadap kadar hemoglobin pada remaja vegan. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 13(2), 67–74. https://jurnal.ugm.ac.id/jgki
Siregar, A. S., Arfiany, M. N., & Ilvira, M. N. (2025). Interaksi Antara Defisiensi Vitamin A dan Anemia Defisiensi Zat Besi pada Anak?: Perspektif Biomolekuler dan Patofisiologis. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(4), 220–231. https://doi.org/10.62383/vimed.v2i4.2338
Skolmowska, D., & G??bska, D. (2019). Analysis of heme and non-heme iron intake and iron dietary sources in adolescent menstruating females in a national Polish sample. Nutrients, 11(5), 1. https://doi.org/10.3390/nu11051049
Sundari, D., Almasyhuri, & Lamid, A. (2015). Pengaruh Proses Pemasakan terhadap Komposisi Zat Gizi Bahan Pangan Sumber Protein. Media Litbangkes, 25(4), 235–2.
Syahadah, M. M. (2016). Formulasi Sosis Hati Ayam dan Wortel ( Daucus carota L.) untuk Anak Usia Sekolah. In Skripsi. Intitut Pertanian Bogor.
WHO. (2018). Hipertensi dan Anemia di Dunia. World Health Organization. http://www.who.int/
Wulandari, D. E., & Ulilalbab, A. (2023). Pengaruh Penambahan Wortel Terhadap Kandungan Vitamin A dan Daya Terima Nugget Ikan Gabus ( Channa striata ) Waktu dan Tempat Penelitian Desain Penelitian dan Analisis Data. 2(2), 298–305. https://doi.org/10.55123/insologi.v2i2.1794
Yang, J., Li, Q., Feng, Y., & Zeng, Y. (2023). Iron Deficiency and Iron Deficiency Anemia: Potential Risk Factors in Bone Loss. International Journal of Molecular Sciences, 24(8), 1–20. https://doi.org/10.3390/ijms24086891
Young, I., Parker, H. M., Rangan, A., Prvan, T., Cook, R. L., Donges, C. E., Steinbeck, K. S., O’Dwyer, N. J., Cheng, H. L., Franklin, J. L., & O’Connor, H. T. (2018). Association between haem and non-haem iron intake and serum Ferritin in healthy young women. Nutrients, 10(1). https://doi.org/10.3390/nu10010081
Zargar, F. A., Kumar, S., Bhat, Z. F., & Kumar, P. (2017). Effect of incorporation of carrot on the quality characteristics of chicken sausages. Indian Journal of Poultry Science, 52(1). https://doi.org/10.5958/0974-8180.2017.00019.8
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nursyaf Endri Mulyana, Muhana Rafika, Novia Rahmah Maulani Sahab

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







